- Rakor Forkopimda Metro Petakan Persoalan Strategis, dari Sampah hingga Potensi Konflik
- Pesisir Barat Susun Strategi Besar Pembangunan Bandara dan Infrastruktur
- Komunitas Suzuki Katana Jimny (Skin) Jajaki Pembentukan Chapter Pesisir Barat
- Pemprov Lampung dan Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi Percepatan Bedah Rumah
- Gubernur Mirza Tekankan Peran Kampus dalam Mendorong Hilirisasi Komoditas Lampung
- Buka Turnamen Domino ORADO, Bupati Sebut Bukan Lagi Sekadar Permainan Warung Kopi
- Parosil Soroti Lemahnya Bahasa Daerah dan Titipan Juri di LCT Lampung Barat
- Bupati Radityo Egi Pratama Buka Muskab VIII KADIN Lamsel
- HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial
- Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Wisata Kuliner sebagai Potensi UMKM
Gubernur Mirza Tekankan Peran Kampus dalam Mendorong Hilirisasi Komoditas Lampung

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan
perguruan tinggi untuk mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah serta
mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing dan inovatif.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung,
Rahmat Mirzani Djausal, saat memberikan materi dalam Kuliah Umum Kegiatan
Harmoni Akademik Nagamandala untuk Anak Tunggal Negeri (HANUANG) 2026 bertema
"Pembekalan Wawasan Kebangsaan" di Universitas Indonesia Mandiri,
Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (17/9/2026).
Dalam pemaparannya, Gubernur menyoroti belum
optimalnya pemanfaatan turunan empat komoditas utama pertanian Lampung, yakni
padi, jagung, singkong, dan gaplek. Sebagian besar komoditas tersebut dinilai
masih dijual dalam bentuk bahan mentah atau olahan primer akibat minimnya
tenaga ahli di bidang industri pengolahan hilir.
Baca Lainnya :
- Bupati Radityo Egi Pratama Buka Muskab VIII KADIN Lamsel 0
- Eko Wahyudi: Masyarakat Berperan Penting Menjaga Aset dan Infrasuktur Kelistrikan0
- Pemkab Lamsel Gelar GENCARKAN OJK Bersama BSI, Buka Jalan Pembiayaan dan Kemitraan0
- Samsat Kalianda Dikritik: Diduga Tambahkan Syarat Tanpa Dasar Hukum0
- Gerakkan Kepedulian Sosial, TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Lamsel0
"Padi hari ini belum ada turunannya, baru
sebatas beras. Padahal padi bisa diolah menjadi tepung beras, rice bran oil,
hingga beragam produk olahan pangan. Begitu juga jagung dan singkong yang
potensi turunannya sangat luas, mulai dari bioetanol, biodiesel, hingga industri
farmasi. Kunci utamanya ada pada ketersediaan SDM ahli," ujar Gubernur.
Gubernur menekankan bahwa percepatan hilirisasi
komoditas pertanian merupakan langkah krusial untuk meningkatkan nilai tambah
ekonomi masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, perguruan tinggi diharapkan
mampu mengambil peran sentral dalam mencetak tenaga ahli serta melahirkan
penelitian yang aplikatif bagi industri daerah.
"Pemda memegang fungsi kebijakan,
sementara perguruan tinggi menyalakan mesin inovasi melalui penelitian. Kita
harus bekerja sama dan berkolaborasi agar tujuan utama kita tercapai, yaitu
masyarakat Lampung yang sejahtera," tegasnya.
Selain mendorong penguatan riset dan inovasi
daerah, Gubernur juga memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada para
mahasiswa. Gubernur berpesan agar generasi muda memegang teguh tiga prinsip
utama: memandang keberagaman sebagai kekayaan bangsa, menjaga persatuan, serta
mengabdikan ilmu pengetahuan demi kemajuan daerah dan negara.
"Jadikan masa kuliah sebagai masa yang
berdampak. Lampung membutuhkan generasi yang berilmu, berkarakter, serta berani
hadir menyelesaikan masalah-masalah di daerah," kata Gubernur. [MFH/Pemerintah
Provinsi Lampung]











3.jpg)