- Ari-Azad Juara Pertama Turnamen Gaple Kapolres Tanggamus Cup 2026
- Pemkab Turut Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Polres Pesisir Barat
- PT.Gunung Madu Plantations Siap Bersinergi dengan Pemkab Lampura
- Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
Pringsewu jadi Lokasi KKN-T Mahasiswa IPB, Pemkab Harap Hadir Solusi Nyata bagi Petani

PRINGSEWU, MFH,-- Pemkab Pringsewu
menyambut kehadiran 28 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang akan
menjalankan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi selama lebih dari satu
bulan di Kabupaten Pringsewu.
Program pengabdian tersebut
berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026. Para mahasiswa
disebar di 4 (empat) pekon di Kecamatan Adiluwih, yakni Pekon Adiluwih, Pekon
Waringinsari Timur, Pekon Purwodadi, dan Pekon Enggalrejo, dengan fokus utama
pada penguatan sektor pertanian dan pengolahan hasilnya.
Penerimaan resmi mahasiswa KKN-T
IPB dilakukan di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Senin (22/12/2025), oleh
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, S.Ag. Wakil Bupati menilai program tersebut
memiliki nilai strategis karena tidak hanya berorientasi pada kegiatan
akademik, tetapi juga diharapkan memberikan solusi nyata bagi petani.
Baca Lainnya :
- Umi Laila Buka Musran V Kwarran Adiluwih0
- Wisuda Akbar 172 Santri Rumah Tahfizh Qur\'an Al Islah 0
- Penguatan Peran Guru Ngaji Jadi Pilar Pemkab Pringsewu Bangun Masyarakat Religius0
- Wabup Pringsewu Hadiri HUT ke-80 PGRI dan HGN ke-310
- Pejabat Kejaksaan Agung RI Didampingi Bupati Pringsewu Kunjungi SD N 1 Pringsewu0
Menurutnya, singkong merupakan
salah satu komoditas unggulan daerah yang masih memiliki ruang besar untuk
dikembangkan. Tantangan yang dihadapi petani, mulai dari produktivitas hingga
pengolahan pascapanen, membutuhkan sentuhan inovasi dan pendampingan
berkelanjutan.
“Pengembangan singkong, termasuk
pemanfaatannya menjadi mocaf, memerlukan sinergi lintas sektor. Mulai dari
praktik budidaya yang tepat, pengolahan hasil, sampai penguatan akses pasar,”
kata Umi Laila.
Ia berharap kehadiran mahasiswa IPB
mampu menjadi katalis pengetahuan baru di tengah masyarakat. Selain meningkatkan
kapasitas kelompok tani, kolaborasi ini juga diharapkan melahirkan rekomendasi
berbasis data, model pengelolaan yang aplikatif, serta teknologi sederhana yang
bisa langsung diterapkan oleh petani maupun pelaku UMKM lokal.
Sementara itu, Koordinator Wilayah
KKN-T IPB di Pringsewu, Dr. Ir. Ahyar Ismail, M.Agr., menjelaskan bahwa
mahasiswa yang diterjunkan berasal dari lintas disiplin ilmu. Mereka merupakan
mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas
Perikanan, Fakultas Peternakan, Fakultas Teknologi Pertanian, serta Sekolah
Bisnis.
Dengan latar belakang keilmuan yang
beragam tersebut, para mahasiswa diharapkan mampu memberikan pendekatan yang
komprehensif, baik dari sisi teknis produksi, kesehatan ternak dan ikan,
pengolahan hasil pertanian, hingga aspek kewirausahaan dan pemasaran.
[MFH/Diskominfo Pringsewu]











3.jpg)