- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf
- Peletakan Batu Pertama Jembatan Armco, Harapan Baru Masyarakat Trimurjo dan Bumiratu Nuban
- Plt. Bupati Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh Rama Dewa
- Sekda Lambar Ingatkan Jamaah, Muharram jadikan Momentum Evaluasi Diri Bukan Seremoni
- Pemkab Gelar Ekspose Pendahuluan Kajian Pengukuran Tingkat Kepuasan Masyarakat Tahun 2026
- Pemkab Ikuti Peluncuran Nasional E-Learning ASN Berintegritas oleh KPK dan LAN RI
- Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat
- Lampung Matangkan Penyesuaian Batas Wilayah, Siapkan Pusat Pemerintahan Masa Depan
PUPR Pastikan Akses Jalan Putus Way Tenong – Air Hitam Merupakan Akses Alternatif

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Lampung Barat (Lambar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
(PUPR) memastikan ruas jalan Way Tenong – Air Hitam yang terputus akibat
longsor merupakan jalan alternatif, Selasa 14 April 2026.
Kepala Dinas PUPR Lampung Barat Mia Miranda,
membenarkan bahwa longsor terjadi pada Minggu malam (13/4) setelah hujan deras
mengguyur wilayah tersebut. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup
seluruh badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun
empat.
Mia Miranda menegaskan, ruas jalan Sukananti –
Sidomakmur yang longsor tersebut merupakan salah satu jalan alternatif untuk
menuju Kecamatan Air Hitam dari Kecamatan Way Tenong bukan merupakan akses
utama.
Baca Lainnya :
- Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus: Butuh Upaya Serius0
- Wakil Bupati Lampung Barat Gelar Halal Bihalal Bersama PWRI0
- Ikuti Musrenbang RKPD Provinsi, Bupati Usulkan Infrastruktur Hingga Pembangunan Sekolah Rakyat0
- Wabup Mad Hasnurin Sambangi Korban Kebakaran dan Salurkan Bantuan 0
- Wabup Lambar Hadiri Pengajian Akbar dan Zikir Manakib Pondok Pesantren Daruth Tholibin0
Ia memahami dengan adanya longsor dan putusnya
jalan tersebut tentunya menghambat aktifitas masyarakat sekitar lokasi dalam
melakukan aktivitas sehari-hari. Namun dikatakannya masyarakat tetap dapat
melakukan aktivitasnya dengan melalui jalan utama penghubung kedua kecamatan
tersebut yakni ruas jalan Mutar Alam – Gunung Terang.
“Selain itu jalan alternatif terdekat dengan
lokasi longsor adalah Mutar Alam melalui Kembalu ataupun bisa melalui jalan
Tanjung Raya – Air Putih,” jelasnya.
“Tentunya dengan jalan alternatif ini
masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan masyarakat dihimbau
untuk tetap berhati-hati dalam melintas mengingat curah hujan msih cukup
tinggi,” tambahnya.
Kendati demikian, pihaknya juga mengingatkan
warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan
mengingat curah hujan masih tinggi. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)