- Pemprov Lampung Dorong Peningkatan Tata Kelola dan Infrastruktur RSBNH
- Pemprov Perluas Akses Pandidikan Global Lewat Program Study and Network ke Korea
- Wamen HAM Apresiasi Komitmen Pemprov Integrasikan HAM dalam Tata Kelola Pemerintahan
- Wagub Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Benar
- Wabup Tanggamus Minta Program MBG Tepat Sasaran
- Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026
- ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Bupati: Legal dan Logis
- HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga dengan Adat Sai Batin
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Rakor TKPKD Provinsi Lampung Tahun 2026
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara HARGANAS ke-33
Pemprov Perluas Akses Pandidikan Global Lewat Program Study and Network ke Korea


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus berupaya memperluas akses pendidikan internasional sekaligus
membuka peluang kerja global bagi putra-putri daerah. Hal ini diwujudkan
melalui uji penjajakan kerja sama strategis program pendidikan (Study and Work)
ke Korea Selatan untuk lulusan SMA/SMK asal Lampung.
Rencana kolaborasi berskala
internasional tersebut dimatangkan dalam Rapat Pembahasan Kelas Migran Vokasi
yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, di Ruang Kerja Wakil
Gubernur, Selasa (30/6/2026).
Baca Lainnya :
- Wamen HAM Apresiasi Komitmen Pemprov Integrasikan HAM dalam Tata Kelola Pemerintahan0
- Wagub Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Benar0
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat0
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan0
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat0
Rapat tersebut dilaksanakan untuk mengevaluasi
pelaksanaan Program Kelas Migran Vokasi yang telah berjalan sekaligus membahas
peluang pengembangan kerja sama pendidikan dan vokasi ke Republik Korea bersama
Asparindo Institute dan KOLA Korea Eduwork.
Dalam Rapat tersebut dijelaskan bahwa Republik
Korea saat ini menghadapi tantangan penurunan jumlah penduduk usia produktif
sehingga membutuhkan tenaga kerja terbaik dan mahasiswa internasional untuk
menempuh pendidikan tinggi sekaligus memperoleh pengalaman bekerja secara
legal.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur
Jihan Nurlela menyampaikan bahwa program kemitraan ini merupakan langkah konkret
pemerintah daerah dalam menyelesaikan sejumlah tantangan pembangunan di
Provinsi Lampung, khususnya terkait ketenagakerjaan dan kualitas sumber daya
manusia (SDM).
Melalui kerja sama ini, Provinsi Lampung
memiliki kesempatan untuk mempersiapkan lulusan SMA/SMK/MA sederajat agar
memperoleh pendidikan bertaraf internasional, kompetensi global, serta peluang
karier profesional di Korea Selatan.
"PR kita adalah yang pertama
pengangguran terbuka, kemudian yang kedua IPM (Indeks Pembangunan Manusia). IPM
itu menjadi salah satu PR besar Lampung, itu dua PR tersebut barangkali bisa
diurai dari program Study and Work," ujar Wakil Gubernur.
Wagub Jihan berharap kerja sama dengan pihak
Korea Selatan ini dapat terus dirawat dan tidak berhenti pada sektor pendidikan
semata. Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung membidik perluasan kemitraan pada
sektor-sektor produktif lainnya seperti pengembangan industri daerah. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)