- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
- Bunda PAUD Provinsi Lampung Ajak IGTKI-PGRI Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Emas Lampung
- Gubernur Mirza Dorong Guru TK Perkuat Komunikasi Bangun Mental Anak
- Pemprov Lampung Perkuat Transparansi Pengadaan Melalui Digitalisasi dan E-Katalog
- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf
- Peletakan Batu Pertama Jembatan Armco, Harapan Baru Masyarakat Trimurjo dan Bumiratu Nuban
- Plt. Bupati Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh Rama Dewa
Menko Pangan Zulhas: Produksi Beras Meningkat Lebih dari 13 Persen

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Menteri
Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa kinerja
sektor pangan nasional terus menunjukkan tren positif. Produksi beras meningkat
dari 30 juta ton menjadi 34,7 juta ton, naik lebih dari 13%.
Hal tersebut di sampaikan saat
penanaman jagung di Desa Pisang Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan,
Selasa (2/12/2025).
Menurutnya harga gabah
dan jagung juga mengalami perbaikan yang menguntungkan petani.
Baca Lainnya :
- Wakapolri dan Kapolda Lampung Dampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan Tanam Jagung di Lamsel0
- Kembangkan Kasus Dugaan Pengancaman Jurnalis, Polres Periksa Delapan Saksi0
- Jalan Desa Mulus Warga Bersama Pemdes Pulau Jaya Gelar Syukuran0
- STIT PALI Sumsel, Studi Tiru Pengelolaan Filantropi di PCNU dan LAZISNU Lamsel0
- Warga Legundi Laporkan Dugaan Penyerobotan Lahan dan Pemerasan0
"Produksi beras meningkat dari
30 juta ton menjadi 34,7 juta ton, naik lebih dari 13%, Oleh karena itu
pemerintah berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional di bidang tanaman
padi dan jagung," ucap dia
Menteri Koordinator (Menko) Bidang
Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), juga menyebut gotong royong menjadi kunci utama
keberhasilan Indonesia menjaga stabilitas pangan, termasuk lewat kolaborasi
lintas sektor yang melibatkan Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi
Pratama, serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Menurutnya, keberhasilan pangan
tidak dapat dicapai tanpa sinergi antarlembaga. Ia mengapresiasi kontribusi
semua pihak yang terlibat, termasuk Polri yang kini aktif berperan dalam
program swasembada pangan.
“Harga gabah sekarang minimal
Rp6.500 per kilogram, jagung minimal Rp5.500 per kilogram. Stok beras di Bulog
mencapai 4,7 juta ton,” jelasnya.
Pemerintah, lanjutnya,
tengah merencanakan pembangunan gudang Bulog baru, Rice Milling Unit (RMU),
pabrik padi skala besar, serta pabrik pakan dan GPS (Grand Parent Stock) unggas
di Lampung untuk menunjang produksi pangan berbasis protein. [MFH/Sriw]











3.jpg)