- Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah
- Operasi Ketupat Krakatau 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Tekankan Sinergi dan Pelayanan Prima
- Hindari Gratifikasi, Bupati Lamsel Larang Pejabat Daerah Terima Hampers Lebaran
- Polsek Pugung Ungkap Kasus Penadahan HP Curian, Seorang Pemuda Diamankan
- Dorong Keseimbangan Petani dan Industri, Pemprov Bangun Ekosistem Singkong Berkelanjutan
- Peringati Nuzulul Quran, Kapolda: Jadikan Al-Quran Pedoman Transformasi Polri yang Profesional
- Wagub Jihan Buka Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 2027
- Polres Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Intimidasi Wartawan soal Gadis Ulu Belu Dibawa Kabur Pacar
- Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah
- Pengurus YMI Cabang Lamsel Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan untuk Yatim Piatu
Operasi Ketupat Krakatau 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Tekankan Sinergi dan Pelayanan Prima

LAMPUNG SELATAN, MFH, — Kapolres
Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H. menekankan pentingnya
pelayanan maksimal kepada masyarakat serta sinergi tanpa ego sektoral dalam
pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026
Masehi.
Hal tersebut disampaikan Kapolres
Lampung Selatan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026
yang digelar di Dermaga Pelabuhan PT SMA, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung
Selatan, Kamis (12/3/2026).
Dalam arahannya, Kapolres
menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan harus benar-benar menjalankan
tugas secara maksimal demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang
akan melaksanakan mudik Lebaran.
Baca Lainnya :
- Hindari Gratifikasi, Bupati Lamsel Larang Pejabat Daerah Terima Hampers Lebaran0
- Wagub Jihan Buka Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 20270
- Pengurus YMI Cabang Lamsel Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan untuk Yatim Piatu0
- Momentum Ramadan,Yuti Rama Yanti Perkuat Soliditas Kader Gerindra di Palas0
- Pemprov Lampung Dorong Zona Integritas, Masyarakat Dapat Layanan Lebih Transparan dan Akuntabel0
“Personel pengamanan agar
benar-benar melaksanakan tugas secara maksimal dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat. Tidak ada ego sektoral, karena kita semua bekerja bersama
untuk satu tujuan yaitu melayani masyarakat,” tegas AKBP Toni Kasmiri.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan
arus mudik dan arus balik Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri
semata, tetapi merupakan kerja bersama seluruh instansi terkait yang harus
dilaksanakan secara terpadu dan penuh tanggung jawab.
“Kegiatan Operasi Ketupat ini
adalah bentuk komitmen kita bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci agar pengamanan Idul Fitri dapat
berjalan dengan baik, tertib dan lancar,” lanjutnya.
Apel gelar pasukan tersebut
merupakan bagian dari persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M
yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga
menjadi sarana untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana dan
prasarana, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi lonjakan mobilitas
masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Apel gelar pasukan dihadiri oleh
Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, S.T., M.Pd., Pasi Ops Kodim
0421/LS Lettu Inf. Edi Alfian, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Afni
Carolina, S.H., M.H., Kasat Pol PP Kabupaten Lampung Selatan Maturidi Ismail, S.H.,
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Harrizon, S.E., M.M., Kepala Dinas PUPR Dr.
Hasbie Aska, S.T., Kepala Dinas Kesehatan Devi Arminanto, S.K.M., M.M., Kepala
Dinas Damkar M. Sefri Masdian, S.Sos., serta Kepala Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Kurnia Oktaviani, S.Sos., M.M.
Adapun peserta apel terdiri dari
personel Polres Lampung Selatan, Kodim 0421/LS, Dinas Perhubungan, Dinas
Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Basarnas, Damkar serta dari Kantor Kesehatan
Pelabuhan yang tergabung dalam pasukan pengamanan Operasi Ketupat Krakatau
2026.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres
Lampung Selatan juga membacakan amanat Kapolri yang menegaskan bahwa Operasi
Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan
melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri dan berbagai instansi terkait.
Untuk mendukung pengamanan di
wilayah Lampung Selatan, sebanyak 100 personel BKO dari Polda Lampung turut
diperbantukan serta didirikan 14 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di
sejumlah titik strategis.
Pengamanan juga difokuskan pada
berbagai objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat
perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara hingga objek wisata yang diprediksi
mengalami peningkatan kunjungan selama masa libur Lebaran.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat
Krakatau 2026 ini, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan
kelancaran lalu lintas selama masa mudik hingga arus balik Lebaran di wilayah
Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. [MFH/Jun]











3.jpg)