- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur
Kementrian Sosial Dorong Sekolah Rakyat di Kota Metro

JAKARTA, MFH,-- Pemerintah Kota
Metro melakukan audiensi dan koordinasi dengan Kementerian Sosial Republik
Indonesia (Kemensos RI) terkait penjajakan rencana pengembangan program Sekolah
Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga
prasejahtera.
Pertemuan yang berlangsung di
Kantor Kemensos RI, Jakarta, tersebut menjadi forum diskusi awal guna
menyelaraskan rencana daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, Senin
(26/01/2026).
Wali Kota Metro, Bambang Iman
Santoso, menyatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu instrumen utama dalam
pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Metro Hadiri Pelantikan Pengurus WLC Korwil Metro Periode 2025–20280
- Wali Kota Metro Hadiri Muktamad ke-1 Tingkat Pesantren se-Lampung0
- Wali Kota Metro Buka FKP RKPD 2027, Fokus Penguatan Modal Manusia dan Sosial0
- Wali Kota Metro, Resmikan Layanan Ambulance, Jemput Sakit - Pulang Sehat 0
- Muskot PMI Kota Metro 2026 Resmi Digelar0
“Melalui program dari Bapak
Presiden ini merupakan solusi komprehensif bagi anak-anak keluarga
prasejahtera, Ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun sumber
daya manusia sekaligus memutus siklus kemiskinan secara sistematis,” ujar
Bambang.
Menurutnya, Pemkot Metro masih
dalam tahap koordinasi dan kajian, termasuk mempelajari aspek administratif,
teknis, serta ketersediaan sarana pendukung sebelum melangkah lebih lanjut.
Dikesempatan ini Kementerian Sosial
Republik Indonesia menyambut baik inisiatif tersebut dan memberikan arahan
terkait sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi pemerintah daerah.
Menteri Sosial Republik Indonesia,
Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat memerlukan
dukungan lahan milik pemerintah daerah, kelengkapan administrasi, serta
verifikasi teknis guna memastikan kesiapan lokasi dan infrastruktur.
“Persyaratan ini penting agar
pelaksanaan program dapat berjalan tertib, terencana, dan memberikan manfaat
optimal bagi masyarakat. Dimana persyaratan tersebut menjadi dasar agar
pemerintah pusat dapat menindaklanjuti dukungan anggaran maupun bantuan
fasilitas pendidikan dan sosial secara menyeluruh,” jelas Saifullah.
Program Sekolah Rakyat yang di
gadang langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dirancang
untuk memberikan manfaat langsung kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Salah satunya dengan penghapusan biaya pendidikan, fasilitas asrama dan makan,
serta program pembinaan karakter dan keterampilan, diharapkan angka putus
sekolah yang kerap disebabkan oleh tekanan ekonomi dapat turun signifikan.
Selain itu, akses terhadap
pendidikan yang berkualitas ditargetkan mampu mencetak generasi produktif dan
mandiri sehingga kualitas sumber daya manusia daerah meningkat dan potensi
pekerja anak berkurang drastis.
Ini menjadi bagian dari komitmen
Kota Metro untuk terus menekan angka kemiskinan dan memajukan kesejahteraan
masyarakat melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
[MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)