- Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM
- Pemprov Lampung Perkuat Strategi Lawan TBC, Didukung Pemerintah Pusat
- Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan, 51 Kepala Sekolah Dilantik
- Umi Laila Hadiri Pengajian Akbar Harlah Ke-50 Ponpes Yasmida Ambarawa
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor saat Hendak Kabur
- Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir di Bandar Negeri Semuong
- Babinsa Koramil 421-08 Palas Terjun Langsung Dampingi Petani Saat Panen
- BPS Kabupaten Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026 Dan Kukuhkan Agen Statistik Desa
- Wakil Bupati Pringsewu Hadiri Pengajian Triwulan dan Halal Bihalal PAC Muslimat NU Gadingrejo
- Lampung Timur Borong Empat Penghargaan Bergengsi di Ajang TOP BUMD Awards 2026
Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir di Bandar Negeri Semuong

TANGGAMUS, MFH,-- Personel Polsek Wonosobo
turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air Sungai Way Banding di
wilayah Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, menyusul sempat
meluapnya aliran sungai hingga merendam permukiman warga, Senin (13/4/2026)
sore.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H.,
mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi
di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan.
“Kami melaksanakan patroli serta pengecekan
debit air Sungai Way Banding karena sebelumnya sempat meluap ke permukiman
warga,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko,
S.I.K., M.H., Selasa 14 April 2026.
Baca Lainnya :
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Pekon Kelungu0
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Balita Tenggelam di Kolam Penampungan0
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian Handphone di Way Gelang0
- Polsek Wonosobo Identifikasi Puting Beliung di Pekon Banyu Urip0
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi dan Evakuasi Penemuan Mayat di Pekon Tekad0
Kapolsek menjelaskan, luapan air terjadi di
sejumlah pekon, yakni Pekon Gunung Doh, Pekon Banding, dan Pekon Raja Basa.
Akibatnya, sekitar 20 rumah warga sempat tergenang air.
Menurutnya, meluapnya Sungai Way Banding diduga
akibat kiriman air dari wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, yang
meningkatkan debit air secara signifikan hingga melampaui batas normal.
“Air sempat masuk ke rumah warga, namun saat
ini debit air sudah mulai surut dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya luapan
susulan,” jelasnya.
Kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat
yang berada di sekitar aliran sungai untuk tetap waspada, terutama jika terjadi
hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu yang berpotensi memicu kiriman
air kembali ke wilayah hilir.
“Warga di sekitar sungai agar waspada saat
hujan di hulu. Jika ada kenaikan debit air, segera laporkan ke petugas,”
tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)