- Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM
- Pemprov Lampung Perkuat Strategi Lawan TBC, Didukung Pemerintah Pusat
- Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan, 51 Kepala Sekolah Dilantik
- Umi Laila Hadiri Pengajian Akbar Harlah Ke-50 Ponpes Yasmida Ambarawa
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor saat Hendak Kabur
- Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir di Bandar Negeri Semuong
- Babinsa Koramil 421-08 Palas Terjun Langsung Dampingi Petani Saat Panen
- BPS Kabupaten Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026 Dan Kukuhkan Agen Statistik Desa
- Wakil Bupati Pringsewu Hadiri Pengajian Triwulan dan Halal Bihalal PAC Muslimat NU Gadingrejo
- Lampung Timur Borong Empat Penghargaan Bergengsi di Ajang TOP BUMD Awards 2026
Plt. Bupati Lampung Tengah Ikuti Musrenbang Provinsi Lampung 2026

LAMPUNG TENGAH, MFH,-- Pelaksana Tugas (Plt)
Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, turut hadir dalam kegiatan Musyawarah
Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah
Provinsi Lampung.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Gubernur
Lampung, Rahmad Mirzani Djausal, bertempat di Balai Keratun Lantai III, Bandar
Lampung. Senin (13/4/2026).
Musrenbang 2026 merupakan forum penting yang
mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan program kerja dan
prioritas pembangunan di Provinsi Lampung dan Musrenbang Provinsi Lampung Tahun
2026 menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah pembangunan antara
pemerintah pusat dan daerah. Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa
pembangunan Lampung harus bertumpu pada penguatan sektor pertanian sebagai
tulang punggung ekonomi daerah.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lampung Tengah Gelar Tes Wawasan Kebangsaan Calon Paskibraka 20260
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Halal Bihalal Pangdam, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat0
- Pemkab Lampung Tengah Dalami Program Vaksinasi HPV Nasional0
- Pemkab Gelar Rakor Persiapan Peringatan Hari jadi Kabupaten Lampung Tengah ke 800
- Pemkab Lamteng Gelar Rapat Penyiapan Dokumen Lingkungan Jembatan Gantung Way Campang0
Ia menyebut sebagian besar masyarakat Lampung
masih bergantung pada sektor tersebut.
"Sekitar sepertiga PDRB Lampung ditopang
sektor pertanian, dengan jutaan masyarakat menggantungkan hidup di
dalamnya," ujar Gubernur. Ia menjelaskan, luas lahan pertanian di Lampung
mencapai sekitar 1,8 juta hektar dari total wilayah, dengan komoditas utama
seperti padi, jagung, dan singkong mendominasi produksi.
Namun, selama puluhan tahun, sistem ekonomi
pertanian dinilai belum berpihak kepada petani. Harga komoditas yang fluktuatif
serta rantai pasok yang panjang menyebabkan keuntungan petani relatif kecil.
Gubernur Rahmad Mirzani Djausal juga menekankan
pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam
menyusun rencana pembangunan yang komprehensif serta berkelanjutan.
"Rencana pembangunan yang kita susun tidak
hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk
memastikan bahwa setiap program yang dicanangkan dapat menjawab tantangan yang
ada di wilayah kita," ujar Gubernur Djausal.
Plt. Bupati,I Komang Koheri, dalam kesempatan
tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif yang diambil Pemerintah
Provinsi Lampung.
"Musrenbang adalah wadah bagi kita untuk
mendengarkan suara masyarakat dan mencari solusi bersama. Kami di Lampung
Tengah berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan
berkeadilan," kata Koheri.
Melalui keikutsertaan dalam Musrenbang Provinsi
ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap adanya sinkronisasi yang kuat
antara program daerah, provinsi, hingga nasional, sehingga pembangunan dapat
berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi
kesejahteraan masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan
dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, yang semuanya
bersinergi untuk menciptakan rencana pembangunan yang efektif dan efisien.
Diskusi yang berlangsung dalam forum ini diharapkan dapat menghasilkan
kesepakatan yang bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat di Provinsi
Lampung. [MFH/Diskominfotik Lampung Tengah]











3.jpg)