- Umi Laila Buka Lokakarya Fasilitasi Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Merah Putih
- Tim Akpol Sambangi Polres Pringsewu Evaluasi Kurikulum Taruna
- Eko Wahyudi: Masyarakat Berperan Penting Menjaga Aset dan Infrasuktur Kelistrikan
- Pemkab Lamsel Gelar GENCARKAN OJK Bersama BSI, Buka Jalan Pembiayaan dan Kemitraan
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Layak Anak
- Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Bersatu Teguh Membangun Pesawaran
- Desa Nibung Dicanangkan sebagai Desa TAPIS TP-PKK Provinsi Lampung Tahun 2026
- Metro Siapkan PERINTIS, Balik Nama Sertifikat Ditargetkan Rampung 10 Hari
- Pemkot Metro Lakukan Penyiraman Sisa Abu Vulkanik dan Salurkan Bantuan Air Bersih
- Percepat Pelayanan Publik dan Perkuat PAD, Pemkab Pesisir Barat Integrasikan Data Pertanahan
Tim Akpol Sambangi Polres Pringsewu Evaluasi Kurikulum Taruna

PRINGSEWU, MFH,-- Akademi Kepolisian (Akpol)
Lemdiklat Polri terus berbenah demi mencetak perwira yang tangguh, profesional,
dan siap menghadapi tantangan tugas kepolisian modern. Demi menyempurnakan
sistem pendidikan, Tim Peneliti Akpol yang dipimpin Kombes Pol Hari Sindu
Nugroho turun langsung ke wilayah hukum Polda Lampung dengan menyambangi
Mapolres Pringsewu, Selasa (15/9/2026).
Kedatangan tim peneliti ini disambut langsung
oleh Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra bersama Kapolres Pesawaran AKBP
Alvie Granito Pandita beserta jajaran pejabat utama dan perwira pertama dari
Polres Pringsewu, Polres Pesawaran, dan Polres Tanggamus.
Kunjungan ini berfokus pada penelitian
pengembangan kurikulum pendidikan Taruna Akpol berbasis kompetensi. Riset
lapangan ini mengevaluasi kinerja lulusan Sarjana Terapan Ilmu Kepolisian,
khususnya perwira pertama (Pama) Akpol angkatan 2023 hingga 2025 (Batalyon A
dan B) untuk proyeksi Tahun Anggaran 2026.
Baca Lainnya :
- Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi0
- 318 Warga Pekon Kutawaringin Peroleh Bantuan Pangan dari Pemerintah0
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi0
- Pemkab Pringsewu Sosialisasi Penguatan Peran BUMDes0
- Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang0
Ketua Tim Peneliti, Kombes Pol Hari Sindu
Nugroho, menegaskan bahwa penyesuaian kurikulum di lembaga pendidikan Polri
harus terus bergerak dinamis selaras dengan realitas di lapangan.
"Tujuan utama kami turun ke lapangan
adalah untuk melihat langsung gap atau kesesuaian antara ilmu yang diajarkan di
bangku akademi dengan tantangan tugas nyata kepolisian saat ini. Dunia luar
bergerak sangat dinamis, begitu pula karakter persoalan kamtibmas dan
ekspektasi masyarakat," ungkap Kombes Hari Sindu di sela kegiatan.
Menurut Hari Sindu, masukan langsung dari para
alumnus muda serta pejabat fungsi operasional di kesatuan kewilayahan menjadi
data primer yang sangat krusial.
"Kami ingin memastikan kurikulum yang
dirumuskan ke depan benar-benar berbasis kompetensi lapangan. Bukan sekadar
penguasaan teori kepolisian, melainkan bagaimana membentuk perwira yang
memiliki problem-solving skills, kepemimpinan yang humanis, serta adaptif
terhadap dinamika sosial dan teknologi hukum," tegasnya.
Dalam agenda riset ini, Kombes Hari Sindu
didampingi oleh Kombes Pol Edy Cahyono, AKBP Eko Budi Sariyono, serta pakar
eksternal dari Universitas Diponegoro (Undip), Diah Wijaningsih. Tim melakukan
serangkaian wawancara mendalam, pengisian kuesioner, hingga diskusi terarah
bersama para perwira pertama dan komandannya di tingkat polres.
Di tempat yang sama, Kapolres Pringsewu AKBP
Dadi Perdana Putra menyambut hangat sekaligus mengapresiasi langkah jemput bola
yang dilakukan Lemdiklat Polri melalui Akpol.
"Kami sangat menyambut baik dan
mengapresiasi kegiatan supervisi serta penelitian kurikulum ini. Ini bukti
nyata komitmen Polri untuk tidak lekas berpuas diri dan terus membenahi dapur
pendidikannya sendiri," kata AKBP Dadi Perdana Putra.
Dadi menilai, tantangan tugas polisi saat ini
menuntut kesiapan mental dan kompetensi lapangan yang cepat sejak pertama kali
perwira dilantik.
"Perwira muda Akpol saat ini dituntut
langsung siap pakai ketika ditempatkan di tingkat polres maupun polsek. Mereka
harus mampu menjadi teladan, berkomunikasi efektif dengan masyarakat, serta
cermat menegakkan hukum secara presisi dan adil. Melalui evaluasi ini, kami
berharap kurikulum Akpol makin tajam melahirkan profil perwira yang
profesional, modern, dan dicintai masyarakat," pungkas Dadi.
Data dan aspirasi yang terkumpul dari para
perwira di wilayah Pringsewu, Pesawaran, dan Tanggamus ini nantinya akan dikaji
secara ilmiah untuk menjadi acuan pembaruan silabus dan metode pembelajaran Taruna
Akpol ke depan. [MFH/rils]











3.jpg)