- Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan
- Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 2026
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria
- Wali Kota Metro Bahas Percepatan Bedah Rumah Bersama Kementerian PKP
- FKKS SMK Swasta Metro Perkuat Sinergi, Dorong Lulusan Berdaya Saing
PUPR Pastikan Akses Jalan Putus Way Tenong – Air Hitam Merupakan Akses Alternatif

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Lampung Barat (Lambar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
(PUPR) memastikan ruas jalan Way Tenong – Air Hitam yang terputus akibat
longsor merupakan jalan alternatif, Selasa 14 April 2026.
Kepala Dinas PUPR Lampung Barat Mia Miranda,
membenarkan bahwa longsor terjadi pada Minggu malam (13/4) setelah hujan deras
mengguyur wilayah tersebut. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup
seluruh badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun
empat.
Mia Miranda menegaskan, ruas jalan Sukananti –
Sidomakmur yang longsor tersebut merupakan salah satu jalan alternatif untuk
menuju Kecamatan Air Hitam dari Kecamatan Way Tenong bukan merupakan akses
utama.
Baca Lainnya :
- Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus: Butuh Upaya Serius0
- Wakil Bupati Lampung Barat Gelar Halal Bihalal Bersama PWRI0
- Ikuti Musrenbang RKPD Provinsi, Bupati Usulkan Infrastruktur Hingga Pembangunan Sekolah Rakyat0
- Wabup Mad Hasnurin Sambangi Korban Kebakaran dan Salurkan Bantuan 0
- Wabup Lambar Hadiri Pengajian Akbar dan Zikir Manakib Pondok Pesantren Daruth Tholibin0
Ia memahami dengan adanya longsor dan putusnya
jalan tersebut tentunya menghambat aktifitas masyarakat sekitar lokasi dalam
melakukan aktivitas sehari-hari. Namun dikatakannya masyarakat tetap dapat
melakukan aktivitasnya dengan melalui jalan utama penghubung kedua kecamatan
tersebut yakni ruas jalan Mutar Alam – Gunung Terang.
“Selain itu jalan alternatif terdekat dengan
lokasi longsor adalah Mutar Alam melalui Kembalu ataupun bisa melalui jalan
Tanjung Raya – Air Putih,” jelasnya.
“Tentunya dengan jalan alternatif ini
masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan masyarakat dihimbau
untuk tetap berhati-hati dalam melintas mengingat curah hujan msih cukup
tinggi,” tambahnya.
Kendati demikian, pihaknya juga mengingatkan
warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan
mengingat curah hujan masih tinggi. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)