- Permintaan Kurban Meningkat, Penjualan Sapi Lampung Naik 40 Persen dan Domba 121 Persen
- Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti Serahkan Bibit Padi MSP ke Petani Palas
- Panen Raya Ikan dan Jagung DPP dan DPD PDI Perjuangan Lampung Komitmen Perkuat Pangan
- Ganti Rugi Jembatan Way Kandis Dinilai Sudah Sesuai Prosedur
- Polsek Limau Identifikasi Kebakaran Rumah di Pekon Ketapang
- Bupati Tanggamus Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi Tahun 2026
- Wabup Agus Suranto Sambut Bantuan Benih Padi Aspirasi DPR RI untuk Ribuan Petani Tanggamus
- Pemprov Lampung Matangkan Strategi Antisipasi El Nino untuk Jaga Produktivitas Pertanian
- Majelis Istiqosah Al Istiqomah Terima Bantuan Sapi Qurban dari Zulhas
- Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN
Permintaan Kurban Meningkat, Penjualan Sapi Lampung Naik 40 Persen dan Domba 121 Persen

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Provinsi Lampung kembali
menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung ternak nasional dengan
meningkatnya permintaan dan penjualan hewan kurban pada Tahun 2026.
Peningkatan signifikan terjadi pada komoditas
sapi dan domba yang menjadi penopang utama kebutuhan kurban di berbagai daerah
menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si, mengatakan tingginya permintaan hewan
kurban dari berbagai wilayah menjadi indikator kuat bahwa kualitas dan
ketersediaan ternak asal Lampung semakin dipercaya masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Matangkan Strategi Antisipasi El Nino untuk Jaga Produktivitas Pertanian0
- Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN0
- Momentum Idul Adha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian dan Kesejahteraan Masyarakat0
- Lampung Perkuat Hilirisasi dan Ketahanan Pangan Lewat Rakor Produksi Pangan 20260
- Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 20260
“Provinsi Lampung terus berkontribusi besar
dalam menyuplai ternak kurban ke berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini
menunjukkan bahwa sektor peternakan Lampung memiliki daya saing dan kapasitas
produksi yang baik,” ujar Lili Mawarti, Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan data sementara penjualan ternak
kurban antarprovinsi dan antarkabupaten/kota di Provinsi Lampung, penjualan
sapi pada tahun 2026 mencapai 60.429 ekor atau meningkat 40,15 persen dibanding
tahun 2025 yang tercatat sebanyak 43.116 ekor.
Sementara itu, penjualan kerbau meningkat dari
242 ekor pada tahun 2025 menjadi 337 ekor pada tahun 2026 atau naik sebesar
39,25 persen.
Peningkatan tertinggi terjadi pada komoditas
domba. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.764 ekor, sedangkan tahun 2026
meningkat menjadi 3.912 ekor atau naik sekitar 121,76 persen.
Di sisi lain, ternak kambing mengalami sedikit
penurunan dari 143.335 ekor pada tahun 2025 menjadi 139.917 ekor pada tahun
2026 atau turun sebesar 2,38 persen.
Menurut Lili Mawarti, penurunan pada ternak
kambing dimungkinkan terjadi karena adanya pergeseran preferensi masyarakat
dalam pelaksanaan kurban.
“Penurunan kambing dapat disebabkan karena
sebagian masyarakat mulai beralih melakukan kurban menggunakan sapi, kerbau
maupun domba,” jelasnya.
Ia menambahkan, data tersebut diperoleh dari
data lalu lintas ternak antarprovinsi serta data Asosiasi Peternak dan
Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Wilayah Lampung.
Selain memenuhi kebutuhan ternak kurban di
dalam Provinsi Lampung, pengiriman hewan kurban asal Lampung juga dilakukan ke
berbagai daerah di Indonesia.
Untuk ternak sapi, distribusi dilakukan ke DKI
Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi,
Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.
Sedangkan pengiriman kambing dan domba
dilakukan ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau,
Sumatera Selatan, serta Kalimantan Tengah.
Lonjakan pasokan sapi dan domba tersebut
sejalan dengan meningkatnya kapasitas peternak, membaiknya sistem distribusi
dan lalu lintas ternak, serta pengawasan kesehatan hewan yang semakin ketat
menjelang Iduladha.
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas
Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama APPSI juga terus memperkuat kemitraan
antara peternak, pengepul, dan lembaga kurban nasional guna memastikan
kebutuhan hewan kurban terpenuhi secara optimal.
“Kami terus mendorong peternak menjaga kualitas
dan kesehatan ternak agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Dengan potensi
peternakan yang dimiliki, Lampung optimistis dapat terus menjadi salah satu
daerah penyangga utama kebutuhan ternak nasional,” pungkasnya.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi
Lampung juga mengimbau masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat, cukup
umur, dan telah melalui pemeriksaan petugas kesehatan hewan. Posko pemeriksaan
kesehatan hewan turut disiapkan di sejumlah titik keluar-masuk ternak guna
memastikan hewan kurban yang aman, sehat, dan sesuai syariat. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)