- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
- Bunda PAUD Provinsi Lampung Ajak IGTKI-PGRI Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Emas Lampung
- Gubernur Mirza Dorong Guru TK Perkuat Komunikasi Bangun Mental Anak
- Pemprov Lampung Perkuat Transparansi Pengadaan Melalui Digitalisasi dan E-Katalog
- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf
- Peletakan Batu Pertama Jembatan Armco, Harapan Baru Masyarakat Trimurjo dan Bumiratu Nuban
- Plt. Bupati Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh Rama Dewa
Gubernur Mirza Dorong Guru TK Perkuat Komunikasi Bangun Mental Anak

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal membuka acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan
Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Lampung, yang digelar di
Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Kamis (18/6/2026).
Acara yang mengusung tema "76
Tahun IGTKI-PGRI: Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas
sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun" ini dihadiri oleh Bunda PAUD
Provinsi Lampung, Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, serta 2300 guru TK dari
seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal
memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru TK atas pengorbanan,
kesabaran, dan kasih sayang yang dicurahkan dalam mendampingi tumbuh kembang
anak-anak di Lampung. Menurut Gubernur, guru TK memegang peranan yang sangat
istimewa karena menjadi pendidik pertama di luar lingkungan keluarga yang
meletakkan dasar karakter pada anak.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Transparansi Pengadaan Melalui Digitalisasi dan E-Katalog0
- Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat0
- Lampung Matangkan Penyesuaian Batas Wilayah, Siapkan Pusat Pemerintahan Masa Depan0
- Bandar Lampung Dinilai jadi Wajah Kemajuan Lampung0
- Lampung Siap jadi Pionir Nasional Pengelolaan Sampah Terintegrasi dan Energi Bersih0
Gubernur menggarisbawahi adanya
pergeseran tantangan yang signifikan bagi para pendidik anak usia dini saat ini
dibandingkan dengan dekade sebelumnya, terutama dipicu oleh penetrasi gawai dan
internet yang masif pada anak.
"Fungsi guru TK hari ini bukan
hanya mengajarkan, tetapi juga meluruskan apa saja yang anak-anak tahu dari
layar monitor. Jadi bukan hanya mengajarkan sesuatu yang baru, tapi hari ini
sudah dalam hal meluruskan," tegas Rahmat Mirzani Djausal.
Ia selanjutnya menekankan bahwa
nilai-nilai dasar kemanusiaan seperti keberanian, rasa percaya diri, empati,
dan kesabaran tidak akan pernah bisa dilahirkan oleh teknologi atau internet.
Nilai-nilai tersebut hanya dapat ditanamkan secara efektif melalui interaksi sosial
yang nyata dan hangat di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, Gubernur mendorong
IGTKI bersama PGRI untuk terus fokus pada peningkatan kualitas serta kompetensi
komunikasi para guru. Kemampuan komunikasi yang baik dinilai menjadi modal
utama bagi guru untuk memicu rasa ingin tahu dan membangun mentalitas positif
anak sejak usia dini.
Menutup arahannya, Gubernur
mengingatkan bahwa keberhasilan menyongsong visi Indonesia Emas 2045 sangat
bergantung pada kualitas fondasi SDM yang dibangun sejak bangku Taman
Kanak-Kanak. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memberikan
perhatian besar terhadap kesejahteraan dan ruang berkembang bagi para guru
sebagai ujung tombak pendidikan.
"Keberhasilan pendidikan pada
jenjang berikutnya sangat ditentukan oleh kualitas fondasi yang dibangun sejak
awal. Bagaimana kita menancapkan fondasi kualitas dari SDM-SDM kita dari dini,
inilah anak-anak TK," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI
Eka Putri Handayani, menegaskan peran vital pendidikan anak usia dini dalam
membentuk kesiapan akademik generasi bangsa sebelum memasuki Sekolah Dasar
(SD). Menurutnya, program Wajib Belajar 13 Tahun secara ideal harus dimulai
sejak bangku Taman Kanak-Kanak.
"Tentu tema ini mengandung
makna yang sangat strategis. Kita menyadari bahwa untuk mewujudkan wajib
belajar 13 tahun yang idealnya dimulai dari Taman Kanak-Kanak, tentu diperlukan
peran pendidik TK sebagai fondasi awal pendidikan nasional," ujar Eka.
Eka menambahkan bahwa penguatan
kualitas pendidikan anak tidak boleh mengesampingkan faktor internal para
pengajarnya. Mutu pembelajaran yang kreatif dan optimal dinilai linier dengan
tingkat ketenteraman hidup para tenaga pendidik.
"Kita juga harus menyadari
bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru TK.
Guru yang sejahtera tentu akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik
generasi bangsa," tambahnya.
Menutup sambutannya, Ketua Umum PP
IGTKI melayangkan harapan besar kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dapat
terus memberikan intervensi kebijakan yang memihak pada guru-guru TK, terkhusus
pada aspek finansial peningkatan mutu profesi.
"Bapak Ibu Gubernur, kami
titip guru-guru TK Provinsi Lampung. Mudah-mudahan ada anggaran-anggaran yang
bisa diberikan untuk peningkatan kompetensi guru TK dan juga untuk
kesejahteraan guru TK," harap Eka. [MFH/Dinas Kominfotilk Provinsi Lampung]










3.jpg)