- Wagub Jihan Buka Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 2027
- Polres Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Intimidasi Wartawan soal Gadis Ulu Belu Dibawa Kabur Pacar
- Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah
- Pengurus YMI Cabang Lamsel Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan untuk Yatim Piatu
- Staf Ahli Heny Yulistiani Sidak Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Lebaran 2026
- Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026
- Pemkab dan Unsur Forkopimda Lampung Barat Matangkan Kesiapan Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Bupati Lampung Barat Serahkan Bantuan Pesta Sekura Cakak Buah, Minta Jaga Marwah Budaya Sekura
- Plt. Bupati I Komang Koheri Hadiri Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Lampung Tengah
- Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah Berbagi Takjil Bersama Organisasi Perempuan
Wagub Jihan Buka Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 2027

LAMPUNG
SELATAN, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka Forum Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027
Kabupaten Lampung Selatan, yang berlangsung di Aula Rimau Kantor
Bappeda Lampung Selatan, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan RKPD yang menjadi forum
strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan
pembangunan provinsi dan nasional, dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lamsel
Radityo Egi Pratama – Syaiful Anwar dan anggota Forkopimda Lamsel.
Dalam sambutannya, Wagub Jihan
menyampaikan bahwa Tahun 2027 merupakan tahun ketiga RPJMD yang berada pada
fase akselerasi pencapaian target pembangunan.
Baca Lainnya :
- Pengurus YMI Cabang Lamsel Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan untuk Yatim Piatu0
- Momentum Ramadan,Yuti Rama Yanti Perkuat Soliditas Kader Gerindra di Palas0
- Pemprov Lampung Dorong Zona Integritas, Masyarakat Dapat Layanan Lebih Transparan dan Akuntabel0
- Melalui IPWK, Fahrorrozi dan Yuti Rama Yanti Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah0
- Pemkab Lamsel dan 10 Perusahaan Salurkan Bantuan Sembako Warga Terdampak Banjir di Empat Kecamatan0
Wagub menegaskan pentingnya sinergi
antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar pembangunan dapat
berjalan optimal.
“Sinergi perencanaan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci
untuk mencapai target pembangunan secara optimal,” ujar Wagub Jihan.
Pada kesempatan tersebut, Wagub
Jihan menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Provinsi Lampung sepanjang
tahun 2025.
Wagub Jihan menyampaikan
Perekonomian Lampung tercatat tumbuh sebesar 5,28 persen, lebih tinggi
dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen dan rata-rata
Sumatera sebesar 4,81 persen.
Wagub juga mengapresiasi Kabupaten
Lampung Selatan yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara 15
kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yakni sebesar 5,71 persen.
Di sektor kesejahteraan masyarakat,
jelas Wagub Jihan, menyampaikan bahwa angka kemiskinan Provinsi Lampung
berhasil turun dari 10 persen pada Maret 2025 menjadi 9,66 persen pada
September 2025. Namun demikian, angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan
masih berada pada angka 12,05 persen.
Sementara itu, tingkat pengangguran
terbuka (TPT) Provinsi Lampung tercatat sebesar 4,21 persen dan termasuk empat
terendah secara nasional. Adapun TPT di Lampung Selatan berada pada angka 4,67
persen.
Wagub Jihan juga menyoroti
keberhasilan Lampung Selatan dalam penanganan stunting. Prevalensi stunting di
Provinsi Lampung tercatat sebesar 15,9 persen, sementara Lampung Selatan berada
pada angka 10,4 persen atau lebih baik dari rata-rata provinsi.
“Berbagai capaian ini menjadi modal
penting bagi kita untuk memasuki fase akselerasi pembangunan pada tahun 2027,
sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Disisi lain, Pada sektor
infrastruktur, jelas Wagub Jihan, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan
perhatian terhadap pembangunan jalan di wilayah Lampung Selatan. Pada tahun
2026, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp107,8 miliar untuk
penanganan jalan provinsi sepanjang 10,9 kilometer di wilayah Lampung Selatan.
Selain itu, penanganan jalan desa
juga mendapat dukungan dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,29 miliar untuk enam
ruas jalan desa di Kabupaten Lampung Selatan. “Pembangunan infrastruktur
tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya
logistik, menjaga stabilitas harga, serta membuka akses ekonomi masyarakat,”
ujarnya.
Wagub Jihan juga menyoroti program
unggulan Pemerintah Provinsi Lampung, yakni Desaku Maju, yang bertujuan
memperkuat ekosistem ekonomi desa. “Program ini dirancang untuk membangun
ekonomi desa secara produktif dan terintegrasi melalui pendekatan perencanaan
tematik, holistik, integratif, dan spasial,” jelasnya.
Berbagai dukungan telah
dialokasikan pada tahun 2026, di antaranya penyediaan pupuk hayati cair senilai
Rp11,6 miliar untuk 1.500 lokasi serta pengadaan 82 unit mesin pengering
(dryer) dengan nilai Rp27,36 miliar.
Selain itu, pemerintah provinsi
juga mengalokasikan Rp6 miliar untuk pelatihan vokasi bagi lebih dari 500 warga
desa usia produktif.
Penguatan koperasi desa dan Badan
Usaha Milik Desa (BUMDes) juga terus dilakukan agar mampu menjadi motor
penggerak ekonomi desa.
Secara spasial, Wagub Jihan
menyampaikan Provinsi Lampung membagi pembangunan kedalam tiga koridor
strategis di
mana Lampung Selatan termasuk dalam Koridor Wilayah I, yang diarahkan menjadi
Hub Ekonomi Kreatif, Pariwisata, Ketahanan Pangan, Industri Berbasis Ekonomi,
Riset dan Teknologi.
Dalam Koridor Wilayah I inilah
Kabupaten Lampung Selatan memegang peranan vital, di mana fokus kegiatan kita,
antara lain, meliputi: Pengembangan Kotabaru dan sekitarnya; Kawasan Industri
(KAIL, Katibung) dan rencana Kawasan Industri Energi Terpadu; pembangunan Jalan
Tol Lematang- Panjang; Pengembangan Pelabuhan Sebalang; Pengembangan Bakauheni
Harbour City (BHC), juga Kawasan Khusus Pariwisata Pesisir Kalianda.
Untuk mendukung hal tersebut, maka
Wagub Jihan menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia, hilirisasi
komoditas unggulan, pengembangan UMKM, serta percepatan pembangunan
infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada kesempatan itu juga, Wagub
Jihan menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia, hilirisasi komoditas
unggulan, pengembangan UMKM, serta percepatan pembangunan infrastruktur untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui forum Musrenbang
ini, Wagub Jihan berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyusun
perencanaan pembangunan yang realistis, terukur, serta memberikan dampak nyata
bagi masyarakat. “Perencanaan yang kita susun hari ini harus menjadi pijakan kuat
untuk menghadirkan pembangunan yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi
masyarakat Lampung Selatan dan Provinsi Lampung,” ujarnya. [MFH/Diskominfotik
Provinsi Lampung]











3.jpg)