- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Serap Aspirasi Masyarakat, Pemkot Metro Gelar Musrenbang Kelurahan Yosorejo

METRO, MFH,-- Pemerintah Kota Metro menggelar
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Yosorejo dalam rangka
penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut
dilaksanakan di Kantor Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Selasa
(13/01/2026)
Musrenbang Kelurahan Yosorejo dihadiri langsung
oleh Wali Kota Metro Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, didampingi Staf
Ahli Wali Kota, para Kepala Unit Pelaksana Daerah (UPD) Kota Metro, Camat Metro
Timur, Kepala Bagian Sekretariat Daerah, Lurah Yosorejo, tokoh agama, tokoh
masyarakat, serta para pamong Kelurahan Yosorejo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menegaskan
bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat
secara partisipatif dan memastikan perencanaan pembangunan benar-benar sesuai
dengan kebutuhan warga di tingkat kelurahan.
Baca Lainnya :
- Musrenbang Tejo Agung Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi0
- ACFION 2026 Resmi Dibuka, Wadah Pengembangan Akuntan Muda Berprestasi0
- Wali Kota Metro Hadiri Pengajian Isra Miraj dan Sambut Ramadhan Bersama Warga Jl. Flamboyan0
- Pemerintah Kota Metro Lakukan Penanganan Darurat di Jalan Pattimura0
- Pemkot Geser Pendekatan Pembangunan dari Bantuan Langsung ke Penguatan Kemandirian Masyarakat0
“Musrenbang ini bukan sekadar formalitas,
tetapi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan riil di
lingkungannya, sehingga program pembangunan yang direncanakan dapat tepat sasaran
dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota.
Berikutnya, kegiatan ini dilanjutkan dengan
pemaparan Laporan oleh Lurah Yosorejo Budi Maryanto, S.Sos., terkait profil
wilayah, capaian kinerja, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat Kelurahan
Yosorejo. Berdasarkan data kependudukan per 31 Desember 2025, jumlah Kepala
Keluarga di Kelurahan Yosorejo tercatat sebanyak 2.299 KK.
Lurah Yosorejo juga menyampaikan realisasi
berbagai program bantuan sosial yang telah disalurkan kepada masyarakat, di
antaranya bantuan pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung
Tunai Sosial (BLTS), serta asistensi bagi lanjut usia terlantar dan penyandang
disabilitas.
“Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kelurahan
Yosorejo telah menyalurkan bantuan pangan kepada 298 KPM, bantuan PKH kepada
195 KPM, serta berbagai bentuk asistensi sosial lainnya sebagai upaya
meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Budi Maryanto.
Selain itu, ia memaparkan realisasi pembangunan
sarana dan prasarana kelurahan, seperti pembangunan dan rehabilitasi jalan
lingkungan, drainase, sumur bor, serta dukungan terhadap rumah ibadah dan
kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam sesi dialog dan tanya jawab, para warga
dan pamong Kelurahan Yosorejo secara aktif menyampaikan berbagai pertanyaan
serta aspirasi pembangunan. Beberapa hal yang menjadi perhatian masyarakat
antara lain permintaan penambahan lampu rambu lalu lintas di wilayah rawan
kemacetan, penambahan penerangan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Hati Kudus,
pengadaan seragam RT dan RW, persoalan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, serta
usulan pengadaan fasilitas Puskesmas di wilayah Kelurahan Yosorejo.
Selain itu, masyarakat juga menanyakan
mekanisme dan alur penyampaian aspirasi pembangunan, mulai dari tingkat RT, RW,
kelurahan, hingga dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan oleh Pemerintah Daerah.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro
merespons seluruh pertanyaan dan aspirasi masyarakat dengan terbuka dan
komunikatif. Ia menjelaskan bahwa setiap aspirasi warga akan ditampung secara
berjenjang melalui RT dan RW, kemudian dibahas di tingkat kelurahan dan
kecamatan, sebelum akhirnya menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan
pembangunan daerah.
“Kami selaku Pemerintah Kota Metro sedang
berupaya untuk menampung seluruh aspirasi warga Kota Metro, karena kebutuhan
warga Kota Metro adalah prioritas bagi kami,” tegas Wali Kota.
Dalam Musrenbang tersebut, Kelurahan Yosorejo
juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan fisik Tahun Anggaran
2027, di antaranya peninggian talud anak Sungai Batanghari, pelebaran bahu
jalan, perbaikan gorong-gorong, rehabilitasi jalan cor blok, serta pembangunan
dan normalisasi drainase di beberapa titik rawan banjir.
Selain bidang fisik, usulan juga mencakup
bidang sosial budaya dan ekonomi, seperti penguatan kegiatan Posyandu, dukungan
sarana prasarana rumah ibadah, pemberdayaan PKK, bantuan ekonomi produktif,
serta penguatan kelembagaan masyarakat.
Melalui Musrenbang Kelurahan Yosorejo ini,
Pemerintah Kota Metro berharap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat
dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih inklusif, merata, dan
berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)