- Bupati dan Wabup Lambar Sambangi Keluarga Korban Kebakaran di Pekon Balak
- TP PKK Lampung Barat Gelar Aksi Cuci Tangan di SD Negeri Hantatai
- Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan dengan Tiongkok
- Ketua PMI Lampung Lantik Pengurus PMI Kota Metro Masa Bakti 2026-2031
- Bersama Puskemas Tanjung Bintang BAZNAS Lamsel Gelar Khitanan Gratis
- Rangkaian Shobat BAZNAS Lamsel Salurkan Bantuan ke Pelaku UMKM Hingga Kaum Duafa
- Calon Kapekon se-Pringsewu Komitmen Sukseskan Pemilihan Kakon Serentak 2026
- Pemkot Metro dan Kantor Pertanahan Teken Kerja Sama
- Pemkab Lampung Utara Ikuti Rakor Bersama Kemendagri
- Buka Gladian Pramuka Lampura, Bupati Tekankan Pentingnya Jiwa Kepemimpinan
TP PKK Lampung Barat Gelar Aksi Cuci Tangan di SD Negeri Hantatai
Kepsek: Jangan Hanya Seremonial

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Tim Penggerak
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lampung Barat menggelar
peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia secara serentak di
seluruh kecamatan, Rabu (14/10/2026).
Salah satu pusat kegiatan dipusatkan di SD
Negeri Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.
Sebelum melakukan HCTPS di SD Negeri Hantatai,
rombongan TP PKK Lampung Barat meninjau kegiatan Posyandu bayi dan lansia di
Pekon Tembelang, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil Dukung Podcast IJTI untuk Promosikan Potensi Lampung Barat0
- Lepas Ketua PN Liwa ke Pacitan, Bupati Lampung Barat Sebut Ini Bukan Perpisahan0
- 22 Dokter Internship Diterjunkan ke Lampung Barat, Bupati Minta Bawa Inovasi Baru0
- Bupati Lampung Barat Minta Kemenhaj Data Trevel Umrah0
- RSUD Alimuddin Umar Jalani Survey Akreditasi0
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan
pelayanan kesehatan dasar bagi kelompok rentan tetap berjalan optimal.
Kader Posyandu tampak melayani penimbangan
balita, pemeriksaan kesehatan lansia, serta pemberian makanan tambahan.
Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Barat, Ny.
Partinia Parosil, dalam sambutannya mengatakan, keberadaan Posyandu bayi dan
lansia di pekon-pekon seperti di Tembelang dapat terus dipertahankan dan
ditingkatkan kualitasnya.
“Posyandu memiliki peran yang sangat penting
dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil, bayi, balita dan keluarga,
termasuk para lansia kita,” katanya.
Kemudian, peringatan HCTPS yang diperingati
setiap 15 Oktober sejak ditetapkan PBB pada 2008 lalu, Partinia berharap
kegiatan itu harus menjadi momentum membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat
sejak usia dini.
Tahun ini, HCTPS 2026 mengusung tema: “Jadilah
Pahlawan Cuci Tangan”.
Tema ini, menurut Partinia, diangkat untuk
mengajak setiap individu terutama anak-anak dan keluarga menjadi pahlawan
kebersihan.
“Cuci tangan adalah metode yang bukan saja
mudah melainkan juga efektif dan efisien menangkal penyakit,” ujar Partinia.
Menurutnya, orang tua dan lingkungan harus
memberi contoh perilaku bersih dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun pada
empat momen penting, yakni saat menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah
menggunakan kamar mandi, serta setelah batuk atau bersin.
Dalam kegiatan yang digelar serentak
se-Kabupaten Lampung Barat itu, TP PKK melaksanakan tiga agenda utama.
Pertama, pelayanan Posyandu yang dinilai
memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil,
bayi, balita dan keluarga.
Kedua, pemberian susu dan telur bagi anak
sekolah untuk menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.
Ketiga, penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian
terhadap kelestarian lingkungan.
“Kita semua berharap kegiatan pada hari ini
akan mendapatkan sumbangsih yang besar terhadap peningkatan derajat kesehatan
anak-anak kita dan masyarakat Lampung Barat,” kata Partinia.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Hantatai,
Samsudin, menyambut baik pelaksanaan kegiatan di sekolahnya. Ia berharap
program tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial belaka.
“Kami berterima kasih kepada TP PKK Lampung
Barat. Semoga program ini berlanjut, jangan hanya seremonial saja,” ujar
Samsudin.
Ia menilai, pembagian susu
dan telur serta edukasi cuci tangan sangat relevan untuk wilayah Bandar Negeri
Suoh dalam upaya pencegahan stunting dan pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS) di sekolah. [MFH/Diskominfo]











