- Kemendagri Dorong Lima Inovasi Pelayanan Samsat untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
- Forum Penataan Ruang Bahas Finalisasi RTRW Pesisir Barat
- Polsek Kota Agung dan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Amankan Pelaku Pengeroyokan
- Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Lamtim Dukung Program PAKSI Masuk Sekolah
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Jalin Kolaborasi Strategis dengan Kementerian UMKM RI
- Wali Kota Metro Paparkan Langkah Benahi TPAS dan Tingkatkan PAD
- Bupati Parosil Perkuat Sinergi dengan Kanwil Kemenkum Lampung
- Pemkab Sambut Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Lumbok Seminung
- Tiga Ranperda Strategis Resmi Disetujui, Ini Langkah Besar Bupati Dedi Irawan untuk Pesisir Barat
- Pemprov Lampung Siapkan Pemimpin Birokrasi Adaptif Lewat PKN Tingkat II Angkatan XXIV
Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Lamtim Dukung Program PAKSI Masuk Sekolah

WAY JEPARA, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya antikorupsi sejak
usia dini melalui kegiatan Program Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) Masuk Sekolah
yang digelar di SMP Negeri 1 Way Jepara. Selasa (14/07/2026).
Mewakili Wakil Bupati Lampung Timur, Asisten
III Bidang Administrasi Umum Agusrina Syaka menyampaikan bahwa korupsi bukan
semata persoalan hukum, tetapi juga menyangkut moral, integritas, dan karakter
seseorang. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari pendidikan melalui
pembentukan karakter generasi muda.
"Korupsi bukan hanya persoalan hukum,
tetapi juga persoalan moral, integritas, dan karakter. Pencegahan korupsi tidak
cukup dilakukan melalui penegakan hukum semata, melainkan harus dimulai dari
pendidikan dan pembentukan karakter," ujar Agusrina.
Baca Lainnya :
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Jalin Kolaborasi Strategis dengan Kementerian UMKM RI0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Ajak Generasi Muda Jaga Budaya di Tengah Arus Digital0
- Bupati Lamtim Tinjau Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Muara Gading Mas0
- Wagub Jihan bersama Bupati Ela Siti Nuryamah Datangi Rumah Calon Siswi Sekolah Rakyat0
- Bupati Ela Siti Nuryamh Tinjau Irigasi Way Kawat yang Rusak0
Ia menegaskan, sekolah menjadi tempat yang
sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung
jawab, kepedulian, keberanian, kerja keras, kesederhanaan, kemandirian, dan
keadilan kepada para pelajar. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama
dalam membentuk pribadi yang berintegritas.
Kepada para siswa, Agusrina mengajak agar
senantiasa menjaga kejujuran dalam setiap tindakan, menghormati guru dan orang
tua, disiplin dalam belajar, serta membiasakan diri melakukan hal yang benar
meskipun tidak ada yang mengawasi.
"Kalian adalah generasi penerus bangsa dan
calon pemimpin masa depan. Integritas dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil
yang dilakukan secara konsisten. Saya berharap melalui Program PAKSI Masuk
Sekolah ini akan lahir generasi Lampung Timur yang cerdas, berkarakter,
berintegritas, serta berani menolak segala bentuk perilaku koruptif,"
pesannya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang
bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan
akuntabel, sekaligus membangun budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan
maupun masyarakat.
Agusrina juga mengajak seluruh elemen
masyarakat, tenaga pendidik, orang tua, dan peserta didik untuk bersama-sama
menjadi teladan dalam membangun budaya jujur dan berintegritas demi mewujudkan
Lampung Timur yang maju, sejahtera, dan bebas dari praktik korupsi.
Sementara itu, perwakilan Forum Penyuluh Anti
Korupsi (PAKSI) Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pendidikan antikorupsi
harus ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari karakter setiap anak.
Menurutnya, membangun budaya antikorupsi tidak dapat dilakukan secara instan,
melainkan melalui proses pembiasaan yang melibatkan sekolah, keluarga, dan
lingkungan masyarakat.
"Anak-anak perlu dibekali pemahaman bahwa
korupsi tidak selalu berbentuk penyalahgunaan uang negara. Perilaku tidak
jujur, menyontek, berbohong, hingga mengambil hak orang lain merupakan
bibit-bibit perilaku koruptif yang harus dicegah sejak dini. Karena itu,
Program PAKSI hadir untuk menanamkan nilai integritas, kejujuran, tanggung
jawab, dan keberanian agar kelak lahir generasi yang mampu menjadi pelopor
budaya antikorupsi di tengah masyarakat," ungkapnya.
Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dengan
penyampaian materi mengenai nilai-nilai antikorupsi serta pentingnya membangun
karakter berintegritas di lingkungan sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III
Bidang Administrasi Umum Kabupaten Lampung Timur Agusrina Syaka, perwakilan
Forum Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) Provinsi Lampung, Inspektur Kabupaten
Lampung Timur Tarmizi, Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan
Daerah Kabupaten Lampung Timur Tri Wibowo, Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur Gunandi, Forkopimcam Way Jepara, Kepala SMP
Negeri 1 Way Jepara beserta dewan guru, serta para peserta didik yang mengikuti
kegiatan dengan penuh antusias. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)