- Lahan Tambak Tak Produktif Milik Warga Dua Kecamatan di Lamsel Beralih Tanam Padi Biosalin
- Menu MBG Kurang Variatif dan Minimalis, Orang Tua Siswa di Candipuro Kecewa
- Anggota Komisi III Achmad Johani Minta Dinas PUPR Lamsel Mengecek dan Perbaiki Jembatan yang Jebol
- Setahun Egi-Saiful Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa-Tuntut Evaluasi, Begini Respon Relawan
- Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung, Langkah Perkuat Sistem Merit dan Pelayanan Publik
- Safari Ramadan Jadi Momentum Pemerintah Dengarkan Aspirasi dan Bantu Masyarakat
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Resmi Hadir di Pekon Way Redak
- Sidak Pasar Liwa, Pemkab dan Satgas Saber Pastikan Harga Bapokting Stabil Jelang Hari Raya
- Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lampung Barat Minta BPS Bisa Membaca Situasi
- Respon Cepat Pemkab Lampung Tengah Usai Puting Beliung Rusak Permukiman Warga
Safari Ramadan Jadi Momentum Pemerintah Dengarkan Aspirasi dan Bantu Masyarakat

LAMPUNG TENGAH, MFH,-- Pemerintah
Provinsi Lampung menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi bersama
masyarakat di Masjid At-Taqwa, Kampung Onoharjo, Terbanggi Besar, Kabupaten
Lampung Tengah, Senin (23/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur
Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati
Lampung Tengah, I Komang Koheri.
Turut hadir Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Purnama
Wulan Sari Mirza, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur
Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur
menyerahkan bantuan dana hibah untuk masjid, santunan kepada anak yatim piatu,
serta Al-Qur’an bagi masyarakat. Bantuan itu merupakan bagian dari program
penguatan keagamaan dan sosial yang digulirkan Pemprov Lampung selama Ramadan.
Baca Lainnya :
- Respon Cepat Pemkab Lampung Tengah Usai Puting Beliung Rusak Permukiman Warga0
- Peringati HUT ke-38 WHDI, Plt. Bupati Lamteng Dorong Pemberdayaan Perempuan Menuju Indonesia Emas0
- Plt. Bupati I Komang Koheri Resmikan Unit Pelayanan SAMSAT di Kecamatan Punggur0
- Plt Bupati Lampung Tengah Hadiri Pengukuhan Pembina FORSIMULA0
- I Komang Koheri Hadiri Belangiran di Sesat Agung Nuwo Balak Sambut Ramadan 1447 H0
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal
mengatakan Safari Ramadan menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana menyerap
aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah
masyarakat penting untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.
“Safari Ramadan ini ruang bagi kita
untuk bertemu langsung, mendengar, dan memastikan apa yang kita kerjakan
benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Gubernur.
Dalam sambutannya, Gubernur
menegaskan posisi strategis Lampung Tengah sebagai lumbung pangan provinsi.
Kabupaten ini dikenal sebagai sentra produksi padi, jagung, singkong,
peternakan sapi dan kambing, serta komoditas hortikultura.
Ia menilai, kekuatan Lampung Tengah
menjadi penopang utama pembangunan daerah. “Kalau Lampung Tengah kuat, Lampung
akan semakin kokoh,” ucapnya.
Selain sektor pertanian, Gubernur
juga menyoroti peningkatan harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong
yang dinilai membantu mendorong perbaikan ekonomi petani. Kebijakan penyesuaian
harga tersebut disebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat
pedesaan.
Di bidang infrastruktur, Pemprov
Lampung mengalokasikan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk perbaikan jalan
provinsi di Lampung Tengah pada 2026. Anggaran itu meningkat signifikan
dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata berkisar Rp 50–60 miliar.
Sejumlah ruas prioritas yang
diperbaiki antara lain Bandar Jaya–Mandala, Punggur, Seputih Surabaya–Sadewa,
Metro–Kota Gajah, hingga Padang Ratu–Kalirejo–Bangunrejo. Pemerintah
menargetkan sekitar 95–98 persen jalan provinsi di Lampung Tengah dalam kondisi
mantap pada tahun ini.
“Ketika jangkar pembangunan kita
kuat, maka rotasi ekonomi dan pembangunan akan bergerak lebih cepat,” ujar
Gubernur.
Ia menjelaskan, perbaikan jalan
tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memangkas biaya
distribusi hasil pertanian dan memperlancar mobilitas masyarakat. Dampaknya
diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan menarik investasi.
Di sektor pembangunan desa, Pemprov
Lampung menargetkan peningkatan jumlah Desa Mandiri di Lampung Tengah dari 561
menjadi 591 desa pada 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat
kemandirian ekonomi, tata kelola pemerintahan desa, serta pelayanan dasar bagi
masyarakat.
Pemerintah juga memperkuat
penanganan stunting melalui penyediaan paket gizi tambahan bagi balita
berisiko. Selain itu, layanan cek kesehatan gratis ditargetkan menjangkau 30
persen penduduk di 15 kabupaten/kota se-Lampung.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
turut menjadi perhatian. Gubernur menyebut program tersebut telah berjalan dan
memberi manfaat bagi sekitar 2,7 juta anak setiap hari di Provinsi Lampung.
“Stunting bukan hanya soal tinggi
badan, tetapi soal masa depan anak-anak kita,” ucapnya.
Dalam aspek keagamaan, Pemprov
Lampung menyalurkan bantuan ke ratusan masjid, musala, TPA, dan rumah ibadah di
15 kabupaten/kota. Pemerintah juga memberikan insentif kepada guru ngaji,
ustaz, pendeta, dan penjaga rumah ibadah sebagai bentuk penghargaan atas
pengabdian mereka.
Gubernur menegaskan, pembangunan
daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan
karakter dan spiritualitas masyarakat. “Membangun Lampung bukan hanya membangun
jalan dan gedung, tetapi juga membangun iman, karakter, dan kebersamaan,”
ujarnya.
Sementara itu, Plt Bupati Lampung
Tengah I Komang Koheri menyambut baik perhatian Pemprov Lampung terhadap
pembangunan di daerahnya. Ia menyebut alokasi anggaran perbaikan jalan provinsi
tahun ini sebagai yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
“Kehadiran Gubernur di tengah
masyarakat menjadi semangat baru bagi kami untuk bersama-sama membangun Lampung
Tengah,” ucap Komang.
Ia berharap Safari Ramadan dapat
mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan
kabupaten. Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan di Lampung Tengah diharapkan
semakin merata dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)