Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Lamtim Dukung Program PAKSI Masuk Sekolah

By redaksi 14 Jul 2026, 15:02:04 WIB Pendidikan
Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Lamtim Dukung Program PAKSI Masuk Sekolah

WAY JEPARA, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya antikorupsi sejak usia dini melalui kegiatan Program Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) Masuk Sekolah yang digelar di SMP Negeri 1 Way Jepara. Selasa (14/07/2026).

Mewakili Wakil Bupati Lampung Timur, Asisten III Bidang Administrasi Umum Agusrina Syaka menyampaikan bahwa korupsi bukan semata persoalan hukum, tetapi juga menyangkut moral, integritas, dan karakter seseorang. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari pendidikan melalui pembentukan karakter generasi muda.

"Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral, integritas, dan karakter. Pencegahan korupsi tidak cukup dilakukan melalui penegakan hukum semata, melainkan harus dimulai dari pendidikan dan pembentukan karakter," ujar Agusrina.

Baca Lainnya :

Ia menegaskan, sekolah menjadi tempat yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, keberanian, kerja keras, kesederhanaan, kemandirian, dan keadilan kepada para pelajar. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang berintegritas.

Kepada para siswa, Agusrina mengajak agar senantiasa menjaga kejujuran dalam setiap tindakan, menghormati guru dan orang tua, disiplin dalam belajar, serta membiasakan diri melakukan hal yang benar meskipun tidak ada yang mengawasi.

"Kalian adalah generasi penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan. Integritas dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Saya berharap melalui Program PAKSI Masuk Sekolah ini akan lahir generasi Lampung Timur yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta berani menolak segala bentuk perilaku koruptif," pesannya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus membangun budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Agusrina juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tenaga pendidik, orang tua, dan peserta didik untuk bersama-sama menjadi teladan dalam membangun budaya jujur dan berintegritas demi mewujudkan Lampung Timur yang maju, sejahtera, dan bebas dari praktik korupsi.

Sementara itu, perwakilan Forum Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pendidikan antikorupsi harus ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari karakter setiap anak. Menurutnya, membangun budaya antikorupsi tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan melalui proses pembiasaan yang melibatkan sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

"Anak-anak perlu dibekali pemahaman bahwa korupsi tidak selalu berbentuk penyalahgunaan uang negara. Perilaku tidak jujur, menyontek, berbohong, hingga mengambil hak orang lain merupakan bibit-bibit perilaku koruptif yang harus dicegah sejak dini. Karena itu, Program PAKSI hadir untuk menanamkan nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian agar kelak lahir generasi yang mampu menjadi pelopor budaya antikorupsi di tengah masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai nilai-nilai antikorupsi serta pentingnya membangun karakter berintegritas di lingkungan sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Lampung Timur Agusrina Syaka, perwakilan Forum Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) Provinsi Lampung, Inspektur Kabupaten Lampung Timur Tarmizi, Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Lampung Timur Tri Wibowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur Gunandi, Forkopimcam Way Jepara, Kepala SMP Negeri 1 Way Jepara beserta dewan guru, serta para peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. [MFH/Komdigi Lampung Timur]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment