- Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas Lakukan Saber Harga Sembako
- BBWS: Penyebab Tanggul Way Pisang Kembali Jebol, Pengerjaan Tidak Anggarkan Tanah Timbun
- Bupati Tinjau Perbaikan Jalan Lintas Way Haru Menuju Empat Pekon Terisolir
- Bupati Harap FK2MA Lahirkan Bibit Atlet yang Dilandasi Kejujuran dan Fair Play
- Bupati Lambar Respon Cepat Turunkan Tim Kroscek Jalan Rusak di Pagar Dewa
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Workshop Mendongeng PGRI
- Wali Kota Metro Hadiri Haul Masyayikh dan Haul ke-4 Al-Maghfurlah Buya KH Ahmad Abrori Akwan
- Wali Kota Metro Pimpin Gerakan Bersih-Bersih Serentak (Korve) Kota Metro
- Bupati Pringsewu Hadiri Dzikir Akbar Kemuslimahan
- Sekda Pringsewu Ikuti Bank Lampung Run 2026
Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas Lakukan Saber Harga Sembako

TANGGAMUS, MFH,-- Pemerintah terus
mengintensifkan pengawasan harga dan keamanan pangan di daerah guna mencegah
lonjakan harga serta praktik penimbunan bahan pokok. Upaya tersebut dilakukan
melalui Satgas Pangan yang bersinergi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI
dan aparat kepolisian.
Sejalan dengan kebijakan nasional
tersebut, Satgas Pangan Polres Tanggamus bersama Tim Bapanas RI melaksanakan
kegiatan Sapu Bersih (Saber) pelanggaran harga, mutu, dan keamanan pangan di
Pasar Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Senin (9/2/2025).
Kegiatan ini melibatkan Satgas
Pangan Kabupaten Tanggamus, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperindag, serta
unsur Tipidter Sat Reskrim Polres Tanggamus. Tim turun langsung ke lapangan
untuk melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di
tingkat pedagang.
Baca Lainnya :
- Dibantu Warga, Polsek Limau Amankan Tiga Pemuda Terduga Pelaku Pencurian 11 Tabung Gas LPG 0
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi0
- Polres Tanggamus Gandeng TNI, Pemda dan Relawan Gelar Korve Massal di Dua Pantai Wisata Unggulan0
- Wakapolres Tanggamus Tegaskan Disiplin Anggota, Periksa Sikap Tampang Hingga Surat-surat0
- Siswa SMK PGRI 1 Semaka Tampilkan Tari Kreasi Adat Lampung di Musrenbang 0
Dari hasil pengawasan di lapangan,
sejumlah komoditas strategis terpantau dijual dengan harga bervariasi. Untuk
komoditas beras, beras lokal tercatat Rp12.400 per kilogram, beras medium Rp13.500
per kilogram, dan beras premium Rp14.900 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng
premium berada di angka Rp42.000 per dua liter, sedangkan minyak goreng medium
dan minyak goreng curah masing-masing dijual Rp17.000 per liter.
Pada komoditas hortikultura, cabai
rawit merah dan cabai rawit hijau sama-sama dijual Rp55.000 per kilogram,
sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan protein, telur ayam
ras tercatat Rp28.000 per kilogram, telur bebek Rp5.000 per butir, dan telur
ayam kampung Rp2.500 per butir. Adapun daging ayam broiler dijual Rp28.000 per
kilogram, sementara harga daging sapi mencapai Rp140.000 per kilogram.
Selain itu, harga bawang putih
terpantau Rp40.000 per kilogram dan bawang merah Rp35.000 per kilogram.
Komoditas gula dan tepung terigu juga relatif stabil, dengan gula kemasan
Rp17.000 per kilogram, gula eceran Rp16.000 per kilogram, serta tepung terigu
kemasan Rp12.000 per kilogram.
Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP
Khairul Yassin Ariga, S.Kom., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan
bagian dari upaya pengendalian harga pangan agar tetap stabil dan terjangkau
oleh masyarakat.
“Pengawasan ini dilakukan untuk
memastikan tidak ada pedagang yang menjual bahan pangan di atas Harga Eceran
Tertinggi (HET), sekaligus menjamin mutu dan keamanan pangan yang beredar di
pasar,” kata AKP Khairul Yasin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad
Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Ia menambahkan, kegiatan serupa
akan terus dilakukan secara rutin, terutama menjelang momentum hari besar
keagamaan yang kerap diiringi dengan peningkatan permintaan dan fluktuasi harga
pangan.
Satgas Pangan juga menghimbau para
pedagang agar mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah serta
tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat.
"Kami berharap langkah ini
mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Tanggamus,"
tandasnya.
Sementara itu, menurut Ari, salah
satu pedagang bahan pokok di Pasar Kota Agung bahwa ada sejumlah barang
mengalami kenaikan rata-rata Rp2 ribu dibanding pekan sebelumnya.
"Ada kenaikan Rp2 ribu seperti
bawang merah dari Rp32 ribu saat ini Rp35 ribu, bawang putih dari Rp38 ribu saat
ini Rp40 ribu," ucapnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)