- DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
- Dampak Erupsi Menurun, Sekolah Kembali Dibuka dan Penerbangan Mulai Normal
- Pemprov Lampung Pastikan Kesiapsiagaan Destana Hadapi Dampak Erupsi GAK
- Bupati Pringsewu Sampaikan Perubahan APBD 2O26
- Wabup Pringsewu Buka Pesta Siaga dan Lomba Tingkat Kwarran Ambarawa
- 694 Warga Pekon Pamenang Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah
- Pemkab Lamtim Sosialisasikan Dampak dan Penanganan Abu Vulkanik GAK
- Wabup Azwar Hadi Matangkan Persiapan Pencanangan Desa Tapis di Nibung
- Pemkot Metro Ikuti Rakor Penanganan Karhutla dengan Perusahaanan Pemegang HGU dan PBPH
- 290 Siswa Batu Brak Dapat Seragam Gratis di Tengah Produktivitas Kopi Menurun
Pemprov Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Lamsel

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi Lampung
mempercepat langkah intervensi penanggulangan Tuberkulosis (TBC) secara
multisektoral, salah satu upayanya adalah melalui kesiapan aplikasi
"Lampung Peduli TBC" yang kini memasuki tahap finalisasi di Dinas
Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung.
Sistem digital ini diperkuat dengan penambahan
variabel data guna mengoptimalkan pelacakan kasus serta menunjang program
perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bagi pasien TBC.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Lampung, Jihan
Nurlela, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan
Tuberkulosis (TP2TB) Kabupaten Lampung Selatan secara virtual dari Ruang Kerja
Wakil Gubernur, Rabu (24/06/2026).
Baca Lainnya :
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM0
- Pemprov Lampung Siapkan ASN Unggul Melalui PKA dan Latsar CPNS 20260
- Buntut Kesenjangan Upah, Buruh PT. Oasis Wood Industri Sampaikan Aspirasi di DPRD Lamsel0
- Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan0
- Anggota DPRD Lamsel Dorong Pemuda Aktif Kawal Kebijakan Daerah Lewat Forum Kreatif0
Wagub menyampaikan dan memastikan semua orang yang
terdiagnosis TBC tercatat dan terlaporkan dalam sistem informasi TBС.
Berdasarkan data Lampung Selatan merupakan kabupaten
penyumbang 11% dari total kasus TBC di Provinsi Lampung dan merupakan Kabupaten
Prioritas Penanggulangan TBC di Provinsi Lampung.
Merespon data tersebut, Wagub menginstruksikan Dinas
Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan untuk melakukan pelacakan dan asesmen
lapangan secara lebih progresif agar kuota bantuan dapat terserap maksimal.
Kondisi yang memerlukan perhatian mendalam berada pada
zona merah, di mana angka penemuan kasus baru atau notification rate baru
mencapai 11 persen dari target ideal sebesar 90 persen. Selain itu, capaian
pemberian Terapi.
Dalam rapat koordinasi TP2TB Lampung Selatan yang dipimpin Wakil Gubernur Jihan Nurlela,
ditekankan bahwa penurunan kasus TBC menjadi salah satu prioritas nasional
dengan target pengurangan 50% dalam lima tahun.
Langkah taktis selanjutnya yang harus diambil adalah
peningkatan penemuan kasus secara masif melalui skrining aktif berbasis wilayah
dengan memberdayakan organisasi komunitas serta meningkatkan jumlah kader
lokal.
Dinas Kesehatan Lampung Selatan juga diwajibkan
memperkuat kemitraan dengan Dokter Praktik Mandiri, klinik swasta, dan rumah
sakit swasta dalam pelaporan satu pintu, serta mengimplementasikan kegiatan
Pelaksanaan X-Ray Voucer yaitu merujuk Terduga TBC yang ditemukan untuk
pemeriksaan Rongsent di Klinik Syifa Kasih Medical Center (Pasar Tanjung
Bintang) secara gratis.
Melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan sistem
digital, serta dukungan program perumahan sehat, Pemerintah Provinsi Lampung
optimistis upaya percepatan penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif
sehingga target eliminasi TBC dapat tercapai sesuai agenda pembangunan
kesehatan nasional. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)