- Pemprov Lampung Dorong Kebangkitan Pertanian Mesuji Melalui Teknologi dan Inovasi
- Jalan Rawa Jitu - Umbul Mesir Dibangun, Distribusi Hasil Pertanian Semakin Lancar
- Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah
- Pemprov Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Lamsel
- Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan
- Bupati Tanggamus Tegaskan Nol Toleransi untuk Korupsi
- Sang Anak yang Lahir dari Reruntuhan Ayah: Kisah Panjang Gunung Anak Krakatau
- Buka Tanjungkarang Youth Day 2026, Purnama Wulan Sari Dorong Anak Muda jadi Agen Perubahan
- Ketua TP PKK Pesisir Barat Hadiri Rakerda TP PKK Provinsi Lampung
- BPOM Bandar Lampung Koordinasi dengan Pemkab Lambar, Bahas Keamanan Pangan dan UMKM
Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan

TULANG BAWANG, MFH,-- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan kunjungan
kerja dalam rangka meninjau pemanfaatan Bantuan Mesin Pengering (Bed Dryer)
Tahun Anggaran 2025 di Kampung Wono Agung, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Rabu
(24/6/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan program hilirisasi pertanian
berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan petani.
Melalui bantuan bed dryer berkapasitas 20 ton ini,
total produksi pengeringan gabah di wilayah tersebut diproyeksikan mampu
mencapai 850 ton. Teknologi ini diharapkan menjadi solusi konkret atas
persoalan yang dihadapi oleh sekitar 350.000 kepala keluarga petani padi di
Provinsi Lampung, khususnya terkait anjloknya harga gabah akibat keterbatasan
alat pengering saat panen raya.
"Semua petani ada empat masalah dulu. Yang
pertama, kalau panen semuanya nyari dryer, bener enggak? Karena dryer-nya
terbatas, harganya jatuh," ujar Gubernur Mirza saat menanggapi langsung
keluhan warga.
Baca Lainnya :
- Polres Laksanakan Pengamanan Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Tubaba0
- Pemprov Lampung Tekankan Peran Strategis Lulusan Tarbiyah di Era Perubahan0
- Wagub Jihan Nurlela Pimpin Ground Breaking Pembangunan Ruas Jalan Gedung Aji – Umbul Mesir 0
- Musrenbang RKPD 2027 Tekankan Sinergi dan Aksi Nyata Perkuat Ekonomi Desa di Tubaba0
- Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Bawa Harapan Baru bagi Petani dan Warga 0
Gubernur memaparkan bahwa selama ini petani di Tulang
Bawang harus menanggung biaya logistik ganda karena terpaksa membawa gabah
basah mereka ke Lampung Selatan untuk dikeringkan sebelum dibawa kembali ke
Tulang Bawang. Dengan adanya bed dryer lokal, petani kini dapat memanfaatkan
jasa upah giling berkisar Rp300/kg untuk mengonversi Gabah Kering Panen (GKP)
menjadi Gabah Kering Giling (GKG). Hal ini meningkatkan nilai jual gabah secara
signifikan dari kisaran Rp6.500 - Rp7.000/kg (basah) menjadi Rp8.500/kg
(kering).
Selain hilirisasi, Pemerintah Provinsi Lampung juga
mengupayakan peningkatan produktivitas lahan melalui pendistribusian program
stimulus Pupuk Hayati Cair secara gratis. Program ini sukses meningkatkan hasil
panen dari 5 ton menjadi 7 ton per hektar pada beberapa wilayah uji coba
seperti Kabupaten Mesuji.
"Ini saya akan bagikan ke seluruh desa yang ada
di seluruh Provinsi Lampung. Gratis buat petani. Satu fasilitas pupuk hayati
cair itu bisa buat 800 hektar," tegas Gubernur yang langsung disambut
antusias oleh para petani.
Gubernur selanjutnya meminta Bupati Tulang Bawang
untuk segera mendorong para pelaku usaha tani lokal agar meluncurkan produk
beras dengan merek dagang khas Tulang Bawang guna memperkuat identitas
komoditas daerah di pasar nasional.
Di samping sektor pertanian, kunjungan kerja ini juga
menjaring aspirasi masyarakat mengenai infrastruktur. Merespons keluhan warga
terkait kerusakan akses jalan sepanjang 57 kilometer di bawah kewenangan Balai
Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang telah terbengkalai selama 25 tahun, Gubernur
berjanji akan mengawal dan memperjuangkan perbaikannya melalui kolaborasi
lintas sektor pada sisa tahun anggaran 2026 ini.
"Harapan saya, jadi petani makmur, petani
sejahtera, dan petani berdaulat," pungkas Gubernur mengakhiri arahannya.
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)