- Mayat Pria Tanpa Identitas Berseragam EVERGREEN Ditemukan di Pantai Keramat Lamsel
- Provinsi Lampung Mantapkan Langkah jadi Sentra Pengembangan Singkong Nasional
- Epos Perjuangan Radin Intan: Ketika Gunung Rajabasa Menjadi Benteng Terakhir
- Ketika Krakatau Membelah Laut: Dialog Antara Mitos dan Magma
- Aksi Nyata HUT ke-25 Demokrat di Lamsel: Gelar Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Batu Rame
- Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan
- Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan
- Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan
- Bupati Pringsewu Hadiri Rakor Optimalisasi Kerjasama Pemda
- Audiensi Dengan Menko Pangan, Bupati Pringsewu Kenalkan Produk Hilirisasi Mocaf
Kemenag dan Pemkab Luncurkan Gerakan Lampung Selatan Bertadarus
Target 5.000 Khatam Al-Qur\\\\

KALIANDA, MFH, - Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan berkolaborasi dengan Pemerintah
Kabupaten Lampung Selatan meluncurkan gerakan “Lampung Selatan Bertadarus”
dengan target 5.000 kali khatam Al-Qur’an selama Ramadan 1447 Hijriah. Program
tersebut resmi diluncurkan pada Senin (23/2/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Lampung Selatan, H. Ahmad Rifai, mengatakan gerakan ini bertujuan
meningkatkan kecintaan aparatur dan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus
memperkuat nilai spiritual dalam budaya kerja pemerintahan.
“Program ini kami hadirkan untuk
membangun lingkungan birokrasi yang religius, berkarakter, dan menjadikan
Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Ahmad
Rifai saat peluncuran.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lamsel Perkuat Desa Anti Korupsi 2026, 17 Kecamatan Teken Pakta Integritas0
- Pemkab Lampung Selatan Teken Kerja Sama dengan Dua Kampus Kebidanan0
- Polda Bersama Bapanas RI dan Stakeholder Laksanakan Sidak Saber Pangan di RPH Terbesar Lampung0
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni0
- Kawanara 1.335 Hektare Candipuro Diproyeksikan jadi Pusat Pertanian Modern0
Gerakan ini tidak hanya menyasar
aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga melibatkan guru, santri, tokoh agama,
hingga masyarakat umum.
Target 5.000 khatam diharapkan
tercapai melalui partisipasi kolektif dari berbagai elemen, mulai dari kantor
pemerintahan, masjid, sekolah, hingga lingkungan keluarga.
Sementara itu, mewakili Bupati
Lampung Selatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Firmansyah menilai gerakan
tersebut sebagai langkah strategis dan visioner dalam membangun budaya literasi
Qur’ani di daerah.
Menurutnya, pembangunan daerah
tidak semata berbicara tentang infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan,
melainkan juga pembangunan manusia yang berakar pada akhlak, nilai, dan
keimanan.
“Daerah yang maju tidak hanya
diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi dari kualitas moral warganya. Karena
itu, pembangunan manusia harus dimulai dari penguatan karakter dan
spiritualitas,” kata Firmansyah.
Ia mengajak seluruh elemen
masyarakat menjadikan tadarus sebagai gerakan berkelanjutan, bukan hanya
program seremonial selama Ramadan.
“Dari kantor pemerintahan hingga
ruang keluarga, dari masjid hingga sekolah, mari kita hidupkan tradisi membaca,
memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Jika Al-Qur’an kita muliakan, insyaallah
Allah akan memuliakan daerah ini dan membimbing langkah pembangunan kita,”
ujarnya.
Melalui gerakan “Lampung Selatan
Bertadarus”, pemerintah daerah bersama Kemenag berharap Ramadan 1447 Hijriah
menjadi momentum penguatan spiritual sekaligus fondasi pembangunan karakter
masyarakat Lampung Selatan secara berkelanjutan. [MFH/Diskominfo Lamsel]











3.jpg)