- H+6, Arus Balik Turun, Pergerakan Kendaraan Masih Fluktuatif
- Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera
- Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa
- Arus Mudik-Balik Lancar, Pemprov Apresiasi Kinerja Kepolisian, Menhub, dan Seluruh Stakeholder
- Bukti Komitmen Presiden Prabowo dan Gubernur Mirza Mewujudkan Kesejahteraan Hingga Tingkat Desa
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Penutupan Acara Kakiceran di Pekon Kuripan
- Pesta Sekura, Tradisi Penuh Makna Pererat Kebersamaan di Lampung Barat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Lihun Korban Kebakaran di Tugu Mulya
- Menteri Kehutanan RI Raja Juli Kunjungi Way Kambas
- Wakil Walikota Rafieq Halal Bihalal di Kediaman dr. Wahdi
Bukan Sekedar Bantuan, Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

KOTABUMI, MFH,-- Bupati Lampung
Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis M.Si., menyerahkan bantuan Alat dan Mesin
Pertanian (Alsintan) Tahun Anggaran 2025 di Halaman Dinas Tanaman Pangan dan
Holtikutura, Senin 12 Januari 2026.
Dalam kegiatan itu juga dihadiri
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Tomy Suciadi, serta jajaran
penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan. Bantuan tersebut meliputi traktor
roda dua, pompa air cultivator, hand sprayer hingga alat pendukung budidaya
hortikultura.
Dalam arahannya, Bupati menekankan
bahwa Alsintan bukan sekadar distribusi bantuan tetapi bagian dari strategi
peningkatan produktivitas pangan dan kesejahteraan petani.
Baca Lainnya :
- Bantuan Bupati Pulihkan Warga Terdampak Puting Beliung di Desa Papan Rejo0
- Pemkab Lampung Utara Perkuat Kepastian Hukum Daerah0
- DPC SPRI LU Lakukan Kunjungan ke Sekolah Kopi Lampung Barat0
- Pemkab Lampura Perkuat Program Puskesmas Mider melalui TJSL Ambulans0
- Rembuk Stunting Perkuat Komitmen Percepat Penurunan Stunting di Lampung Utara0
Untuk itu, Bupati meminta penyuluh
memastikan pemanfaatan Alsintan berjalan optimal melalui pendampingan di
lapangan serta pengelolaan kelompok tani secara transparan dan akuntabel.
Bupati juga menyoroti tantangan
pertanian ke depan seperti perubahan iklim, fluktuasi harga hingga regenerasi
petani. Penyuluh diminta berperan lebih aktif dalam literasi pertanian modern
khususnya dalam penggunaan teknologi prapanen, pascapanen serta manajemen usaha
tani.
Melalui program Alsintan Tahun
2025, Pemkab Lampung Utara menargetkan peningkatan indeks pertanaman, efisiensi
olah tanah dan percepatan tanam terutama di sentra padi, jagung dan
hortikultura. [MFH/Diskominfo Lampura]











3.jpg)