- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
Bupati dan Rektor Itera Bahas Hibah Lahan Serta Peluang Kerja Sama Strategis

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati
Lampung Barat menggelar pertemuan bersama Rektor Institut Teknologi Sumatera
(Itera) guna membahas perkembangan hibah lahan serta membuka peluang kerja sama
strategis antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan pihak perguruan
tinggi. Pertemuan tersebut berlangsung di rumah kediaman Bupati Lampung Barat
di Bandar Lampung, Selasa (06/01/2026).
Hadir dalam pertemuan ini Rektor
Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, Wakil Rektor Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan, Kepala LPPM Itera, para dekan fakultas, termasuk Dekan Fakultas
Teknologi Produksi dan Industri. Sementara dari Pemkab Lampung Barat, Bupati
didampingi oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati
Lampung Barat menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah penting untuk
memastikan proses hibah lahan berjalan dengan baik, tertib, dan memberi manfaat
bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bus Damri Resmi Masuk Lumbok Seminung0
- Bupati Parosil Mabsus Pimpin Rakor Awal Tahun0
- Apel Perdana Awal Tahun, Wakil Bupati Tekankan Disiplin dan Penguatan Komitmen ASN0
- Kemenag Lambar Gelar Upacara HAB ke-80 di Gedung Surian0
- Tinjau Pemandian Air Hangat, Bupati Lambar Berharap dapat Tingkatkan Ekonomi Masyarakat0
“Kami ingin memastikan seluruh
proses hibah lahan ini berjalan sesuai aturan, transparan, dan yang paling
penting tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Prinsipnya, semua harus
dilakukan secara damai dan melalui musyawarah,” ujar Bupati Lampung Barat.
Salah satu topik utama yang dibahas
adalah lahan seluas lebih dari 200 hektare yang dihibahkan oleh Universitas
Brawijaya Malang. Dari total lahan tersebut, sebanyak 87 hektare telah rampung
proses administrasinya di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
Kementerian Keuangan dan kini tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK)
hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sementara itu, sekitar 114 hektare
lahan lainnya akan kembali dilakukan survei dan verifikasi ulang, terutama
terkait kelengkapan dokumen dan status lahan. Langkah ini dinilai penting agar
ke depan tidak muncul persoalan hukum maupun sosial.
Menariknya, pihak Itera juga
menyatakan tidak berkeberatan apabila sebagian lahan tersebut dimanfaatkan oleh
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk pendirian Sekolah Rakyat. Bupati
Lampung Barat menyambut baik hal tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi sikap
terbuka dari pihak Itera. Ini menjadi peluang besar bagi Lampung Barat untuk
meningkatkan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,”
kata Bupati.
Dalam waktu dekat, Rektor Itera
beserta jajaran juga direncanakan akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi
lahan sekaligus menggelar audiensi dengan masyarakat setempat. Kunjungan ini
bertujuan untuk membangun komunikasi yang harmonis serta memastikan seluruh
proses dapat diterima oleh masyarakat.
Selain membahas persoalan lahan, pertemuan
ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang lainnya.
Bupati Lampung Barat berharap jumlah mahasiswa Itera yang melaksanakan Kuliah
Kerja Nyata (KKN) tematik di Lampung Barat dapat ditambah.
“Kami berharap ke depan mahasiswa
KKN dari Itera bisa lebih banyak lagi hadir di Lampung Barat, membantu
masyarakat, sekaligus menggali potensi daerah yang kami miliki,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Pemkab Lampung Barat
juga menawarkan kerja sama pengelolaan gedung untuk kampus lapangan di Padang
Dalom, pengembangan teknologi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, serta
kolaborasi riset dan inovasi guna mendukung pembangunan daerah.
“Pertemuan ini diharapkan menjadi
awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah
daerah,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)