- Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas Lakukan Saber Harga Sembako
- BBWS: Penyebab Tanggul Way Pisang Kembali Jebol, Pengerjaan Tidak Anggarkan Tanah Timbun
- Bupati Tinjau Perbaikan Jalan Lintas Way Haru Menuju Empat Pekon Terisolir
- Bupati Harap FK2MA Lahirkan Bibit Atlet yang Dilandasi Kejujuran dan Fair Play
- Bupati Lambar Respon Cepat Turunkan Tim Kroscek Jalan Rusak di Pagar Dewa
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Workshop Mendongeng PGRI
- Wali Kota Metro Hadiri Haul Masyayikh dan Haul ke-4 Al-Maghfurlah Buya KH Ahmad Abrori Akwan
- Wali Kota Metro Pimpin Gerakan Bersih-Bersih Serentak (Korve) Kota Metro
- Bupati Pringsewu Hadiri Dzikir Akbar Kemuslimahan
- Sekda Pringsewu Ikuti Bank Lampung Run 2026
BBWS: Penyebab Tanggul Way Pisang Kembali Jebol, Pengerjaan Tidak Anggarkan Tanah Timbun

PALAS, MFH,-- Tanggul Way Pisang
kembali jebol pada awal Januari 2026
lalu. Balai Besar Wilayah Aliran Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mulai
melakukan pengerjaan untuk memperbaiki tanggul yang jebol walaupun BBWS tidak
menganggarkan biaya untuk pengadaan material.
Informasi yang di peroleh tanggul
yang sudah tiga kali jebol dalam waktu berdekatan tersebut ketiga kalinya jebol
tersebut hanya di timbun menggunakan tanah cadas milik warga secara sukarela.
Agung Setian Bagian PPK OP IV BBWS
Mesuji Sekampung yang menangani pengerjaan tanggul tersebut, mengatakan pihak
BBWS hanya menyiapkan alat dan tidak menyiapkan anggaran pembelian material
untuk menimbun tanggul yang jebol akibat diterjang derasnya arus air.
Baca Lainnya :
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata0
- Koramil 421-08/Pls Bersama Kecamatan Sragi Gotong Royong, Dukung Program (ABRI)0
- UPT Perpajakan Palas Siap Jemput Bola Pembayaran PBB ke Tingkat Dusun0
- Sering Jebol, Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Diduga Dikerjakan Asal-Asalan 0
- Miris, Lima SPPG Beroperasi di Palas Namun Siswa SDN Belum Pernah Terima MBG0
"Betul pak karena memang tanah
kami tidak anggarkan, dan pakai tanah setempat Kebetulan ada
Masyarakat yang menghibahkan tanahnya," kata dia melalui Pesan singkat
WhatsApp, Senin, (9/2/2026).
Dia juga mengatakan untuk timbunan
menggunakan material tanah warga setempat dan akan diperkuat dengan pemasangan Bronjong
disisi dalam sungai.
Menurut dia salah satu faktor
tanggul kembali jebol, analisanya disebabkan ada lubang drainase yang tidak
boleh ditutup oleh petani itu sendiri, sehingga ada turbulensi putaran air di lubang
dan berakibat pengikisan di pinggir tanggul.
"Seharusnya lubang drainase
tersebut di tutup, hal ini pernah kami sampaikan kepada para petani namun para petani
tetap tidak memperbolehkan lubang tersebut ditutup, mudah-mudahan penanganan
kali ini akan lebih baik lagi," tambah dia
Sebelumnya pada tahun 2025 tanggul
Way Pisang juga pernah jebol dan diperbaiki oleh BBWS Mesuji Sekampung,
pihaknya juga mengusulkan normalisasi sungai dan mengharapkan kerja sama petani
untuk memberikan akses alat berat melalui lahan pertanian. [MFH/Sriw]











3.jpg)