- Gubernur Dorong Fatayat NU Lampung Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas SDM
- Wabup Pesawaran Hadiri Diskusi Publik Rembuk Pemuda Lampung
- Gas Amal Ojek Manol, Simbol Kearifan Lokal dan Semangat Gotong Royong Masyarakat
- PMI Lampung Timur Asah Keterampilan PMR Lewat Lomba Tandu Darurat
- Pemkab Lamtim Perkuat Kolaborasi Mitigasi Konflik Gajah
- Wali Kota Metro Buka Musyawarah Daerah VI LDII
- Pemkot dan DPRD Metro Teken KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp 29,9 Miliar
- Bupati Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Bupati Parosil Dorong Lampung Barat Naik Kelas dari Penghasil ke Pengolah Kopi
- Pemkab Serahkan Bantuan Seragam dan Buku Gratis Kepada 688 Pelajar Kebun Tebu
Wabup Pesawaran Hadiri Diskusi Publik Rembuk Pemuda Lampung
Dorong Generasi Muda jadi Motor Penggerak Pembangunan Daerah

PESAWARAN, MFH,-- Wakil Bupati Pesawaran
Antonius Muhammad Ali, S.H. menghadiri kegiatan Diskusi Publik yang diinisiasi
oleh Rembuk Pemuda Lampung dengan tema “Ruang Pemuda Pesawaran: Pesawaran
Berdiskusi, Saatnya Pemuda Peduli” yang berlangsung di Namu In Cafe, Gedong
Tataan pada Sabtu malam (12/9/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi generasi
muda, khususnya pemuda Kabupaten Pesawaran, untuk bertukar gagasan,
menyampaikan aspirasi, serta merumuskan langkah strategis dalam mengakselerasi
peran pemuda dalam pembangunan daerah dan mewujudkan kemajuan Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, Rembuk Pemuda
Lampung mengajak berbagai tokoh pemuda lintas sektor di Kabupaten Pesawaran
untuk duduk bersama membangun kolaborasi, memperkuat kepedulian terhadap
daerah, serta menciptakan gagasan inovatif yang dapat memberikan kontribusi
nyata bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Gas Amal Ojek Manol, Simbol Kearifan Lokal dan Semangat Gotong Royong Masyarakat0
- Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dengan Brigif 4 Marinir/BS0
- Desa Sidodadi Masuk 15 Besar Nasional Desa Cantik 20260
- Bupati Nanda Indira Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk Masyarakat Desa Sidodadi0
- Wabup Pesawaran Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H DKM Al-Muttaqin0
Rembuk Pemuda merupakan gerakan kolaboratif
Pemuda Indonesia yang berkomitmen untuk mempercepat pergerakan generasi muda
dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Gerakan ini hadir sebagai
wadah untuk mendorong diskursus positif di kalangan pemuda, terutama dalam
pengembangan kapasitas diri, kepemimpinan, kreativitas, serta kolaborasi lintas
sektor.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesawaran
menyampaikan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah
pembangunan daerah. Menurutnya, generasi muda Pesawaran harus mengambil posisi
sebagai pelaku utama pembangunan, bukan hanya menjadi penonton dari proses
perubahan yang terjadi.
“Anak-anak muda Pesawaran harus menjadi pemain
dalam pembangunan Pesawaran, bukan hanya menjadi penonton. Pemuda harus menjadi
subjek pembangunan yang memiliki gagasan, kreativitas, dan keberanian untuk
mengambil peran dalam memajukan daerah,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengajak pemuda Pesawaran untuk melihat
berbagai potensi daerah sebagai peluang yang dapat dikembangkan. Menurutnya,
pemuda tidak hanya harus berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga perlu
memiliki semangat kewirausahaan dengan menciptakan inovasi dan lapangan
pekerjaan melalui pemanfaatan potensi lokal.
“Pemuda jangan hanya sibuk mencari pekerjaan,
tetapi harus mampu menciptakan peluang. Banyak potensi yang dimiliki Pesawaran,
mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pertanian, hingga berbagai
potensi lokal lainnya yang dapat dikembangkan menjadi peluang untuk
meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda,” katanya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa
keberhasilan seorang pemuda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik
maupun keterampilan, tetapi juga harus dibangun melalui karakter yang kuat.
“Untuk menjadi maju, seorang pemuda harus
memiliki integritas yang tinggi, tanggung jawab, kejujuran, serta semangat
pantang menyerah. Karakter tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan
zaman yang semakin kompleks,” jelasnya.
Wakil Bupati juga menegaskan komitmen
Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk terus membuka ruang kolaborasi bersama
pemuda. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan pemuda sebagai mitra strategis
dalam merancang dan menjalankan pembangunan ke depan.
“Pemuda Pesawaran harus menjadi mitra
pemerintah daerah dalam membangun Pesawaran. Kritik tentu diperlukan sebagai
bentuk kepedulian, tetapi kritik harus disertai dengan masukan dan solusi agar
dapat menjadi energi positif bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula sebagai
narasumber Ketua TP PKK Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E.,M.M. dengan materi
bertajuk “Perempuan, Pemuda, dan Masa Depan Daerah: Duduk Bersama, Bertukar
Cerita, Membangun Daerah Bersama.”
Dalam penyampaiannya, Cindy menekankan bahwa
pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk
perempuan dan pemuda. Menurutnya, keduanya merupakan kekuatan besar yang mampu
membawa perubahan apabila diberikan ruang dan kesempatan untuk berkembang.
“Pemuda bukan hanya penerima masa depan, tetapi
pemilik masa depan daerah. Karena itu, penting bagi kita untuk mendengar
cerita, gagasan, dan harapan anak muda dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peran perempuan juga
memiliki kontribusi penting dalam pembangunan, karena perubahan besar sering
kali dimulai dari lingkungan keluarga. Perempuan memiliki peran dalam membentuk
karakter generasi melalui pendidikan nilai, keteladanan, dan kepedulian sosial.
“Ketika kita berbicara tentang perempuan,
sebenarnya kita sedang berbicara tentang masa depan keluarga dan generasi
berikutnya. Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang memiliki karakter
dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkap Cindy.
Kepada para pemuda, Cindy berpesan agar tidak
takut memiliki mimpi besar dan tidak merasa terbatas hanya karena berasal dari
daerah. Ia mendorong pemuda untuk terus belajar, berinovasi, dan membawa
kembali pengalaman yang diperoleh untuk membangun daerah.
“Membangun daerah tidak harus menunggu menjadi
pejabat. Ketika pemuda menciptakan usaha, membuat kegiatan sosial, membangun
komunitas, menghasilkan karya positif, atau memperkenalkan daerah melalui
kreativitasnya, itu semua merupakan bentuk pembangunan,” tuturnya.
Ia juga mengajak pemuda dan perempuan untuk
saling mendukung dan berjalan bersama dalam menciptakan perubahan.
“Daerah ini bukan milik satu kelompok, tetapi
milik kita semua. Karena itu, mari saling menguatkan. Perempuan berdaya, pemuda
bergerak, keluarga kuat, dan daerah maju dapat dimulai dari langkah kecil yang
kita lakukan hari ini,” pungkasnya.
Kegiatan Diskusi Publik Rembuk Pemuda Pesawaran
turut dihadiri oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Pesawaran M. Nasir, S.I.Kom.,
M.M, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran sekaligus Ketua PD TIDAR Provinsi Lampung
Muhammad Rinaldi Alzier, BA., MBA, Ketua KAHMI Pesawaran Dedi Satria, S.H.,
Koordinator Wilayah Rembuk Pemuda Lampung Alvin Rahmat Dani, Tokoh Pemuda
Pesawaran Alfan Rois, serta para ketua organisasi kepemudaan, tokoh pemuda, dan
seluruh peserta Rembuk Pemuda Kabupaten Pesawaran. [MFH/Diskominfotiksan
Pesawaran]










3.jpg)