- Umi Laila Buka Lokakarya Fasilitasi Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Merah Putih
- Tim Akpol Sambangi Polres Pringsewu Evaluasi Kurikulum Taruna
- Eko Wahyudi: Masyarakat Berperan Penting Menjaga Aset dan Infrasuktur Kelistrikan
- Pemkab Lamsel Gelar GENCARKAN OJK Bersama BSI, Buka Jalan Pembiayaan dan Kemitraan
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Layak Anak
- Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Bersatu Teguh Membangun Pesawaran
- Desa Nibung Dicanangkan sebagai Desa TAPIS TP-PKK Provinsi Lampung Tahun 2026
- Metro Siapkan PERINTIS, Balik Nama Sertifikat Ditargetkan Rampung 10 Hari
- Pemkot Metro Lakukan Penyiraman Sisa Abu Vulkanik dan Salurkan Bantuan Air Bersih
- Percepat Pelayanan Publik dan Perkuat PAD, Pemkab Pesisir Barat Integrasikan Data Pertanahan
Pemkab Lamsel Gelar GENCARKAN OJK Bersama BSI, Buka Jalan Pembiayaan dan Kemitraan

KALIANDA, MFH,-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Selatan menekankan tiga fokus utama dalam upaya memperkuat ekonomi
daerah, yakni perluasan akses pembiayaan resmi, penguatan rantai kemitraan
usaha kelapa, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Tiga poin strategis tersebut
menjadi arahan mendasar Pemkab Lampung Selatan pada pembukaan Kegiatan Gerakan
Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) OJK bersama Bank Syariah Indonesia (BSI)
Area Bandar Lampung di Aula Negeri Baru Resort, Kalianda, Rabu (16/9/2026).
Dalam sambutanya, Sekretaris Daerah
(Sekda) Supriyanto merincikan tiga langkah prioritas yang harus didorong
bersama yaitu petani dan pelaku usaha diimbau untuk aktif memanfaatkan layanan
lembaga keuangan terpercaya seperti BSI guna mengembangkan modal usaha secara
aman.
Baca Lainnya :
- Samsat Kalianda Dikritik: Diduga Tambahkan Syarat Tanpa Dasar Hukum0
- Gerakkan Kepedulian Sosial, TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Lamsel0
- Peduli Warga Terdampak Abu Vulkanik, Purnama Wulan Sari Bagikan 10.000 Masker0
- Zulhas Kunker dan Serahkan Bantuan Pangan di KDKMP Desa Pisang Penengahan 0
- Dampak Erupsi GAK, Pendapatan Nelayan Lampung Selatan Anjlok Hingga 70 Persen0
Membangun rantai usaha yang solid dengan
menghubungkan petani, lembaga pembiayaan, dan perusahaan pengolah (off-taker)
agar hasil panen memiliki pasar yang pasti serta nilai tambah serta mendorong
masyarakat agar cerdas berinvestasi, terbiasa menggunakan layanan keuangan
digital secara aman, serta terhindar dari ancaman pinjaman online (pinjol)
ilegal dan investasi bodong.
"Kehadiran para petani, pelaku
usaha, hingga PPL menunjukkan semangat kita bersama untuk membangun sektor pertanian
dan perkebunan yang semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing," ujar Sekda.
Ia menekankan bahwa komoditas
kelapa di Lampung Selatan memiliki potensi yang sangat besar, sehingga
penguatan ekosistem dari hulu ke hilir menjadi kunci agar kesejahteraan petani
dapat meningkat secara signifikan.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan
Sosialisasi Pembiayaan Usaha Kelapa dan Sinergi Kemitraan Off-Taker Tahun 2026
ini dihadiri jajaran pejabat Pemkab Lampung Selatan, perwakilan OJK Provinsi
Lampung, Manager BSI Area Bandar Lampung Lutfy Indaka beserta jajaran, pimpinan
perusahaan pengolahan kelapa, hingga 150 peserta dari unsur petani binaan,
pelaku usaha, dan pedagang pengumpul.
Sementara itu, Manager BSI Area
Bandar Lampung, Lutfy Indaka, menyambut baik tiga penekanan tersebut dan
menegaskan komitmen BSI sebagai mitra strategis Pemkab Lampung Selatan.
"BSI berkomitmen penuh untuk
hadir mendukung masyarakat, baik dari segi finansial maupun sosial. Kami
berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan jasa layanan keuangan
syariah yang baik dan mudah, sehingga membawa keberkahan serta peningkatan
kesejahteraan bersama," tutur Lutfy. [MFH/Sri]











3.jpg)