- RSUD Tubaba Jalani Verifikasi Lapangan Layanan Dialisis
- Pemkot Metro Serahkan Bantuan 7 Bentor dan 22 Unit Bin Kontainer Sampah Organik untuk SPPG
- Pemkot Metro Gelar Safari Ramadan Serahkan Bantuan Hibah ke Masjid Al Watoniah
- Serah Terima Jabatan Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani Resmi Gantikan Bayana
- OJK Lampung dan Pemkot Metro Luncurkan EPIK untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Santri
- Satu Tahun Kepemimpinan Ela–Azwar di Lampung Timur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Teken Serah Terima Alat Cathlab dari Kemenkes RI untuk RSUD Sukadana
- Bupati Dedi Irawan Dorong Percepatan Akses Jalan RSUD KH. Muhammad Thohir Bersama BPKP
- Polda Bersama Bapanas RI dan Stakeholder Laksanakan Sidak Saber Pangan di RPH Terbesar Lampung
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni
Satu Tahun Kepemimpinan Ela–Azwar di Lampung Timur
Deretan Capaian Nyata dan Pembangunan Menyeluruh Tahun Pertama

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Tepat satu
tahun kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ela Siti Nuryamah bersama
Azwar Hadi memimpin Kabupaten Lampung Timur. Keduanya resmi dilantik pada 20
Februari 2025 dalam prosesi pelantikan kepala daerah serentak yang berlangsung
di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Pelantikan tersebut dipimpin
langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bagian dari
agenda nasional pengukuhan kepala daerah hasil Pilkada serentak di berbagai
wilayah Indonesia.
Momentum pelantikan itu menjadi
awal perjalanan pemerintahan Ela–Azwar dalam menghadapi berbagai tantangan
pembangunan daerah, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan
infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Siti Nuryamah Teken Serah Terima Alat Cathlab dari Kemenkes RI untuk RSUD Sukadana0
- Uji Fungsi Cathlab RSUD Sukadana Sukses, Layanan Jantung Canggih Segera Hadir di Lamtim0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Launching Gerai UMKM PC APIMSA, Dorong UMKM Naik Kelas0
- Sekda Lamtim Rustam Effendy Lantik Dua Plt Camat0
- Bupati Hadiri Pencanangan EPIKS di Ponpes Muhammadiyah Abu Dzar Al Gifari0
Fokus
Pelayanan Publik dan Infrastruktur
Memasuki satu tahun masa jabatan,
sejumlah program prioritas mulai menunjukkan hasil nyata. Pemerintah daerah
memperkuat pelayanan kesehatan dan pendidikan, memperluas akses layanan
masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa serta mendorong digitalisasi
pelayanan publik.
Pada sektor infrastruktur,
rekonstruksi jalan kabupaten dan desa telah dilaksanakan sepanjang 78,93
kilometer, disertai pemeliharaan berkala jalan sepanjang 10,15 kilometer guna
menjaga kualitas akses transportasi masyarakat.
Melalui program Unit Reaksi Cepat
(URC), penanganan kerusakan jalan darurat mencapai 710 meter.
Selain itu pembangunan dan
rehabilitasi 2 unit jembatan di Kecamatan Sekampung dan Waway Karya dilakukan
guna memperkuat konektivitas wilayah pertanian dan pemukiman masyarakat.
Program peningkatan Prasarana
Sarana dan Utilitas Umum (PSU) juga terealisasi melalui pembangunan jalan
lingkungan sepanjang 31,2 kilometer di 52 desa berbasis partisipasi masyarakat.
Sebanyak 380 unit Lampu Penerangan
Jalan Umum (LPJU) berhasil dipasang dengan capaian 100 persen guna meningkatkan
keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Irigasi,
Lingkungan dan Mitigasi Bencana
Dukungan terhadap sektor pertanian
turut diperkuat melalui rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 433,6 meter.
Pemerintah daerah juga membangun
tanggul sungai sepanjang 1.100 meter di Desa Braja Asri Kecamatan Way Jepara
sebagai langkah mitigasi konflik manusia dan satwa liar.
Sementara pembangunan drainase
sepanjang 3.800 meter dilakukan guna meningkatkan sistem pengendalian banjir
serta sanitasi lingkungan.
Melalui program Sekolah Kader
Ekologi Lampung Timur, sebanyak 4.258 kader ekologi telah dilatih untuk
memperkuat kesadaran lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Terobosan
Pelayanan Publik, Samsat Lebih Dekat ke Masyarakat
Dalam upaya meningkatkan pelayanan
publik sekaligus optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerintah daerah
menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kendaraan bermotor.
Melalui layanan Samsat Drive Thru,
masyarakat kini dapat membayar pajak kendaraan dengan cepat tanpa antre
panjang. Selain itu hadirnya layanan Samsat di Kecamatan Pekalongan menjadi
langkah strategis mendekatkan pelayanan kepada masyarakat wilayah timur Lampung
Timur.
Inovasi tersebut terbukti
meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor sekaligus memperkuat
pendapatan daerah.
Pelayanan publik juga diperkuat
melalui aplikasi SIBADAK Masuk Desa yang telah berjalan di 43 BUMDes, pelayanan
Isbat Nikah terpadu kepada 409 pasangan, serta layanan Eazy Passport bagi calon
pekerja migran, jamaah haji, wisatawan dan masyarakat umum.
Optimalisasi
PAD Tunjukkan Capaian Positif
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah
pada tahun pertama menunjukkan capaian menggembirakan.
Realisasi PAD Kabupaten Lampung
Timur Tahun 2025 mencapai Rp275.803.609.139 atau 99,5 persen dari target,
dengan realisasi pajak daerah sebesar Rp142,771 miliar.
Capaian tersebut diperoleh melalui
digitalisasi sistem pembayaran, peningkatan pengawasan retribusi serta
optimalisasi aset daerah.
Memasuki tahun kedua, pemerintah
daerah berkomitmen memperluas sumber pendapatan baru melalui investasi dan
pemanfaatan aset pemerintah secara produktif.
Penguatan
Pertanian dan Ekonomi Kerakyatan
Sektor pertanian sebagai tulang
punggung ekonomi daerah terus diperkuat melalui berbagai program strategis,
antara lain:
Bantuan benih sayur, polibag dan
pupuk kepada 10 Kelompok Wanita Tani (KWT) di lokasi stunting.
Pembangunan lanjutan Rumah Vertikal
Dryer kepada 2 kelompok tani guna meningkatkan kualitas hasil panen.
Bantuan bibit kakao sambung pucuk
kepada 8 kelompok tani untuk pengembangan komoditas perkebunan.
Bantuan alat dan mesin pertanian
serta pupuk kepada 96 kelompok tani/GAPOKTAN guna mendukung modernisasi
pertanian.
Bantuan
benih jagung kepada 9 kelompok tani sebagai upaya peningkatan produksi pangan
Selain itu, pelaksanaan Gerakan
Pangan Murah sebanyak 72 paket kegiatan dilaksanakan di wilayah kemiskinan
ekstrem, lokasi stunting, daerah Indeks Harga Konsumen serta momentum Hari
Besar Keagamaan Nasional.
Program tersebut bertujuan menjaga
stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Pendidikan,
Kesehatan dan Perlindungan Sosial
Program Beasiswa Makmur telah
menjangkau 58.285 siswa, sementara pembangunan sarana pendidikan meliputi
pembangunan dan rehabilitasi PAUD, SD dan SMP di puluhan sekolah.
Program Sekolah Rakyat juga
memberikan akses pendidikan gratis kepada 75 siswa keluarga miskin dan miskin
ekstrem, dengan pembangunan gedung permanen yang sedang berlangsung di kawasan
Islamic Center Sukadana.
Di bidang kesehatan, program Kartu
Sehat Makmur memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat.
Reaktivasi BPJS Non Aktif melampaui
target dengan capaian 85.175 jiwa atau 118 persen, meliputi ibu hamil, balita
stunting, lansia, ODGJ hingga penderita penyakit kronis.
Pada sektor sosial, bantuan
permakanan lansia tunggal diberikan kepada 180 orang, penyediaan sandang bagi
75 lansia dan anak terlantar, bantuan alat bantu kepada 20 penyandang
disabilitas, serta rehabilitasi sosial bagi 48 ODGJ.
Bantuan permakanan korban bencana
juga diberikan kepada 1.049 orang, sementara Program Rumah Sejahtera Terpadu
(RST) membantu keluarga miskin memiliki hunian layak.
Pariwisata
Bangkit Lewat Berbagai Event Daerah
Di sektor pariwisata, pemerintah
daerah menggeliatkan promosi destinasi melalui berbagai event budaya, olahraga
dan hiburan rakyat guna menarik kunjungan wisatawan.
Festival daerah menjadi ruang
promosi UMKM, ekonomi kreatif serta produk unggulan masyarakat sekaligus
meningkatkan perputaran ekonomi lokal.
Tantangan
dan Harapan Tahun Kedua
Meski berbagai capaian pembangunan
telah dirasakan masyarakat, pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan
jembatan masih menjadi tantangan utama pemerintah daerah.
Kondisi sejumlah ruas jalan
kabupaten dan akses pertanian di wilayah pedesaan masih membutuhkan percepatan
pembangunan guna mendukung distribusi hasil pertanian serta konektivitas
antarwilayah.
Selain itu peningkatan investasi
daerah serta optimalisasi PAD berkelanjutan juga menjadi fokus pada tahun kedua
masa kepemimpinan.
Satu tahun perjalanan pemerintahan
Ela–Azwar menjadi momentum evaluasi sekaligus pijakan untuk melanjutkan
pembangunan Lampung Timur menuju daerah yang lebih maju, transparan dan berdaya
saing. [MFH/Komdigi Lamtim]











3.jpg)