- Gubernur Dorong Fatayat NU Lampung Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas SDM
- Wabup Pesawaran Hadiri Diskusi Publik Rembuk Pemuda Lampung
- Gas Amal Ojek Manol, Simbol Kearifan Lokal dan Semangat Gotong Royong Masyarakat
- PMI Lampung Timur Asah Keterampilan PMR Lewat Lomba Tandu Darurat
- Pemkab Lamtim Perkuat Kolaborasi Mitigasi Konflik Gajah
- Wali Kota Metro Buka Musyawarah Daerah VI LDII
- Pemkot dan DPRD Metro Teken KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp 29,9 Miliar
- Bupati Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Bupati Parosil Dorong Lampung Barat Naik Kelas dari Penghasil ke Pengolah Kopi
- Pemkab Serahkan Bantuan Seragam dan Buku Gratis Kepada 688 Pelajar Kebun Tebu
Bupati Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Minta Peratin Data Ulang Warga yang Terhapus dari PBI

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat,
Parosil Mabsus meminta para peratin (Kepala Desa) untuk melakukan pendataan
ulang warga yang terhapus dari kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Permintaan itu disampaikan Bupati Lampung
Barat, Parosil Parosil saat menghadiri pengajian peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah, Pekon Muara Jaya II, Kecamatan Kebun Tebu,
Minggu (13/9/2026).
Bupati Lampung Barat mengatakan, banyak keluhan
warga yang sebelumnya masuk desil 1, 2 dan 3, namun kini tidak lagi tercover
BPJS PBI dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil Dorong Lampung Barat Naik Kelas dari Penghasil ke Pengolah Kopi0
- Pemkab Serahkan Bantuan Seragam dan Buku Gratis Kepada 688 Pelajar Kebun Tebu 0
- Ribuan Peserta Ikuti KONI Fun Run HUT Lambar, Dua Motor jadi Rebutan Warga0
- Bantuan 766 Seragam Gratis Pemkab Lambar Hapus Jurang Kaya Miskin di Sekincau0
- Gaji PPPK Paruh Waktu Lambar Naik Oktober 2026, Terendah Rp750 Ribu0
“Pak Peratin. Tolong nanti didata ya, mana
masyarakat yang masuk desil satu, dua, dan tiga, tapi terhapus dari pada dana
PBI sehingga tidak memiliki BPJS. Agar dibantu oleh Dinas Sosial,” kata
Parosil.
Parosil menegaskan, pendataan ini penting agar
warga yang kurang mampu tidak kehilangan akses terhadap pelayanan kesehatan.
“Supaya jangan terjadi hal yang tidak kita
inginkan. Masyarakat kita mau berobat tapi tidak mendapatkan pelayanan
kesehatan,” ujarnya.
Selain soal BPJS, Parosil juga mengajak
masyarakat menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan. Ia menilai
pengajian harus memberi makna dan manfaat, bukan sekadar seremoni.
“Kita awali dari rumah tangga kita sendiri
terlebih dahulu, bagaimana kita menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga,”
katanya.
Sementaraketua pelaksana kegiatan Masudi
mengatakan, kegiatan ini sebagai Ihtiyar untuk menjadikan Rasulullah sebagai
suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak seluruh jamaah
yang hadir untuk mendengarkan, dan mengikuti pengajian tersebut dengan khidmat.
[MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)