- Gubernur Dorong Fatayat NU Lampung Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas SDM
- Wabup Pesawaran Hadiri Diskusi Publik Rembuk Pemuda Lampung
- Gas Amal Ojek Manol, Simbol Kearifan Lokal dan Semangat Gotong Royong Masyarakat
- PMI Lampung Timur Asah Keterampilan PMR Lewat Lomba Tandu Darurat
- Pemkab Lamtim Perkuat Kolaborasi Mitigasi Konflik Gajah
- Wali Kota Metro Buka Musyawarah Daerah VI LDII
- Pemkot dan DPRD Metro Teken KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp 29,9 Miliar
- Bupati Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Bupati Parosil Dorong Lampung Barat Naik Kelas dari Penghasil ke Pengolah Kopi
- Pemkab Serahkan Bantuan Seragam dan Buku Gratis Kepada 688 Pelajar Kebun Tebu
Gubernur Mirza Apresiasi Siger Run 2026, Perkuat Literasi Ekonomi dan Transformasi Digital

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal menghadiri Siger Run 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung di Lampung City Mall, Minggu
(13/09/2026).
Siger Run 2026 menjadi puncak dari rangkaian
Siger Fest 2026, kegiatan tersebut memadukan olahraga, edukasi ekonomi dan
keuangan digital, serta pemberdayaan UMKM.
Gubernur Mirza mengapresiasi Bank Indonesia
Provinsi Lampung yang menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mendorong
masyarakat untuk hidup sehat, tetapi juga membawa pesan penting mengenai
literasi ekonomi dan transformasi digital.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dukung Pameran Kayu Ara0
- DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Berwawasan Lingkungan dan Raih Adiwiyata 2026-20300
- GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan0
- Hujan Perdana Setelah Kemarau, Bandar Lampung Diselimuti Kesejukan0
- Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi hingga Tingkatkan Kesejahteraan Petani0
"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung,
saya mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kantor Perwakilan Bank
Indonesia Provinsi Lampung yang telah banyak menghadirkan sebuah kegiatan yang
tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga selalu membawa pesan penting
tentang pentingnya literasi ekonomi dan transformasi digital," ujar
Gubernur Mirza.
Menurutnya, Siger Run tidak sekadar menjadi
ajang untuk mencapai garis finis, tetapi juga menjadi momentum mengajak
masyarakat bergerak bersama menuju Lampung yang lebih adaptif, sehat, melek
digital, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi telah
mengubah pola masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi dan transaksi. Jika
sebelumnya berbagai transaksi harus dilakukan menggunakan uang tunai dan
mendatangi bank, kini masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas ekonomi
secara lebih mudah melalui layanan digital.
Namun, Gubernur menekankan bahwa transformasi
digital tidak cukup hanya dengan menyediakan teknologi. Literasi masyarakat
mengenai penggunaan teknologi secara aman dan bijak juga menjadi bagian penting
yang harus diperkuat.
"Transformasi digital tidak cukup hanya
dengan menyediakan teknologi. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh
masyarakat memahami bagaimana menggunakan dan memperoleh manfaat dari teknologi
tersebut secara aman dan bijak," tegasnya.
Menurut Gubernur, rangkaian Siger Fest menjadi
salah satu bentuk edukasi digital yang dikemas secara lebih dekat dengan
masyarakat. Edukasi mengenai transaksi digital disampaikan melalui kegiatan
yang sehat, adaptif, dan menyenangkan sehingga lebih mudah diterima oleh
berbagai kelompok masyarakat.
Ia menilai kegiatan tersebut sekaligus
mencerminkan kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Lampung,
dunia usaha, industri sistem pembayaran, komunitas, dan masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen
mendukung percepatan digitalisasi daerah, termasuk dalam pengembangan ekosistem
pembayaran digital, peningkatan literasi masyarakat, penguatan UMKM, serta
perluasan akses ekonomi yang lebih inklusif," ujarnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa digitalisasi
harus dapat dirasakan secara merata, tidak hanya oleh masyarakat di perkotaan,
tetapi juga pelaku UMKM dan masyarakat di kabupaten, kecamatan, hingga desa.
"Teknologi bukanlah tujuan. Teknologi
adalah alat untuk membuka kesempatan yang lebih luas dalam mempercepat
pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang
manfaatnya harus dapat dirasakan oleh masyarakat," kata Gubernur.
Selain mendorong literasi digital, Gubernur
mengajak peserta Siger Run menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk
membangun kebiasaan hidup sehat.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Lampung Bimo Epyanto mengatakan Siger Run 2026 merupakan puncak
rangkaian Siger Fest 2026 yang mengajak masyarakat memperluas semangat
bertransaksi secara bijak dan siap menghadapi digitalisasi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh
peserta yang telah mengikuti kategori lari 5K dan 10K serta seluruh pihak yang
mendukung pelaksanaan kegiatan.
Bimo mengatakan, semangat menyelesaikan jarak
5K dan 10K diharapkan dapat menjadi gambaran semangat masyarakat Lampung untuk
terus bergerak menuju ekosistem ekonomi digital.
"Digitalisasi bukan sekadar soal fasih
menggunakan teknologi keuangan, tetapi juga bijak bertransaksi dengan aman dan
terlindungi di tengah perkembangan ekonomi dan keuangan digital," katanya.
Berdasarkan data Bank Indonesia, hingga Juli
2026 jumlah merchant yang telah mengadopsi QRIS di Provinsi Lampung mencapai
916.000 merchant. Nilai transaksi QRIS tercatat mencapai Rp2,36 triliun dengan
volume transaksi sebanyak 26,4 juta transaksi.
Bimo mengatakan capaian tersebut menjadi modal
penting untuk terus memperluas manfaat digitalisasi kepada masyarakat Lampung.
"Kita perlu terus menjaga dan memperluas
capaian tersebut agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan semakin mudah dan
semakin banyak masyarakat yang menikmatinya," ujarnya.
Bimo menambahkan, rangkaian Siger Fest 2026
telah melibatkan sekitar 10.000 pengunjung. Sementara pada pelaksanaan Siger
Run, jumlah peserta mencapai lebih dari 2.500 orang, dengan catatan terakhir
sekitar 3.000 peserta.
Rangkaian kegiatan juga melibatkan pelaku UMKM
melalui festival kuliner yang menghadirkan 50 UMKM. Festival tersebut
dikunjungi sekitar 6.000 orang dengan nilai transaksi yang telah mencapai lebih
dari Rp300 juta.
"Ini tentu menjadi capaian yang
membanggakan dan tidak terlepas dari sinergi seluruh mitra yang telah mendukung
terselenggaranya rangkaian Siger Fest 2026," kata Bimo.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam
rangkaian Siger Fest 2026 adalah implementasi Smart BRT ITERA menggunakan QRIS
Tap berbasis teknologi Near Field Communication (NFC).
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat
menggunakan perangkat yang mendukung teknologi NFC untuk melakukan pembayaran
transportasi secara digital. Untuk tahap awal, layanan Smart BRT ITERA tersebut
melayani rute Kampus ITERA hingga Mall Boemi Kedaton.
Selain itu, Siger Fest juga menghadirkan
festival kuliner, berbagai perlombaan, serta edukasi mengenai pemanfaatan
teknologi digital dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Bimo menyampaikan, rangkaian Siger Fest 2026
merupakan bagian dari Lampung Begawi 2026 yang akan dilaksanakan pada 18–20
September 2026.
Siger Run 2026 semakin semarak dengan
penampilan Project Pop yang sukses menghibur dan mendapat sambutan antusias
dari seluruh peserta. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










3.jpg)