- Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dengan Brigif 4 Marinir/BS
- Desa Sidodadi Masuk 15 Besar Nasional Desa Cantik 2026
- Bupati Nanda Indira Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk Masyarakat Desa Sidodadi
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi
- Pemkab Pringsewu Sosialisasi Penguatan Peran BUMDes
- Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang
- Pemkab Lampung Timur dan PCNU Perkuat Ketahanan Pangan
- Pemkab Lampung Timur Salurkan Alsintan, Dorong Petani Lebih Produktif dan Mandiri
- Azwar Hadi Resmi Pimpin PMI Lampung Timur
- Bantuan 766 Seragam Gratis Pemkab Lambar Hapus Jurang Kaya Miskin di Sekincau
Desa Sidodadi Masuk 15 Besar Nasional Desa Cantik 2026
Bupati Pesawaran Dorong Penguatan Pembangunan Berbasis Data

PESAWARAN, MFH,-- Kabupaten Pesawaran berhasil
memperoleh kabar membanggakan dengan menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, berhasil masuk dalam 15 besar nasional
Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 dari 598 desa yang masuk
dalam nominasi penilaian tingkat nasional.
Capaian tersebut mendapat dukungan langsung
dari Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. yang hadir dalam
rangkaian Online Evaluation Desa Cantik 2026 di Balai Desa Sidodadi, Kamis
(10/9/2026). Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten
Pesawaran terhadap penguatan tata kelola data sekaligus pemanfaatan statistik
sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan hingga tingkat
desa.
Bupati menilai keberadaan data yang valid dan
dapat diakses menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan desa berjalan
sesuai kebutuhan masyarakat. Melalui Program Desa Cantik, desa didorong tidak
hanya menjadi objek pendataan, tetapi mampu mengelola dan memanfaatkan data
secara mandiri.
Baca Lainnya :
- Bupati Nanda Indira Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk Masyarakat Desa Sidodadi0
- Wabup Pesawaran Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H DKM Al-Muttaqin0
- Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Tahap VII, Perkuat Akses Pertanian Sampai ke Desa0
- Pemprov Lampung Pastikan Kesiapsiagaan Destana Hadapi Dampak Erupsi GAK0
- Panen Raya Lumbung Pangan Baznas Pesawaran Dorong Zakat Produktif dan Kemandirian Petani0
“Harapan saya melalui program ini, kita ingin
mengubah paradigma agar desa tidak lagi hanya menjadi objek pendataan, tetapi
menjadi subjek yang mandiri dalam mengelola datanya sendiri,” ujar Bupati
Nanda.
Menurutnya, data yang telah tersedia perlu
dimanfaatkan sebagai instrumen untuk mendorong kemajuan dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam menentukan sasaran program dan bantuan
pemerintah secara lebih tepat.
Karena itu, Bupati berharap Program Desa Cantik
dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya literasi statistik dan
pengelolaan data semakin kuat di tingkat desa.
“Tanpa data yang baik, arah kebijakan kita
untuk masa depan desa akan sulit ditentukan secara tepat. Karena itu, saya
berharap program Desa Cantik ini terus berjalan secara berkesinambungan,”
katanya.
Dalam pelaksanaannya, Desa Sidodadi melakukan
berbagai pembenahan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, mulai dari
pemutakhiran data kependudukan, pendataan UMKM, penguatan website desa sebagai
sarana diseminasi informasi, hingga penyusunan publikasi statistik dan
infografis yang informatif serta mudah dipahami masyarakat.
Penguatan pengelolaan data tersebut didukung
oleh tiga Agen Statistik Desa Sidodadi, yakni Rizky Edy Suwarno, S.Kom.,
Isbuntaran, dan Chicilia Rahmawati Putri. Mereka berperan dalam mendukung
proses pengelolaan data sekaligus meningkatkan literasi statistik di lingkungan
desa.
Sejumlah produk statistik juga telah dihasilkan
melalui Program Desa Cantik, di antaranya Buku Monografi Desa Sidodadi
Tahun 2026, Desa Sidodadi Dalam Angka 2026, Publikasi Potensi UMKM Desa
Sidodadi 2026, Ragam Data Desa Sidodadi 2024–2026, serta Buku Infografis Desa
Sidodadi Tahun 2026.
Selain menghasilkan publikasi, Desa Sidodadi
juga telah mengembangkan portal digital yang menyediakan berbagai informasi,
mulai dari data kependudukan dan ketenagakerjaan, katalog UMKM, potensi wisata,
hingga layanan administrasi desa. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya
menjadikan data lebih mudah diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Yang tidak kalah penting, data yang dihasilkan
melalui Program Desa Cantik mulai dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam
penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.
Pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa program Desa Cantik tidak berhenti pada
kegiatan pendataan dan publikasi, tetapi telah mulai memberikan kontribusi
nyata terhadap proses perencanaan pembangunan desa.
Bupati Nanda juga menyampaikan apresiasi kepada
seluruh aparatur Desa Sidodadi dan para Agen Statistik Desa yang telah
berkomitmen dalam menyukseskan Program Desa Cantik.
“Terima kasih kepada seluruh aparatur Desa
Sidodadi dan para agen statistik desa atas komitmen, peran aktif, dan dedikasi
dalam menyukseskan program Desa Cantik ini. Dampingi warga kita dan jaga
kualitas data desa ini dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Masuknya Desa Sidodadi dalam 15 besar nasional
menjadi hasil dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran, BPS Kabupaten
Pesawaran, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat. Capaian
tersebut sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat budaya pengambilan
kebijakan berbasis data di Kabupaten Pesawaran.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa, S.STP., M.I.P.; Plt.
Kepala Dinas Kominfotiksan M. Ardhiansyah Putra Agung, S.E., M.M.; Kepala BPS
Kabupaten Pesawaran Gunawan Catur Prasetyo; Camat Teluk Pandan Salpani; serta
Kepala Desa Sidodadi Tunggal Saputro. [MFH/Diskominfotiksan Pesawaran]











3.jpg)