- Bupati Tanggamus Terima Audiensi BSI
- Bupati Tanggamus Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla Al Afif Inspektorat Daerah
- Samsat Kalianda Dikritik: Diduga Tambahkan Syarat Tanpa Dasar Hukum
- Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi
- 318 Warga Pekon Kutawaringin Peroleh Bantuan Pangan dari Pemerintah
- PLN Gelar Bhakti PDKB di Lampung Timur
- Pemkot Metro Perkuat Integritas dan Kolaborasi ASN dalam Pelayanan Masyarakat
- Plt Bupati I Komang Koheri Hadiri Apel Besar Hari Pramuka ke-65
- Plt Bupati Lampung Tengah Tinjau Jembatan Putus di Seputih Jaya
- Pemkab Lampung Utara Ikuti Rakor Bersama Kemendagri
Bupati Tanggamus Terima Audiensi BSI
Dorong Kolaborasi untuk UMKM dan Penguatan Ekonomi Masyarakat


TANGGAMUS, MFH,-- Bupati Tanggamus Drs. H. Moh.
Saleh Asnawi, M.A., M.H., menerima audiensi jajaran Bank Syariah Indonesia
(BSI) Area Lampung dan BSI KCP Tanggamus, sekaligus penandatanganan
perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU), di Ruang Rapat Bupati
Tanggamus, Selasa, 15 September 2026.
Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi
antara Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan BSI dalam mendukung pertumbuhan
ekonomi daerah, peningkatan layanan perbankan syariah, serta pengembangan
potensi masyarakat dan UMKM di Kabupaten Tanggamus.
Baca Lainnya :
- Bupati Tanggamus Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla Al Afif Inspektorat Daerah0
- APBD Perubahan Tanggamus 2026 Naikkan Belanja Jadi Rp1,74 Triliun0
- Bupati Hadiri Maulid Nabi dan Milad ke-2 Majelis Taklim Al-Mahmudah, Ajak Teladani Akhlak Rasulullah0
- Enam Kepala OPD Tanggamus Ikuti VKN PKN II, Dalami Tata Kelola dan Mitigasi Bencana 0
- DWP Tanggamus Gelar Pelatihan Jarimatika, Dorong Guru TK Tingkatkan Kreativitas Pembelajaran Anak0
Mendampingi Bupati Tanggamus, Asisten Bidang
Pemerintahan dan Kesra Rully Runa, Kepala BKPSDM Tanggamus Ivan Kurniawan,
perwakilan BKAD, Kabag Kesra Ahmad Ngalim, Kabag Perekonomian Evi Sivia, Kabag
Kerja Sama Ns. Maryani, serta Kabag Prokopim Hendra Ferry.
Sementara dari pihak BSI hadir Area Manager BSI
Lampung Luthvy Indaka yang membawahi BSI se-Provinsi Lampung, Area Retail &
Transaction Business Manager (ARTBM) BSI Lampung Edi Sahputra, Branch Manager
BSI KCP Tanggamus Abdul Muklis, serta jajaran staf BSI Area Lampung dan staf
BSI KCP Tanggamus.
Dalam pertemuan itu, BSI menyampaikan kesiapan
untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan
dalam memperluas layanan perbankan syariah kepada masyarakat, termasuk melalui
produk tabungan haji dan layanan BSI Gold/Bullion.
Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka
mengatakan, BSI terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan
syariah di masyarakat.
“Literasi syariah dan inklusi syariah sampai
saat ini masih relatif rendah. Inilah pentingnya kami memohon dukungan dan
sinergi dari seluruh perangkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan
kota,” ujar Luthvy.
Menurutnya, BSI juga terus mengembangkan
produk-produk yang menjadi keunggulan layanan perbankan syariah, salah satunya
tabungan haji dan layanan bullion atau emas.
Ia berharap kerja sama dengan Pemkab Tanggamus
dapat menghasilkan program yang lebih konkret dan memberikan manfaat langsung
bagi masyarakat.
Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Tanggamus
Abdul Muklis menyampaikan, keberadaan BSI di Tanggamus telah memasuki tahun
keempat sejak mulai beroperasi pada Januari 2023.
Menurutnya, masyarakat Tanggamus cukup antusias
memanfaatkan berbagai layanan BSI, terutama untuk pendaftaran haji dan layanan
bagi pensiunan.
“Alhamdulillah, animo masyarakat memanfaatkan
produk dan layanan BSI cukup baik. Salah satunya adalah pendaftaran haji.
Sebelum ada BSI di Tanggamus, masyarakat harus melakukan pendaftaran ke daerah
lain,” kata Abdul Muklis.
Ia menjelaskan, keberadaan BSI KCP Tanggamus
membuat layanan pendaftaran haji menjadi lebih mudah dan dekat bagi masyarakat.
Selain itu, BSI juga telah menjadi mitra PT Taspen sehingga pengurusan layanan
pensiun dapat dilakukan melalui BSI KCP Tanggamus.
BSI juga menyampaikan perkembangan minat
masyarakat terhadap layanan investasi emas yang menjadi salah satu produk yang
membedakan layanan BSI dengan perbankan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Kesra Setdakab
Tanggamus Ahmad Ngalim mengungkapkan, pendaftaran haji masyarakat Tanggamus
saat ini banyak dilakukan melalui BSI KCP Tanggamus.
Ia menyebut, jumlah calon jemaah haji asal
Tanggamus pada tahun ini diperkirakan sekitar 300 orang. Kecamatan Ulu Belu
menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pendaftar haji cukup tinggi, disusul
Kecamatan Sumberejo dan sejumlah kecamatan lainnya.
“Untuk pendaftaran haji di Kabupaten Tanggamus,
BSI yang ada di Kota Agung sangat membantu masyarakat. Kami juga meminta BSI
terus meningkatkan sosialisasi berbagai produk dan layanan kepada masyarakat,”
ujar Ahmad Ngalim.
Ia menambahkan, sosialisasi pendaftaran haji
juga telah dilakukan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ada di
Kabupaten Tanggamus.
Menanggapi hal tersebut, pihak BSI menawarkan
gagasan untuk menggelar kegiatan khusus sebagai bagian dari upaya meningkatkan
minat masyarakat Tanggamus untuk menunaikan ibadah haji.
BSI mengusulkan adanya kegiatan bertajuk
“Tanggamus Berhaji” yang dapat dikemas dalam bentuk sosialisasi dan edukasi
kepada masyarakat, sekaligus memperkenalkan berbagai produk persiapan haji,
termasuk tabungan dan investasi emas.
Dalam pertemuan itu juga dibahas peluang
kolaborasi antara BSI dan BPR/BPRS, khususnya dalam mendukung pembiayaan atau
persiapan masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji.
Bupati
Dorong BSI Ikut Perkuat UMKM
Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi
menegaskan, kerja sama dengan perbankan harus diarahkan tidak hanya pada
layanan keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bupati, pemerintah daerah tengah
mendorong pengembangan UMKM dan berbagai potensi ekonomi lokal yang dimiliki
Kabupaten Tanggamus.
“UMKM dan masyarakat di bawah ini harus kita
bantu. Kita harus melakukan kolaborasi agar pemerintah bersama perbankan dapat
ikut mengangkat usaha masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati mengatakan, Tanggamus memiliki potensi
besar yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor perikanan, pertanian,
perkebunan, hingga pariwisata.
Dengan garis pantai sekitar 202 kilometer dan
wilayah yang berada di kawasan Teluk Semaka, Tanggamus memiliki potensi
kelautan dan perikanan yang besar. Selain itu, daerah ini juga memiliki
berbagai destinasi wisata, seperti pantai, air terjun dan sumber air panas.
Potensi pertanian dan perkebunan juga menjadi
kekuatan ekonomi Tanggamus, termasuk komoditas kopi, cengkeh, beras dan
berbagai hasil pertanian lainnya.
Bupati menilai, berbagai potensi tersebut perlu
dikelola dan dikembangkan agar nilai tambah ekonominya dapat lebih banyak
dirasakan masyarakat Tanggamus.
“Potensi masyarakat dan potensi daerah ini
harus kita bantu. Kalau mereka tidak dibantu dengan modal, mereka akan sulit
berkembang. Di sinilah perbankan mempunyai fungsi untuk membantu permodalan
masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mendorong agar perangkat daerah
terkait aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat dan pelaku UMKM,
sehingga bantuan permodalan dari perbankan dapat diikuti dengan penguatan
kapasitas usaha.
Ia berharap sinergi antara Pemkab Tanggamus,
BSI dan stakeholder lainnya dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan
potensi ekonomi lokal secara lebih terarah.
“Ketika usaha masyarakat sudah berkembang,
insyaallah kesejahteraan mereka juga meningkat,” kata Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya mengembangkan
potensi daerah agar Tanggamus tidak hanya menjadi daerah penghasil bahan baku,
tetapi juga mampu mengolah dan meningkatkan nilai tambah produk di daerah
sendiri.
Audiensi kemudian ditutup
dengan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Pemkab
Tanggamus dan BSI dalam mendukung layanan masyarakat, pengembangan UMKM, sektor
ekonomi produktif, serta peningkatan literasi keuangan syariah di Kabupaten
Tanggamus. [MFH/Din/rils]










3.jpg)