- Bupati Tanggamus Tegaskan Nol Toleransi untuk Korupsi
- Sang Anak yang Lahir dari Reruntuhan Ayah: Kisah Panjang Gunung Anak Krakatau
- Buka Tanjungkarang Youth Day 2026, Purnama Wulan Sari Dorong Anak Muda jadi Agen Perubahan
- Ketua TP PKK Pesisir Barat Hadiri Rakerda TP PKK Provinsi Lampung
- BPOM Bandar Lampung Koordinasi dengan Pemkab Lambar, Bahas Keamanan Pangan dan UMKM
- Kabupaten Lampung Barat jadi Lokasi KKN UGM 2026
- Plt Ketua TP PKK Lamteng Hadiri Rakerda TP PKK Provinsi Lampung Tahun 2026
- Hari Bhayangkara ke-80, Wali Kota Metro dan Polres Metro Kenang Jasa Pahlawan
- Iringmulyo Metro Siap Juara Lomba Kelurahan Lampung 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Resmikan TPST Rantau Jaya Udik
Kabupaten Lampung Barat jadi Lokasi KKN UGM 2026
Bupati Parosil Tekankan Potensi Daerah dan Kedaulatan Pangan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat kembali menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada
Universitas Gadjah Mada Tahun 2026.
Kegiatan ini resmi disambut langsung oleh
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin di
Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Rabu (24/6/2026).
Acara penyambutan ini juga dihadiri oleh
jajaran perangkat daerah, asisten, camat, perangkat pekon, serta dosen
pembimbing lapangan Dr. Wagiman, S.TP., M.Si.
Baca Lainnya :
- Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Iman untuk Wujudkan Indonesia Emas dan Lambar Bermartabat0
- Perjuangkan Revitalisasi Sekolah di Lambar, Bupati Parosil Temui Dirjen Paud Dikdasmen RI0
- 224 Warga Baru PSHT di Lampung Barat Disahkan, Wabup Mad Hasnurin Beri Ucapan Selamat0
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan0
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP0
Tahun ini, KKN-PPM UGM mengusung tema besar
“Kedaulatan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan”.
Tema ini dinilai sangat relevan dengan kondisi
dan potensi Kabupaten Lampung Barat yang dikenal memiliki sektor pertanian,
perkebunan kopi, serta kekayaan alam yang masih terjaga.
Program KKN ini akan berlangsung selama dua
bulan, mulai 22 Juni hingga 8 Agustus 2026, dengan tiga tahapan utama yaitu
observasi dan pemetaan, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, serta
evaluasi dan pendampingan berkelanjutan.
Sebanyak 30 mahasiswa dari berbagai fakultas di
UGM akan ditempatkan di dua pekon, yaitu Pekon Sukamaju dan Pekon Lombok,
Kecamatan Lumbok Seminung.
Para mahasiswa ini diharapkan mampu membantu
pengembangan masyarakat melalui pendekatan lintas ilmu, mulai dari pertanian,
teknologi, ekonomi, sosial, hingga kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat Parosil
Mabsus menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Lampung Barat sebagai lokasi
KKN UGM.
Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa UGM
merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan daerah
melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Bupati juga memaparkan potensi besar Lampung
Barat, mulai dari sektor pertanian, perkebunan kopi, hingga wisata alam seperti
Danau Ranau, pasar tematik, dan Kebun Raya Liwa.
“Lampung Barat memiliki potensi alam yang luar
biasa dan masyarakat yang masih kuat menjaga adat istiadat. Ini menjadi modal
penting untuk pembangunan berkelanjutan,” ujar Bupati.
Ia juga berharap mahasiswa KKN dapat terjun
langsung ke masyarakat, tidak hanya menjalankan kegiatan akademik, tetapi juga
menjadi mitra dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Manfaatkan ilmu dan teknologi untuk membantu
kelompok tani, UMKM, dan pemuda desa. Kita ingin Lampung Barat semakin mandiri
dan sejahtera,” tambahnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah
siap mendukung penuh pelaksanaan KKN, baik dari segi fasilitas, keamanan, maupun
pendampingan di lapangan.
Sementara itu, Dosen pembimbing lapangan, Dr.
Wagiman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang
kembali menerima mahasiswa KKN UGM, yang tercatat sudah kelima kalinya.
Menurutnya, Lampung Barat merupakan daerah yang
memiliki daya tarik tersendiri bagi mahasiswa, sekaligus menjadi wilayah
strategis untuk pembelajaran langsung di masyarakat.
“Lampung Barat sangat potensial untuk digali.
Kami titip mahasiswa kami selama 50 hari ke depan untuk dibimbing dan
didampingi oleh pemerintah kecamatan dan pekon,” ujarnya.
Ia juga berharap pengalaman KKN ini dapat
memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi
generasi muda Lampung Barat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,
termasuk UGM. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)