- Umi Laila Buka Lokakarya Fasilitasi Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Merah Putih
- Tim Akpol Sambangi Polres Pringsewu Evaluasi Kurikulum Taruna
- Eko Wahyudi: Masyarakat Berperan Penting Menjaga Aset dan Infrasuktur Kelistrikan
- Pemkab Lamsel Gelar GENCARKAN OJK Bersama BSI, Buka Jalan Pembiayaan dan Kemitraan
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Layak Anak
- Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Bersatu Teguh Membangun Pesawaran
- Desa Nibung Dicanangkan sebagai Desa TAPIS TP-PKK Provinsi Lampung Tahun 2026
- Metro Siapkan PERINTIS, Balik Nama Sertifikat Ditargetkan Rampung 10 Hari
- Pemkot Metro Lakukan Penyiraman Sisa Abu Vulkanik dan Salurkan Bantuan Air Bersih
- Percepat Pelayanan Publik dan Perkuat PAD, Pemkab Pesisir Barat Integrasikan Data Pertanahan
Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Layak Anak

PESAWARAN, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pesawaran memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan Kabupaten Layak
Anak (KLA) yang tidak hanya terpenuhi secara administratif, tetapi juga mampu
memberikan perlindungan bagi perempuan dan ruang tumbuh yang aman bagi anak.
Penguatan komitmen tersebut dilakukan melalui
Rapat Koordinasi Pembentukan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Kabupaten
Pesawaran Tahun 2026–2030 sekaligus Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten
Pesawaran, yang digelar di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (15/9/2026).
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E.,
M.M. dalam sambutannya menyampaikan upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak
membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. Pemerintah daerah, masyarakat, dunia
usaha, lembaga kemasyarakatan, media, hingga keluarga harus bergerak dalam satu
komitmen untuk memastikan hak dan perlindungan anak benar-benar terpenuhi.
Baca Lainnya :
- Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Bersatu Teguh Membangun Pesawaran0
- Dari Lumbung Pangan jadi Lumbung Energi, Gubernur Dorong Lampung Pimpin Pengembangan Bioetanol0
- Wabup Pesawaran Hadiri Diskusi Publik Rembuk Pemuda Lampung0
- Gas Amal Ojek Manol, Simbol Kearifan Lokal dan Semangat Gotong Royong Masyarakat0
- Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dengan Brigif 4 Marinir/BS0
Menurutnya, rapat koordinasi dan
penandatanganan kesepakatan bersama tersebut tidak boleh berhenti sebagai
kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi pijakan untuk melahirkan langkah
nyata di tengah masyarakat.
“Saya berharap rapat koordinasi ini dapat
menjadi sarana yang efektif untuk mewujudkan Pesawaran sebagai Kabupaten Layak
Anak. Namun, kegiatan kita hari ini tidak boleh berhenti pada seremonial rakor
dan penandatanganan di atas kertas saja,” tegas Bupati Nanda.
Ia meminta seluruh pihak untuk bekerja bersama
dan mengambil peran sesuai kewenangannya, termasuk dalam upaya menekan berbagai
bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Semua pihak harus bergerak bersama, berusaha
keras, dan bahu-membahu untuk menjadikan Pesawaran sebagai kabupaten yang
benar-benar ramah anak, sekaligus menekan semaksimal mungkin angka kekerasan
terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.
Bupati Nanda juga menekankan bahwa pembangunan
lingkungan yang ramah anak pada dasarnya tidak hanya menjadi tanggung jawab
pemerintah. Pondasi perlindungan anak justru dimulai dari lingkungan paling dekat,
yakni keluarga.
Menurutnya, rumah harus menjadi tempat pertama
bagi anak untuk mendapatkan kasih sayang, rasa aman, serta ruang untuk
menyampaikan persoalan yang dihadapinya.
“Esensi mendasar dari sebuah Kabupaten Layak
Anak sebenarnya dimulai dari rumah kita masing-masing. Kita harus memastikan
setiap rumah tangga di Kabupaten Pesawaran menjadi medium persemaian kasih
sayang. Dari keluargalah kita perkuat pondasi ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten
Pesawaran Nur Asikin dalam laporannya menyampaikan, rapat koordinasi tersebut
menjadi bagian penting untuk membangun komitmen bersama sekaligus memperkuat
kerja sama lintas sektor dalam Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak.
Selain memperkuat koordinasi, kegiatan tersebut
juga bertujuan untuk mengevaluasi capaian indikator KLA Tahun 2026 dan
mempersiapkan peninjauan ulang verifikasi administrasi yang dijadwalkan pada
5–6 Oktober 2026.
Rapat koordinasi tersebut diikuti sekitar 50
peserta yang terdiri atas unsur Gugus Tugas KLA lintas sektor, organisasi
perangkat daerah terkait, media, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, serta
Forum Anak.
Kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi
evaluasi Kabupaten Layak Anak oleh Riyandica Novita Eka Putri dan Nella Mertha
Diyani dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi
Lampung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran
Forkopimda Kabupaten Pesawaran, perwakilan instansi vertikal, Ketua Dharma
Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesawaran, para pejabat struktural di
lingkungan Pemkab Pesawaran, serta seluruh unsur pendukung Kabupaten Layak
Anak. [MFH/Diskominfotiksan Pesawaran]











3.jpg)