- Menapaki 60 Tahun Trans-AD II Desa Hanura: Warisan Perjuangan yang Terus Hidup
- Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
- Sekda Buka Seminar Nasional Universitas Muhammadiyah Metro
- Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia Dorong UMKM Sekaligus Tumbuhkan Literasi Anak Sejak Dini
- Bupati Hamartoni Hadiri Dzikir Akbar dan Pelantikan PC Fatayat, IPPNU, dan Pagar Nusa
- Bupati Dedi Irawan Dorong Program APBD 2026 Tak Berhenti di Atas Kertas
- Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Bahas Evakuasi Medis Cepat untuk Warga
- DPRD Tanggamus Setujui APBD Perubahan 2026
- Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung
- Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Sekda Buka Seminar Nasional Universitas Muhammadiyah Metro

METRO, MFH,-- Mewakili Wali Kota Metro,
Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Haryanto membuka Seminar Nasional How to Be
a Great Teacher dengan tema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, tapi Mampu
Menginspirasi” yang berlangsung di Aula Gedung E Universitas Muhammadiyah
Metro.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wadah
penguatan motivasi dan kapasitas tenaga pendidik, khususnya guru di lingkungan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro agar mampu menjalankan peran sebagai
pendidik yang profesional sekaligus memberikan inspirasi bagi peserta didik.
Ketua PC IMM Kota Metro Haris Al-Asad,
mengatakan bahwa inovasi ini berawal dari ide dan gagasan yang lahir dari
inspirasi termasuk dari para guru yang senantiasa memberikan teladan dan
motivasi kepada peserta didik.
Baca Lainnya :
- Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia Dorong UMKM Sekaligus Tumbuhkan Literasi Anak Sejak Dini0
- Rakor Forkopimda Metro Petakan Persoalan Strategis, dari Sampah hingga Potensi Konflik0
- Festival Literasi Kota Metro 2026 Perkuat Budaya Literasi Masyarakat0
- Metro Siapkan PERINTIS, Balik Nama Sertifikat Ditargetkan Rampung 10 Hari0
- Pemkot Metro Lakukan Penyiraman Sisa Abu Vulkanik dan Salurkan Bantuan Air Bersih0
Menurutnya seminar tersebut diharapkan dapat
menjadi wadah motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus mengembangkan diri
dalam menjalankan tugas sebagai guru profesional yang tidak hanya menyampaikan
materi pembelajaran tetapi juga mampu menginspirasi.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah
motivasi bagi kita semua untuk menjalankan tugas sebagai guru profesional dan
selalu menginspirasi,” ujar Haris.
Ia menambahkan kegiatan seminar dilaksanakan
dalam dua sesi yang menyasar tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan serta tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama.
Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Dr. Nyoto
Suseno, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seorang pengajar belum
tentu mampu mengajar dengan baik, tetapi seorang guru harus memiliki kemampuan
untuk menginspirasi peserta didiknya.
Ia menilai peran guru tidak hanya terbatas pada
penyampaian materi pembelajaran tetapi juga bagaimana guru mampu mengarahkan dan
menginspirasi siswa yang kelak akan melanjutkan kehidupan berbangsa dan
bernegara.
“Pengajar belum tentu mengajar, tetapi harus
mampu menginspirasi. Ini yang penting, bagaimana kita menjadi guru yang mampu
mengarahkan dan menginspirasi siswa-siswa kita,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Metro
Ahmad Haryanto menyampaikan bahwa tema seminar memiliki pesan yang mendalam
mengenai peran strategis guru dalam membentuk generasi masa depan.
“Pengajar belum tentu mengajar, tetapi guru
yang baik mampu menginspirasi,” kata Ahmad saat membacakan sambutan Wali Kota
Metro.
Menurutnya mengajar tidak sekadar menyampaikan
materi di ruang kelas tetapi merupakan proses membentuk pola pikir, membangun
karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, serta menuntun peserta didik agar mampu
menemukan potensi terbaik dalam dirinya.
Ahmad Haryanto mengatakan seorang guru mungkin
hanya menghabiskan beberapa jam bersama peserta didik setiap hari tetapi
nasihat, keteladanan, dan kepedulian yang diberikan dapat melekat dalam ingatan
peserta didik sepanjang hidup.
“Adakalanya peserta didik lupa terhadap materi
pelajaran yang disampaikan tetapi mereka akan selalu mengingat guru yang
menghargai, menyemangati, dan meyakini kemampuan mereka,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan pendidikan di
tengah lingkungan digital. Peserta didik saat ini dapat mengakses berbagai
informasi dengan cepat namun tetap membutuhkan peran guru untuk membimbing,
mengarahkan, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan.
“Dalam situasi seperti ini, guru tidak lagi
hanya berperan sebagai sumber pengetahuan. Guru juga berperan sebagai
fasilitator, pembimbing, motivator, teladan, sekaligus pembentuk karakter,”
jelasnya.
Ahmad Haryanto menyambut baik kolaborasi antara
PC IMM Kota Metro dan DPW Teacher Preneur Nusantara Provinsi Lampung dalam
penyelenggaraan seminar tersebut. Menurutnya kolaborasi tersebut menunjukkan
bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan
berbagai pihak.
Ia berharap seminar nasional tersebut tidak
berhenti sebagai forum diskusi tetapi mampu melahirkan gagasan, gerakan dan
praktik baik yang dapat diterapkan di sekolah maupun lingkungan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini tidak
berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat melahirkan gagasan, gerakan, dan
praktik baik yang dapat diterapkan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,”
tutupnya [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)