- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader
Audiensi ke Kemendagri, Bupati Ela Dorong Lampung Timur Masuk Prioritas Program WEFSRID

JAKARTA, MFH,-- Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur dalam mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan terus diperkuat.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, melakukan kunjungan kerja sekaligus
audiensi strategis dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) di Jakarta, Selasa
(9/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ela Siti Nuryamah secara
khusus membahas implementasi program Water Energy Food Security for Regional
Integrated Development (WEFSRID) atau Keamanan Air, Energi, dan Pangan untuk
Pembangunan Daerah Terpadu.
Bupati didampingi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Lampung
Timur Verzanita serta Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Primadiartha Ramadheni.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Siti Nuryamah Dorong Desa Penyangga Way Kambas jadi Pusat Ekonomi Berkelanjutan0
- DWP Pesawaran Bekali Anggota Keterampilan Membuat Kombucha dan Kerajinan Beludru0
- Pelantikan Lima Ibunda Guru Kabupaten, Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan0
- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 20260
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga0
Audiensi berlangsung produktif dan mendapat respons
positif dari jajaran Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan membuka peluang agar Lampung Timur dapat
masuk sebagai salah satu calon lokus prioritas pelaksanaan program WEFSRID.
Bupati Ela Siti Nuryamah menjelaskan bahwa Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur berkomitmen memperkuat pembangunan daerah melalui
pendekatan yang terintegrasi antara sektor sumber daya air, energi, ketahanan
pangan, serta pembangunan infrastruktur wilayah yang berkelanjutan.
“Pendekatan WEFSRID sangat relevan dengan kebutuhan
pembangunan Lampung Timur. Melalui integrasi sektor air, energi, dan pangan,
kita berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan
kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, audiensi tersebut bertujuan untuk melakukan
koordinasi dan konsultasi terkait sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah
berbasis WEFSRID, penguatan program prioritas infrastruktur daerah, serta
pembahasan dukungan perencanaan dan integrasi program pembangunan yang menjadi
kewenangan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga berharap adanya
dukungan dari pemerintah pusat dalam memperkuat perencanaan pembangunan lintas
sektor sehingga mampu menciptakan pembangunan yang lebih efektif, terukur, dan
berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui langkah strategis ini, Lampung Timur menunjukkan
keseriusannya dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam
dan ketahanan wilayah di masa depan.
Apabila Lampung Timur resmi ditetapkan sebagai lokus
prioritas WEFSRID, hal tersebut akan menjadi peluang besar bagi daerah untuk
memperoleh dukungan program terintegrasi yang mampu mempercepat pembangunan
infrastruktur, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan pengelolaan
sumber daya air dan energi secara berkelanjutan. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)