- Tanam 1.000 Pohon di Ulu Belu, Bupati Tanggamus: Saatnya Bekerja Nyata untuk Iklim
- Terima Peserta PKN II Sumsel, Wagub Jihan Dorong Pemimpin Daerah Adaptif Hadapi Perubahan
- Penataan Muara Indah Dimulai, Pedagang Ditata Demi Percantik Wajah Wisata Kotaagung
- Pemprov Lampung Raih Predikat A Nasional untuk Keamanan Pangan
- Anggota DPRD Lamsel Dorong Pemuda Aktif Kawal Kebijakan Daerah Lewat Forum Kreatif
- 48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda
- Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung
- Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
- Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Oknum Kakon di Amankan Polsek Pugung
- Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gelar Berbagai Perlombaan untuk Masyarakat
Tanam 1.000 Pohon di Ulu Belu, Bupati Tanggamus: Saatnya Bekerja Nyata untuk Iklim


TANGGAMUS, MFH,-- Semangat menjaga kelestarian
lingkungan diwujudkan melalui aksi penanaman 1.000 pohon dalam rangka
memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Pekon Karangrejo, Kecamatan
Ulu Belu, Senin, 8 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar bersama PT Pertamina
Geothermal Energy (PGE) Area Ulu Belu tersebut mengusung tema 'Inspired by
Nature, For Climate, For Our Future' atau Terinspirasi oleh Alam, Untuk Iklim,
Demi Masa Depan Kita, sejalan dengan kampanye global #NowForClimate.
Baca Lainnya :
- Penataan Muara Indah Dimulai, Pedagang Ditata Demi Percantik Wajah Wisata Kotaagung0
- 48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda0
- Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Oknum Kakon di Amankan Polsek Pugung0
- Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gelar Berbagai Perlombaan untuk Masyarakat0
- Polres Tanggamus Gelar Donor Darah, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-800
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tanggamus
Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH., General Manager PT PGE Area Ulu Belu
beserta jajaran, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Kota Agung Utara, unsur
TNI-Polri, kepala pekon, pengurus KUPS Margo Rukun Bestari, Ketua ASPONAK,
Kelompok Tani Berkah Jaya.
Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus, Kemas Amin Yusfi, Kabag Protokol Hendra
Ferry, Camat Ulu Belu Mansyurin.
Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus menegaskan
bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum membangun
kesadaran bersama untuk menjaga dan memulihkan alam melalui tindakan nyata.
"Sudah saatnya kita menyadari bahwa di
tangan kita kelestarian bumi bisa terwujud. Setiap manusia bisa membuat
perubahan. Saatnya kembali ke alam, beraksi dan menyebarkan inspirasi untuk
menyelamatkan lingkungan," kata Saleh Asnawi.
Bupati memberikan apresiasi kepada PT PGE Area
Ulu Belu yang berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung upaya
pelestarian lingkungan di Kabupaten Tanggamus.
Selain seminar lingkungan dan penyerahan
bantuan kambing Saburai beserta kandang kepada kelompok penerima manfaat,
kegiatan juga diisi dengan penanaman 1.000 batang pohon produktif dan
konservasi seperti alpukat, durian, pala, cengkeh serta berbagai jenis tanaman
lainnya.
Menurut Bupati, tema nasional Hari Lingkungan
Hidup Sedunia tahun 2026, yakni 'Saatnya Bekerja untuk Iklim', harus diwujudkan
melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan
masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa wilayah Ulu Belu memiliki
kondisi geografis yang rentan terhadap bencana apabila keseimbangan alam tidak
dijaga. Karena itu, keberadaan pohon menjadi faktor penting dalam menjaga
kestabilan tanah sekaligus mempertahankan sumber daya air.
"Jangan sembarangan menebang pohon, tetapi
perbanyaklah menanam pohon. Pohon memiliki peran penting menjaga kelestarian
lingkungan sekaligus mencegah bencana tanah longsor," tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat
menjadikan kegiatan menanam pohon sebagai investasi jangka panjang bagi
generasi mendatang.
"Saat kita menanam pohon, berarti kita
sedang menanam doa, menanam harapan, dan menanam kerja untuk keberlanjutan
hidup generasi yang akan datang," ujarnya.
Melalui gerakan penanaman 1.000 pohon di Pekon
Karangrejo ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama PT PGE Area Ulu Belu
berharap kesadaran menjaga lingkungan terus tumbuh dan menjadi budaya bersama
dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan. [MFH/Din/rils]










3.jpg)