- Buka Turnamen Domino ORADO, Bupati Sebut Bukan Lagi Sekadar Permainan Warung Kopi
- Parosil Soroti Lemahnya Bahasa Daerah dan Titipan Juri di LCT Lampung Barat
- Bupati Radityo Egi Pratama Buka Muskab VIII KADIN Lamsel
- HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial
- Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Wisata Kuliner sebagai Potensi UMKM
- HUT ke-81 PMI, Azwar Hadi Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Gerakan Kemanusiaan
- Festival Literasi Kota Metro 2026 Perkuat Budaya Literasi Masyarakat
- Plt Bupati Pimpin Apel Bulanan di Lapangan Merdeka Gunung Sugih
- Plt Bupati Dorong Generasi Muda Perkuat Jiwa Kemanusiaan Melalui Jumbara V PMI
- Tim Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektare Karhutla Ngaras
HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung tidak
hanya berperan dalam pelayanan donor darah dan kesehatan, tetapi juga membangun
budaya kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana
di tengah masyarakat.
Menurut Gubernur, semangat gotong royong dan
tolong-menolong yang menjadi nilai dasar PMI perlu ditularkan kepada seluruh
masyarakat Lampung agar kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat
menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
"Ke depan bagaimana budaya mitigasi
bencana ini harus dibantu oleh PMI. Bukan hanya melatih, tetapi menjadikan
sifat siap siaga menjadi budaya seluruh masyarakat di Provinsi Lampung,"
ujar Gubernur Mirza saat menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI di
Golden Bistro, Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).
Baca Lainnya :
- Gubernur Dorong Lampung Makin Humanis dalam Pelayanan dan Sigap Hadapi Bencana0
- Ketua Dekranasda Dukung Lampung Fashion Tendance Jadi Penggerak Industri Kreatif0
- Pemprov Lampung Satukan Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial0
- Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green0
- RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Mirza Dorong Penataan HGU dan Kawasan Hutan di Lampung0
Kegiatan berupa bakti sosial dan donor darah
dalam rangka HUT ke-81 PMI Tahun 2026 yang melibatkan Pemerintah Provinsi
Lampung, PMI Lampung, Bank Mandiri, PT Asia Makmur, serta berbagai unsur
masyarakat dan relawan.
Gubernur mengatakan, peran PMI memiliki cakupan
yang lebih luas daripada sekadar kegiatan donor darah. Menurut Gubernur, PMI
memiliki mandat kemanusiaan yang berkaitan dengan perlindungan masyarakat
ketika menghadapi perang, bencana, kekeringan, hingga persoalan kemanusiaan
lainnya.
"PMI ini tumpah darah. Jadi tugasnya PMI
ini kalau perang ya ada PMI. Tentara yang nembak, terluka PMI. Bencana PMI.
Kekeringan PMI. Kelaparan PMI," kata Gubernur.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung
berharap PMI semakin memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalitas
pelayanan, memperbanyak relawan, dan memperluas manfaat pengabdiannya kepada
masyarakat.
Gubernur menilai semangat kemanusiaan tidak
boleh hanya dimiliki pengurus maupun anggota PMI. Nilai gotong royong,
kepedulian, tolong-menolong, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu
dibangun menjadi budaya bersama.
"Enggak perlu nunggu PMI lagi, karena
masyarakatnya ke depan mereka sudah punya semangat PMI," ujarnya.
Menurut Gubernur, kebutuhan membangun budaya
kesiapsiagaan semakin penting karena Lampung berada di kawasan yang memiliki
potensi bencana. Ia meminta masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, memiliki
kesadaran untuk selalu siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Selain mitigasi bencana, Gubernur juga
menekankan pentingnya kepedulian sosial ketika masyarakat menghadapi
kekeringan, kelaparan, wabah penyakit, maupun dampak abu vulkanik. Pengalaman
penanganan pandemi Covid-19, menurut Gubernur, menunjukkan pentingnya
solidaritas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga
mengajak masyarakat terus menggelorakan budaya donor darah. Ia menyebut donor
darah sebagai bentuk nyata kepedulian yang dapat memberikan harapan dan
membantu menyelamatkan kehidupan orang lain.
"Donor darah ini harus terus digelorakan.
Jadi donor darah bisa jadi budaya di Lampung," kata Gubernur.
Gubernur mengaitkan penguatan nilai kemanusiaan
dengan upaya membangun sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Menurut
Gubernur kemajuan daerah tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi,
pembangunan fisik, atau peningkatan aktivitas perdagangan.
Ia menilai pembangunan juga harus menghasilkan
masyarakat yang memiliki kepedulian, semangat gotong royong, dan kemauan untuk
membantu sesama. Karena itu, PMI diminta ikut berperan dalam menanamkan nilai
tersebut, terutama kepada generasi muda.
"Kemajuan sebuah daerah bukan hanya diukur
dari seberapa tinggi bangunannya, tapi juga seberapa besar kepedulian
warganya," ujar Gubernur. Ia berharap Lampung tidak hanya maju secara
ekonomi, tetapi juga memiliki kehidupan sosial yang kuat, kompak, saling peduli,
dan siap siaga.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Lampung
Purnama Wulansari Mirza mengatakan, rangkaian HUT ke-81 PMI dirancang tidak
sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut diarahkan untuk
memperkuat kepedulian, kemanusiaan, partisipasi masyarakat, serta kolaborasi
dengan berbagai pihak.
Sejumlah kegiatan telah dilakukan PMI Lampung,
di antaranya distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. Sebanyak
445.400 liter air telah disalurkan kepada 57.031 penerima manfaat yang tersebar
di 71 titik di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Pringsewu.
PMI Lampung juga mendistribusikan 30.000 masker
sebagai respons terhadap dampak abu vulkanik erupsi Gunung Krakatau. Bantuan
tersebut disalurkan di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan
Pringsewu.
Untuk kegiatan donor darah, PMI menggandeng
pengemudi ojek daring. Hingga saat kegiatan berlangsung, terdapat 1.550 calon
pendonor yang telah terdaftar, dengan pelaksanaan donor darah berlangsung
selama tiga hari, 16-18 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Mandiri
memberikan bantuan dana Rp200.000 kepada pendonor yang berhasil mendonorkan
darahnya. Sementara itu, PT Asia Makmur turut memberikan dukungan berupa
kebutuhan pokok bagi para pendonor.
Rangkaian pelayanan sosial juga mencakup
pemeriksaan kesehatan gratis pada 17-18 September 2026. Pemeriksaan tersebut
dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan dan menyasar masyarakat, termasuk
pengemudi transportasi daring.
Selain itu, PMI Lampung menyalurkan 75 unit
kursi roda secara gratis kepada penyandang disabilitas dan lanjut usia yang
membutuhkan. Bantuan tersebut didistribusikan ke 15 kabupaten/kota di Provinsi
Lampung dengan dukungan donasi dari PT Asia Makmur.
PMI juga menyiapkan program yang menyasar
generasi muda, seperti Lomba Tandu Darurat, Lomba Reels Edukasi Kemanusiaan,
serta PMI Goes to School. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan
keterampilan kesiapsiagaan, memperkenalkan nilai-nilai kepalangmerahan, serta
menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini.
Di akhir acara, Ketua PMI Provinsi Lampung
Purnama Wulansari Mirza melakukan pemotongan tumpeng sebagai bagian dari
peringatan HUT ke-81 PMI. Potongan tumpeng pertama kemudian diberikan kepada
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai simbol kebersamaan dan dukungan
terhadap gerakan kemanusiaan di Provinsi Lampung.
Bagi Pemerintah Provinsi
Lampung, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat
kolaborasi pemerintah, PMI, dunia usaha, relawan, dan masyarakat dalam
menghadapi persoalan sosial serta kebencanaan. Dengan semakin kuatnya budaya
gotong royong dan kesiapsiagaan, manfaat pelayanan kemanusiaan diharapkan tidak
berhenti pada momentum HUT PMI, tetapi terus dirasakan masyarakat Lampung
secara berkelanjutan. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










3.jpg)