- Wagub Jihan Dorong PJ91 Wujudkan Semangat Bersatu, Berbaur, dan Berdampak
- Lampung Resmi jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029
- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
Pekon Balak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi dan Warisan Budaya

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pekon Balak
di Kecamatan Batu Brak resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Budaya
dalam program unggulan Gubernur Lampung.
Penetapan ini menempatkan Pekon
Balak sebagai representasi kearifan lokal dan pintu gerbang budaya Lampung
Barat, sekaligus membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui
sektor wisata berbasis tradisi.
Penetapan tersebut mengemuka dalam
kegiatan Audiensi dengan Tenaga Pendamping Gubernur dalam rangka Kunjungan Desa
Budaya, Rabu (10/12/25).
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil Mabsus Resmikan Program Pengadaan Mobil dan Motor Sarana Angkut Sampah 0
- Warga Pekon Waspada Sambut Antusias Pengaspalan Jalan0
- Bupati Lantik Pengurus Perwosi Lambar 2025-20290
- Pemkab Lampung Barat Raih Anugerah Badan Publik Informatif Provinsi Lampung 20250
- Bupati Lampung Barat Kunjungi Rumah Korban Pembunuhan di Batam0
Rombongan tenaga pendamping
gubernur diterima di Rumah Dinas Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Pekon Kubu
Perahu, Kecamatan Balik Bukit, sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke
Gedung Dalom Kepaksian Pernong di Pekon Balak, lokasi pusat Desa Wisata Budaya.
Hadir dalam rombongan, Tenaga
Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Provinsi Lampung
Ir. Ansori Dzausal, MT., serta Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Kebudayaan
Rahmat Satori, didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh adat Lampung
Barat.
Ir. Ansori Dzausal menjelaskan
bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program
Gubernur Lampung terkait pengembangan desa pemaju dan desa wisata budaya.
“Program Pak Gubernur mendorong
desa-desa yang memiliki karakter kuat untuk menjadi desa wisata budaya. Kami
diminta meninjau, mempelajari, dan memilih desa yang punya potensi. Pekon Balak
termasuk salah satu dari lima desa di Provinsi Lampung yang terpilih,” ujar
Ansori.
Ia menegaskan bahwa wisata budaya
bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
“Festival sehari dua hari itu
biasa. Wisata budaya berarti sepanjang tahun ada aktivitas yang bisa dilihat
wisatawan. Pada akhirnya, wisata itu harus bermuara pada peningkatan ekonomi
masyarakat, ada produk yang bisa dibeli, ada kenangan yang membuat orang ingin
kembali,*” lanjutnya.
Ansori juga menekankan bahwa Pekon
Balak dipilih karena posisi strategisnya sebagai “pintu gerbang keluar masuknya
budaya Lampung Barat”, sehingga dinilai pantas menjadi pusat pengembangan
budaya daerah.
Wakil Bupati Lampung Barat, Drs.
Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penunjukan
Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya.
“Atas nama pemerintah dan
masyarakat, kami berterima kasih karena Lampung Barat, khususnya Pekon Balak,
terpilih sebagai pusat wisata cagar budaya. Kami berharap pendampingan dari tim
gubernur mampu menguatkan kembali budaya Batu Brak dan membuktikan bahwa Pekon
Balak siap menjadi wajah budaya Lampung Barat,” ucapnya.
Wabup juga menyampaikan kondisi
pembangunan Gedung Pakuon, rumah adat yang sejak 10 tahun terakhir terhenti
pembangunannya.
“Gedung Pakuon sudah diatap, tapi
10 tahun ini mandek karena keterbatasan anggaran. Kami mohon bantuan Pak
Gubernur agar pembangunan ini dapat dituntaskan, mengingat lokasi ini
direncanakan menjadi pusat wisata budaya Pekon Balak,” tambahnya.
Penunjukan Pekon Balak sebagai Desa
Wisata Budaya membawa harapan besar bagi masyarakat adat dan pelaku wisata di
Lampung Barat.
Selain menjaga tradisi, program ini
diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru, mulai dari kerajinan
lokal, kuliner, hingga agenda budaya yang berkelanjutan sepanjang tahun.
Dengan dukungan pemerintah provinsi
dan kabupaten, serta kesiapan masyarakat adat Batu Brak, Pekon Balak
diproyeksikan menjadi ikon wisata budaya yang bukan hanya indah dipandang,
tetapi juga memberi kesejahteraan bagi warganya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)