- Setelah 11 Tahun Menanti, Pemprov Kebut Pembangunan Ruas Jalan Wates–Metro
- Data Kependudukan Tidak Sesuai Domisili, Dinas Capil Lamsel Ajak Masyarakat Cepat Perbaiki
- Bangunan Megah KDMP Lamsel di Tengah Persawahan dan Perkebunan jadi Sorotan Warga
- Agar Tidak Bergantung Bansos, Kemensos Kucurkan Modal Usaha 5 juta Bagi KPM PKH Mandiri
- Polres Tanggamus Fasilitasi Akad Nikah Tahanan Kasus Narkoba
- Gubernur Pastikan Perbaikan Jalan Gunung Sugih–Kota Gajah Berkualitas dan Tepat Sasaran
- Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuk Tahap Pandangan Umum Fraksi - Fraksi DPRD
- Gubernur Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Dalam Rangka Peringatan HUT ke-19 Pesawaran
- Wakil Bupati Azwar Hadi Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-81 RI
- Kiluan Tanggamus Color Run 2026 Mulai Dimatangkan
Bupati Ela: Tak Boleh Ada Warga Kelaparan
3.300 Paket Bantuan Pangan Disalurkan di Lampung Timur

SUKADANA, MFH,-- Komitmen pemerintah untuk
memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan
kembali ditegaskan di Kabupaten Lampung Timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Timur bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyalurkan Bantuan
Pangan Program Intervensi Kerawanan Pangan kepada masyarakat Desa Pakuan Aji,
Kecamatan Sukadana, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur
Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional Sri Nuryanti, Tenaga Ahli
Anggota Komisi IV DPR RI Marina Aristi, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan,
Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung atau yang mewakili, Pimpinan
PT Pos Indonesia Cabang Lampung atau yang mewakili, Asisten Bidang Administrasi
Umum Setdakab Lampung Timur, Inspektur Kabupaten Lampung Timur, jajaran kepala
OPD, Forkopimcam Sukadana, kepala desa, BPD, LPM, serta masyarakat penerima
manfaat.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
mengatakan, bantuan pangan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam
melindungi masyarakat dari ancaman kerawanan pangan, sekaligus memastikan
setiap keluarga memiliki akses terhadap pangan bergizi.
Baca Lainnya :
- Wapres Gibran dan Wagub Jihan Pantau Pembangunan Jembatan Way Bungur0
- Wapres Gibran Serap Aspirasi Petani Singkong Lampung Timur0
- Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Way Bungur0
- Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Lamtim Dukung Program PAKSI Masuk Sekolah0
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Jalin Kolaborasi Strategis dengan Kementerian UMKM RI0
"Program ini menjadi bukti bahwa
pemerintah terus hadir untuk masyarakat. Selain Program Makan Bergizi Gratis
yang terus berjalan, hari ini Badan Pangan Nasional kembali menyalurkan bantuan
pangan agar masyarakat tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup," ujar Ela.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan berupa
uang tunai, melainkan paket pangan yang secara langsung dapat memenuhi
kebutuhan gizi keluarga. Langkah tersebut dinilai penting, terutama dalam
mengantisipasi dampak musim kemarau maupun potensi El Nino yang dapat
memengaruhi ketahanan pangan masyarakat.
Ela juga mengajak masyarakat menjaga semangat
gotong royong dan saling peduli terhadap sesama. Ia meminta warga memastikan
data kependudukan dan kesejahteraan selalu diperbarui melalui Sistem Informasi
Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), sehingga penyaluran bantuan
pemerintah dapat berlangsung lebih tepat sasaran.
"Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar
bermanfaat, meringankan beban masyarakat, dan menjadi penyemangat bagi keluarga
untuk terus menjaga kesehatan dan kesejahteraan," katanya.
Sementara itu, Direktur Pengendalian Kerawanan
Pangan Badan Pangan Nasional, Sri Nuryanti, menjelaskan bahwa Program
Intervensi Kerawanan Pangan menyasar masyarakat yang mengalami kekurangan
asupan energi harian minimum atau Prevalence of Undernourishment (PoU).
Penetapan penerima manfaat mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
(DTSEN) Tahun 2026 dengan prioritas masyarakat Desil 1 atau kategori miskin
ekstrem di wilayah prioritas penanganan kemiskinan nasional.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan
implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi
pengentasan kemiskinan ekstrem, khususnya melalui pengurangan beban pengeluaran
pangan masyarakat.
Secara nasional, pada tahun 2026 pemerintah
mengalokasikan 11.500 paket bantuan pangan untuk 11.500 kepala keluarga di dua
dari delapan provinsi prioritas. Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah
penerima, dengan Kabupaten Lampung Timur memperoleh alokasi terbesar, yakni
3.300 paket untuk 3.300 kepala keluarga yang tersebar di 11 desa. Sementara
Kabupaten Pringsewu menerima 2.200 paket untuk 2.200 kepala keluarga.
Setiap paket bantuan senilai Rp300 ribu berisi
dua tray telur ayam Grade A dengan berat minimal 65 gram per butir atau sekitar
20 butir telur, serta minyak goreng yang telah diperkaya vitamin A. Selain
komoditas pangan, nilai bantuan juga mencakup biaya pengemasan, tas, dan
distribusi.
Sri Nuryanti menilai penyaluran bantuan pada
Juli 2026 sangat tepat karena bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.
"Kami berharap bantuan ini dapat
mengurangi beban pengeluaran keluarga sehingga orang tua dapat lebih fokus
memenuhi kebutuhan pendidikan anak, tanpa mengabaikan pemenuhan gizi
keluarga," ujarnya.
Sebagai simbol dimulainya penyaluran, Bupati
Ela bersama jajaran Badan Pangan Nasional menyerahkan paket bantuan secara
langsung kepada sejumlah warga penerima manfaat. Wajah penuh syukur para
penerima menjadi gambaran bahwa bantuan tersebut bukan sekadar paket pangan,
tetapi juga harapan agar setiap keluarga dapat menjalani kehidupan yang lebih
sehat, kuat, dan sejahtera. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)