Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026

By redaksi 11 Mar 2026, 15:29:44 WIB Saburai
Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Rapat Koordinasi Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Stunting pada Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kagungan Setdakab.

Kegiatan Pra-Musrenbang Tematik Stunting dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin. Dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Hikami, Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Forum anak dan petugas SPPG MBG.

Dalam kesempatan itu dilakukan dilakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting di Kabupaten Lampung Barat oleh pihak Pemerintah Daerah dan Forkopimda, Forum Anak serta SPPI MBG.

Baca Lainnya :

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat mengatakan kegiatan ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting, sekaligus wujud komitmen bersama dari seluruh pihak dalam menangani permasalahan stunting secara komprehensif, terpadu, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah melaksanakan berbagai upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting secara berkesinambungan dan terintegrasi selama beberapa tahun terakhir.

Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang masih menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas nasional, dengan target prevalensi stunting sebesar 14,2% pada tahun 2029.

Sejalan dengan target nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan prevalensi stunting sebesar 15,43% pada tahun 2029.

Namun demikian, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Lampung Barat masih cukup tinggi, yaitu sebesar 20,5%. Kondisi ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang harus kita tangani bersama melalui kebijakan yang tepat, perencanaan yang terarah, serta langkah-langkah strategis yang efektif.

Oleh karena itu, komitmen, kerja sama, serta sinergitas seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Barat.

Wujud komitmen percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Barat dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat pemerintahan pekon, kecamatan, hingga kabupaten, dengan melibatkan berbagai lintas sektor terkait di setiap tingkatan.

Optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada masing-masing tingkatan diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan. Hal ini mengingat setiap pekon dan kecamatan dimungkinkan memiliki permasalahan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi di wilayah masing-masing.

Oleh karena itu, Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun pekon/kelurahan, dengan berbasis pada data yang dimiliki, harus mampu mengidentifikasi tantangan, kendala, kekurangan, serta potensi yang ada.

Dengan demikian, langkah-langkah strategis yang diambil dapat lebih tepat sasaran dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing.

Sementara, Plt Kepala Bappeda Lampung Barat Eric Enrico menjelaskan tujuan kegiatan Pra Musrenbang Tematik Penanggulangan Stunting adalah sebagai bagian dari proses perencanaan kegiatan Percepatan Pencegahan dan Penurunan.

“Melakukan evaluasi kinerja perangkat daerah dalam percepatan pencegahan dan penurunan Stunting berdasarkan analisis situasi dan merumuskan usulan program atau kegiatan intervensi Perecepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment