- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
Sistem OM SPAN Kementerian Keuangan Alami Kendala
Insentif RT dan Kader di Kecamatan Palas Baru 4 Bulan di Cairkan

PALAS, MFH,-- Pencairan DD (Dana
Desa) tahap II Tahun 2025, di Kabupaten Lampung Selatan molor hingga satu
bulan, pencairan tahab II sebesar 60% yang seharusnya pada awal bulan Oktober
2025, sampai saat ini belum ada kejelasan.
Informasi yang diperoleh media, tertundanya
pencairan tahap II, akibat website OM-SPAN (Online Monitoring Sistem
Perbendaharaan dan Anggaran Negara) milik Kementrian Keuangan mengalami kendala
dan sedang dalam perbaikan.
"Kami sudah mengajukan
proposal DD sejak bulan September 2025, namun sampai saat ini belum menerima
informasi tentang kejelasannya," ucap salah seorang aparatur desa di Kecamatan Palas, yang namanya
tidak mau di sebutkan, (1/11/2025).
Baca Lainnya :
- Akhir Oktober 2025, Progres Pembangunan Ruas Bumidaya - Terimo Mukti Baru 13,86 %0
- Tokoh Masyarakat Palas Barat Dukung Pemekaran Kecamatan0
- Kepala Desa dan Babinsa Tinjau Pos Ronda0
- 130 Ketua Koperasi Desa dan Kelurahan Mandiri Produktif (KDKMP) Ikuti Bimtek0
- 1041 KPM Penerima Bansos di Palas Terima Kartu ATM dari BRI0
Lebih lanjut dia mengatakan,
tertundanya pencairan akibat website OM-SPAN (Online Monitoring Sistem
Perbendaharaan dan Anggaran Negara) mengalami perbaikan, pihak desa terpaksa harus
menunggu dalam waktu yang tidak bisa di tentukan.
"Saat ini baru 4 bulan dari 40
persen tahap I, untuk insentif RT dan para kader, tahap II sebesar 60 persen yang
diharapkan cair dialokasikan untuk pembayaran delapan bulan, jadi selama ini kami
baru terima 4 bulan terima gaji dan insentif," jelas dia.
Dia juga menambahkan sementara ini,
pendanaan kegiatan yang anggarkan melalui DD belum bisa dilaksanakan, sedangkan
untuk jadwal pengajuan DD Tahap II Non Earmark Kecamatan Palas, baru 8 Desa yaitu, Desa Pulau
Jaya, Tanjung Sari, Rejomulyo, Bumi Asri, Bumiasih, Mekar mulya, Sukaraja dan Desa
Bumirestu.
Kabid Ekonomi Dinas Pemberdayaan
Masyarakat Desa (PMD), Kabupaten Lampung Selatan, M. Iqbal Fuad, saat dihubungi
melalui pesan singkat WhatsApp membenarkan terkait molornya pencairan DD tahab
II.
"OM SPAN,nya masih gangguan
bang, dan belum bisa dipastikan kapan pencairannya, karena OM SPAN itu
milik Kementrian Keuangan jadi kendala ini bersifat nasional, jadi se-Indonesia
terdampak," jelas M.Iqbal
Iqbal juga menambahkan, untuk siltap
aparatur desa telah ditrasfer ke rekening masing-masing untuk pembayaran sampai
bulan September, sedangkan untuk insentif RT dan Kader memang belum bisa disaluran
karena menggunakan DD. [MFH Jun]











3.jpg)