- Pemkab Tanggamus Segera Bangun RSUD Tipe D Talang Padang
- Pentas PAI Jadi Ruang Tumbuh Prestasi dan Karakter Siswa
- MUSDA VI IGRA Bandar Lampung Fokus pada Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi
- HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
- Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
- Pertumbuhan Ekonomi Pringsewu di Atas Provinsi Lampung dan Nasional
- Desa Sidodadi Teluk Pandan Wakili Pesawaran Masuk 12 Besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
- Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa Tapis di Ganjar Asri
- Jawab Kritik DPRD, Wali Kota Metro Ungkap Alasan Pinjaman Rp20 Miliar dan Penurunan Bansos
- Pemkab Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan P2DD Secara Daring
Apel Hari Pramuka ke-65, Gubernur Dorong Pramuka Perkuat Karakter Dukung Pembangunan Daerah

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Dari menanam pohon,
membantu warga yang membutuhkan, hingga membentuk generasi muda yang disiplin
dan mandiri, Gerakan Pramuka didorong untuk semakin hadir dalam kehidupan
masyarakat dan mengambil bagian dalam pembangunan Provinsi Lampung.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung,
Rahmat Mirzani Djausal pada Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Tingkat
Daerah Lampung di Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Kota Baru, Kecamatan Jati
Agung, Lampung Selatan, Selasa (22/09/2026).
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini
mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan
Menuju Indonesia Emas 2045.”
Baca Lainnya :
- Gubernur Mirza Tekankan Peran Kampus dalam Mendorong Hilirisasi Komoditas Lampung0
- Bupati Radityo Egi Pratama Buka Muskab VIII KADIN Lamsel 0
- Eko Wahyudi: Masyarakat Berperan Penting Menjaga Aset dan Infrasuktur Kelistrikan0
- Pemkab Lamsel Gelar GENCARKAN OJK Bersama BSI, Buka Jalan Pembiayaan dan Kemitraan0
- Samsat Kalianda Dikritik: Diduga Tambahkan Syarat Tanpa Dasar Hukum0
Gubernur mengatakan, semangat menuju Indonesia
Emas 2045 tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Menurutnya, pembangunan
generasi unggul justru dapat tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan
secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Mulai dari mencintai lingkungan, menanam pohon,
membantu sesama, menjaga kedisiplinan hingga berani mengambil peran ketika
masyarakat membutuhkan.
“Indonesia Emas tidak dibangun dalam satu
malam, melainkan tumbuh dari kebiasaan harian yang dipraktikkan secara
konsisten hingga menjadi budaya dan karakter. Gerakan Pramuka mengajarkan
disiplin, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian yang menjadi tempat terbaik
dalam menempa SDM unggul berdaya saing,” tegas Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Karena itu, Gubernur menginstruksikan jajaran
Gerakan Pramuka di Lampung untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan
menghadirkan program maupun kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi
masyarakat.
Pramuka, kata Gubernur, diharapkan tidak hanya
menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang
hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, lingkungan, hingga mendukung
ketahanan pangan.
Selain penguatan peran Pramuka di tengah
masyarakat, Gubernur juga mendorong kawasan Buperda Kota Baru untuk
dipersiapkan sebagai pusat kegiatan kepramukaan berskala nasional.
Hal tersebut berkaitan dengan rencana
pelaksanaan Karang Pamitran Nasional 2028 yang akan menghadirkan sekitar 8.000
peserta dari seluruh Indonesia ke Provinsi Lampung.
“Meskipun saat ini sarana di Buperda Kota Baru
masih sederhana, kehadiran kita semua menjadi cikal bakal persiapan menuju
Karang Pamitran Nasional 2028. Kita harus siap menjadi tuan rumah yang baik
bagi sekitar 8.000 peserta orang dewasa dari seluruh Indonesia yang akan hadir
di Lampung,” ujar Gubernur.
Menurutnya, persiapan sejak dini diperlukan
agar Lampung mampu memberikan pelayanan dan penyelenggaraan yang baik ketika
menjadi tuan rumah kegiatan kepramukaan berskala nasional tersebut.
Di hadapan para anggota Pramuka, khususnya
generasi muda, Gubernur juga menyampaikan pesan agar nilai-nilai kepramukaan
tidak berhenti ketika seragam dilepas.
Ia meminta para anggota Pramuka untuk terus
belajar, berani mencoba hal baru, menjaga kejujuran, serta memiliki kepedulian
terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Untuk adik-adik Pramuka, jangan pernah
berhenti belajar dan jangan takut mencoba hal baru. Teruslah menjadi pribadi
yang jujur, tangguh, peduli, dan mau hadir ketika masyarakat membutuhkan. Jaga
semangat Tri Satya dan Dasa Darma bukan hanya saat mengenakan seragam, tetapi
dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Gubernur.
Rangkaian Apel Besar Hari Pramuka ke-65 juga
diisi dengan berbagai kegiatan yang menunjukkan kepedulian Pramuka terhadap
masyarakat dan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela menyerahkan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka secara simbolis
kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian
dalam membina generasi muda.
Kegiatan sosial turut mewarnai peringatan
tersebut melalui aksi Bakti Sosial Pramuka Peduli berupa penyerahan bantuan
tali asih, paket sembako, serta bantuan kursi roda bagi masyarakat yang
membutuhkan.
Di penghujung acara, Gubernur Lampung selaku
Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Lampung, bersama Wakil
Gubernur dan jajaran Forkopimda, melakukan penanaman pohon.
Penanaman tersebut menjadi simbol bahwa
semangat Pramuka tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan karakter, tetapi juga
melalui aksi nyata menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Gerakan
Pramuka Lampung diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu
melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan dan pengetahuan,
tetapi juga berkarakter, mandiri, peduli, dan siap mengambil bagian dalam
mewujudkan swasembada pangan serta Indonesia Emas 2045. [MFH/Pemerintah
Provinsi Lampung]










