- Bupati Buka Pelatihan Prakstisi Kewirausahaan Mandiri MKM di Kabupaten Pringsewu
- Pemkot Metro dan DPRD Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026
- Wakil Bupati Pesisir Barat Buka Sosialisasi KTP, KTA, TPPO, ABH, dan Perkawinan Anak
- Pemprov Perkuat Pertanian Modern untuk Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani
- Ngupi Jejama jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB
- Pemprov Lampung Dorong Potensi Desa di Lampung Barat melalui Program Desaku Maju
- Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
- Pemkab Lampung Timur Bahas Masterplan Integrated Area Development
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
- Metro Perkuat Transformasi Pendidikan, 33 SMP Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran
Bupati Buka Pelatihan Prakstisi Kewirausahaan Mandiri MKM di Kabupaten Pringsewu

PRINGSEWU, MFH,-- Para praktisi Usaha Mikro,
Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pringsewu mengikuti Pelatihan
Kewirausahaan Mandiri UMKM. Kegiatan kerjasama Pemkab Pringsewu dengan
PT.Indomarco Prismatama yang mengusung tema 'Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan
Bersama Indomaret' ini dibuka oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di Aula
Utama Kantor Pemkab Pringsewu, pada Selasa, 29 September 2026.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dalam
sambutannya mengatakan UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian
Kabupaten Pringsewu. Namun demikian, salah satu tantangan terbesar yang
dihadapi pelaku UMKM adalah terbatasnya akses pasar, khususnya untuk dapat
menembus jaringan ritel modern yang memiliki standar mutu, kemasan, dan
legalitas usaha yang lebih ketat.
"Kegiatan ini adalah langkah strategis
dari kemitraan antara Pringsewu dengan PT.Indomarco Prismatama dalam membuka
akses pelatihan, pengetahuan, dan pemasaran bagi produk-produk UMKM lokal.
Pemkab tentu mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas, memperkuat kualitas
produk, kemasan, branding, serta melengkapi legalitas usaha, sehingga mampu
bersanding dengan produk-produk lain di rak ritel modern," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Hari Pramuka Ke-65, Wabup Pringsewu Umi Laila Terima Tanda Penghargaan0
- Pertumbuhan Ekonomi Pringsewu di Atas Provinsi Lampung dan Nasional 0
- APBD Perubahan Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan 0
- Bupati Serahkan Bantuan Pangan Kepada Warga Fajarmulia Pagelaran Utara0
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional 20260
Lebih lanjut Bupati Pringsewu mengungkapkan
pemerintah daerah juga tengah mengembangkan produk unggulan seperti tepung
mocaf (Modified Cassava Flour) dan gula aren. Pihaknya optimis, melalui
kemitraan dengan PT.Indomarco Prismatama, produk-produk unggulan Pringsewu
dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan menjadi ikon baru ekonomi daerah.
"Saya mengajak untuk menjadikan momentum
ini sebagai wadah pembelajaran, kolaborasi, dan inspirasi, serta membangun
sinergi antara pemerintah daerah, PT.Indomarco Prismatama, dan pelaku UMKM bagi
menciptakan ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta
terus berinovasi, dan konsisten atas mutu. Mari bersama kita bangun Pringsewu
Makmur, yaitu Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius,"
ucapnya.
Sementara itu, Kadis Kopdagprin Pringsewu
Sulistiyo Ningsih menjelaskan pelatihan kewirausahaan mandiri bertujuan untuk
membuka peluang produk lokal UMKM agar dapat masuk dan dipasarkan melalui
jaringan distribusi modern, serta untuk membangun kolaborasi yang kuat antara
praktisi UMKM dengan pemerintah daerah serta sektor swasta. Serta membekali
dengan berbagai keterampilan mulai dari standar kualitas produk kemasan,
kesiapan legalitas usaha, serta strategi pemasaran agar produk UMKM mampu masuk
dan bersaing di jejaring ritel modern.
"Pelatihan ini diikuti 105 orang peserta
yang merupakan para praktisi UMKM dari 9 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu yang
sudah terpilih melalui proses akurasi," jelasnya.
Sedangkan Branch Manager
PT.Indomarco Prismatama Lampung Panduwinata Aulia Putra mengatakan kegiatan
pelatihan di Kabupaten Pringsewu merupakan yang ke-13 di tahun 2026 yang
dilakukan perusahaannya, dimana sebelumnya telah dilakukan di Kabupaten
Jombang, Kota Jakarta Timur, Kota Bengkulu, Kota Pontianak dan lainnya. Pada
kesempatan tersebut, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas juga menyerahkan
bantuan kepada sejumlah praktisi UMKM di Bumi Jejama Secancanan.
[MFH/Diskominfo/ant]











