- Sambang Duka Bhabinkamtibmas Polsek Talang Padang atas Meninggalnya Pengasuh PEMNU
- Peringati HTN, Lampung Perkuat Hilirisasi dan Perluasan Pasar Produk Petani
- Bupati Parosil Lepas 2000 Rider Peserta Adventure Trail Gas Lambar 1
- Lepas Kafilah MTQ Ke-53 Lampung, Wakil Bupati Pesisir Barat Harapkan Prestasi Terbaik
- Polsek Kota Agung Identifikasi Peristiwa Kematian Pedagang Somay
- Polsek Pulau Panggung Bantu Truk Alami Kendala di Tanjakan Leter S
- Gubernur Mirza Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Doakan Kemajuan Lampung
- Gubernur Mirza Perkuat Penanganan Karhutla TNWK
- Pemkab Lampung Timur dan Kemenag Perkuat Sinergi
- Bupati Buka Verifikasi Lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya Lamtim
Menko Pangan Zulhas: Produksi Beras Meningkat Lebih dari 13 Persen

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Menteri
Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa kinerja
sektor pangan nasional terus menunjukkan tren positif. Produksi beras meningkat
dari 30 juta ton menjadi 34,7 juta ton, naik lebih dari 13%.
Hal tersebut di sampaikan saat
penanaman jagung di Desa Pisang Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan,
Selasa (2/12/2025).
Menurutnya harga gabah
dan jagung juga mengalami perbaikan yang menguntungkan petani.
Baca Lainnya :
- Wakapolri dan Kapolda Lampung Dampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan Tanam Jagung di Lamsel0
- Kembangkan Kasus Dugaan Pengancaman Jurnalis, Polres Periksa Delapan Saksi0
- Jalan Desa Mulus Warga Bersama Pemdes Pulau Jaya Gelar Syukuran0
- STIT PALI Sumsel, Studi Tiru Pengelolaan Filantropi di PCNU dan LAZISNU Lamsel0
- Warga Legundi Laporkan Dugaan Penyerobotan Lahan dan Pemerasan0
"Produksi beras meningkat dari
30 juta ton menjadi 34,7 juta ton, naik lebih dari 13%, Oleh karena itu
pemerintah berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional di bidang tanaman
padi dan jagung," ucap dia
Menteri Koordinator (Menko) Bidang
Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), juga menyebut gotong royong menjadi kunci utama
keberhasilan Indonesia menjaga stabilitas pangan, termasuk lewat kolaborasi
lintas sektor yang melibatkan Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi
Pratama, serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Menurutnya, keberhasilan pangan
tidak dapat dicapai tanpa sinergi antarlembaga. Ia mengapresiasi kontribusi
semua pihak yang terlibat, termasuk Polri yang kini aktif berperan dalam
program swasembada pangan.
“Harga gabah sekarang minimal
Rp6.500 per kilogram, jagung minimal Rp5.500 per kilogram. Stok beras di Bulog
mencapai 4,7 juta ton,” jelasnya.
Pemerintah, lanjutnya,
tengah merencanakan pembangunan gudang Bulog baru, Rice Milling Unit (RMU),
pabrik padi skala besar, serta pabrik pakan dan GPS (Grand Parent Stock) unggas
di Lampung untuk menunjang produksi pangan berbasis protein. [MFH/Sriw]











