- Langit Berdarah di Atas Eropa: Ketika Krakatau Mencuri Panas Bumi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Rakor Pembangunan Daerah Provinsi Lampung 2026
- Pekan Kebudayaan Daerah Perkuat Pelestarian Seni dan Identitas Lampung Utara
- Pemkab Lampung Tengah Terima Sertifikat Hak Pakai Aset dari ATR/BPN
- Pemkab Lamteng Matangkan Persiapan Pelantikan 14 Kepala Kampung Antar Waktu
- Hari Kedua Festival UMKM dan Nobar Piala Dunia Lamtim Diserbu Ribuan Warga, UMKM Kebanjiran Pembeli
- Ketua TP PKK Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Posyandu
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengukuhan Arlin Agus Saputra sebagai Raja Setia Muda di Bangkunat
- Bupati Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP Dua Kali Berturut-turut
- Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Iman untuk Wujudkan Indonesia Emas dan Lambar Bermartabat
Ketua TP PKK Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Posyandu

PESAWARAN, MFH,-- Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina
Posyandu Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M. mengajak masyarakat
untuk memanfaatkan Posyandu sebagai wadah layanan terpadu yang tidak hanya
berfokus pada kesehatan, tetapi juga menjadi sarana penyelesaian berbagai
persoalan sosial melalui penerapan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri
kegiatan Sosialisasi 6 SPM bagi masyarakat Desa Batu Raja yang dirangkaikan
dengan pembinaan, sosialisasi, dan koordinasi Program PKK Kecamatan Punduh
Pedada, Senin (22/6/2026).
Dalam sosialisasinya, Cindy menjelaskan bahwa
transformasi Posyandu saat ini membawa peran yang lebih luas. Posyandu tidak
lagi hanya identik dengan layanan kesehatan ibu dan anak, melainkan menjadi
ruang pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar,
yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan
ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.
Baca Lainnya :
- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan0
- DWP Pesawaran Bekali Anggota Keterampilan Membuat Kombucha dan Kerajinan Beludru0
- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam0
- BPS Pesawaran Beri Pelatihan 486 Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 20260
- Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran0
Melalui Posyandu masyarakat dapat menyampaikan
berbagai kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi untuk kemudian
ditindaklanjuti oleh instansi terkait sesuai bidang pelayanan masing-masing.
Selain itu, Posyandu juga saat ini menjadi
tempat masyarakat untuk curhat mengenai berbagai layanan dasar yang dibutuhkan.
Tidak hanya untuk memeriksakan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang konsultasi
dan penyampaian aspirasi masyarakat terkait pendidikan, perumahan, sosial,
hingga perlindungan masyarakat.
"Karena itu, kami mengajak masyarakat
untuk memanfaatkan Posyandu secara optimal dan kader PKK dapat turut membantu
menyosialisasikan layanan ini kepada warga,” ujar Cindy.
Melalui penerapan 6 SPM tersebut, masyarakat
dapat memperoleh berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis,
layanan pendidikan anak usia dini, bantuan penyediaan jamban dan air bersih,
program perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan sosial bagi masyarakat kurang
mampu, hingga pendampingan terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga,
perundungan (bullying), dan pelecehan seksual.
Pada kesempatan yang sama juga turut diserahkan
bantuan kepada balita berisiko stunting sebagai bentuk dukungan terhadap upaya
percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak di
Kabupaten Pesawaran.
Usai kegiatan sosialisasi 6 SPM, acara
dilanjutkan dengan pembinaan, sosialisasi, dan koordinasi Program PKK Kecamatan
Punduh Pedada. Dalam arahannya, Cindy mengingatkan pentingnya peran kader PKK
dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK sekaligus menjadi mitra
pemerintah dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi
masyarakat.
“Kader PKK harus hadir di tengah masyarakat,
peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, serta menjadi penghubung informasi
antara pemerintah dan masyarakat. Peran ini sangat penting agar program-program
yang telah disiapkan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” katanya.
Selain membahas implementasi program PKK, Cindy
juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan
kesehatan reproduksi sebagai salah satu langkah strategis dalam pencegahan
stunting.
Ia menyampaikan bahwa keluarga merupakan
fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena
itu, pemahaman tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, pemenuhan
gizi, serta pola pengasuhan anak perlu menjadi perhatian sejak dini.
“Pencegahan stunting tidak hanya dimulai saat
anak lahir, tetapi bahkan sejak perencanaan keluarga. Ketika orang tua memiliki
pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi, gizi, dan pola asuh, maka
peluang melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas akan semakin besar,”
ungkapnya.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat juga
dibekali pemahaman mengenai penyebab, ciri-ciri, serta dampak jangka panjang
stunting terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa
depan. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang
mendukung tumbuh kembang anak melalui pola hidup sehat dan kepedulian terhadap
kesehatan keluarga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan
Perangkat Daerah terkait, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran yang juga
Sekretaris TP PKK Kabupaten Pesawaran Maisuri, S.E., M.M., Camat Punduh
Pedada, Ketua TP PKK Kecamatan Punduh Pedada beserta jajaran pengurus dan kader
PKK setempat. [MFH/Dikominfotiksan Pesawaran]











3.jpg)