Sholawat Kebangsaan, Bupati Ela Ajak Warga Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial

By redaksi 18 Agu 2026, 12:40:44 WIB Religi
Sholawat Kebangsaan, Bupati Ela Ajak Warga Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial

BANDAR SRIBHAWONO, MFH,-- Ribuan jamaah memadati Lapangan Sribhawono, Senin malam (17/8/2026), dalam suasana penuh khidmat pada gelaran Sholawat Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lantunan sholawat yang dipimpin Gus Rodhi Ahsan, Kapten Majelis Bahrusy Syafa’at, bersama para jamaah menggema di tengah lapangan. Kibaran bendera Merah Putih, peci dan kerudung putih yang dikenakan jamaah, serta lantunan doa menghadirkan suasana religius sekaligus nasionalisme yang begitu kuat.

Di tengah suasana tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan pesan penting kepada masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca Lainnya :

Menurut Bupati Ela, kemajuan Kabupaten Lampung Timur membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah juga terbuka terhadap masukan, arahan, serta nasihat dari para ulama dan tokoh agama demi kemajuan daerah.

“Kami terbuka terhadap seluruh masukan, arahan, wejangan, bahkan seluruh amanah maulidahnya untuk kemajuan Kabupaten Lampung Timur,” ucap Bupati Ela.

Didampingi Wakil Bupati Azwar Hadi, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Sekda Rustam Efendi, jajaran Forkopimda, Ibunda Wakil Gubernur Lampung Nyai Kholisoh, Ketua PCNU Kyai Dardiri Ahmad, serta para kyai dan pengasuh pondok pesantren, Bupati menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati memiliki tanggung jawab besar terhadap pembangunan dan kemajuan Lampung Timur.

“Saya beserta Pak Wakil bertanggung jawab atas seluruh pembangunan yang ada di Kabupaten Lampung Timur,” tegasnya.

Momentum peringatan kemerdekaan, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri. Semangat gotong royong perlu terus dihidupkan sebagai kekuatan bersama dalam menjaga dan membangun Lampung Timur.

“Kita kolaborasikan gotong royong semuanya sebagai bentuk tanggung jawab kita atas amanah yang kita emban bersama,” katanya

Selain mengajak masyarakat memperkuat gotong royong, Bupati Ela juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya di media sosial.

Ia menilai hoaks dapat menjadi ancaman bagi persatuan apabila masyarakat tidak bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Bupati juga mengingatkan adanya kabar yang menyebut akan terjadi “chaos” selama bulan Agustus. Ia meminta masyarakat tidak terpancing oleh informasi semacam itu.

“Ayo kita waspada jangan sampai termakan yang namanya hoaks. Bijak menggunakan media sosial,” pesannya.

Menurutnya, masyarakat harus mampu menyaring informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya kepada orang lain. Terlebih di tengah derasnya arus informasi digital, setiap orang memiliki peran dalam menjaga suasana tetap aman dan kondusif.

“Ada arus bahwa bulan Agustus ada chaos katanya. Kalau itu informasinya bagian dari hoaks. Ayo kita manfaatkan media sosial dengan baik dan bijak. Kalau kita sudah bisa menggunakan dengan bijak, Insya Allah Lampung Timur aman damai, gemah ripah loh jinawi,” ujarnya.

Sholawat Kebangsaan tersebut akhirnya tidak hanya menjadi ruang untuk bershalawat dan memanjatkan doa bagi bangsa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap tanah air.

Di bawah kibaran Merah Putih, pesan keagamaan dan pesan kebangsaan berpadu dalam satu semangat: menjaga negeri, menjaga persatuan, dan menjaga jari di tengah derasnya arus informasi digital.

Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui sikap saling menghormati, gotong royong, bijak bermedia sosial, serta bersama-sama menjaga Lampung Timur tetap aman, damai, dan harmonis. [MFH/Komdigi Lampung Timur]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment