- Lantik 47 Kepala Sekolah, Bupati Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan
- Pemprov Perkuat Pengembangan Kawasan Industri, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
- Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran Perkuat Hilirisasi Kakao, Bidik Peluang Pasar Global
- Pemkab Pringsewu Gelar Sosialisasi Bela Negara
- Bupati Pringsewu Buka Kegiatan Bimtek Pendampingan
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Gebyar HIMPAUDI 2026
- Kota Metro Buka Peluang bagi Pengusaha dan Sponsor, Bongsu Run Targetkan 500 Peserta
- Pengurus FPPI Kota Metro Periode 2026-2031 Dilantik
- Tangani Sengketa Pertanahan Bupati Koordinasi dengan Kanwil BPN Lampung
- Bupati Dedi Irawan Jajaki Kerja Sama Kuliah Terjangkau
Tinjau Sekolah Kopi, Bupati Parosil Beri Pesan ke Dinas Perkebunan Hingga Karyawan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat,
Parosil Mabsus, meninjau Sekolah Kopi yang berlokasi di Pekon Sukajaya,
Kecamatan Sumber Jaya, Senin (13/7/2026) pagi.
Sekolah Kopi yang menjadi salah satu ikon
sekaligus destinasi edukasi dan wisata unggulan Kabupaten Lampung Barat itu
mendapat perhatian khusus dari Bupati Parosil.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Kopi tidak hanya
menjadi pusat pembelajaran mengenai kopi, tetapi juga menjadi etalase potensi
kopi robusta Lampung Barat yang harus terus dikembangkan agar semakin dikenal
dan diminati masyarakat maupun wisatawan.
Baca Lainnya :
- Kunjungi Way Tenong, Bupati Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Sinergi Pelayanan0
- Buka MPLS di SMPN 1 Sumber Jaya, Bupati: Disiplin, Integritas, dan Seragam Gratis untuk Siswa Baru0
- Gubernur Mirzani Dianugerahi Gelar Suntan Tihang Marga di Sekala Brak0
- Bupati Parosil Sambut Ratusan Rider IMBI di Kebun Raya Liwa, Kenalkan Potensi Lampung Barat0
- PHC Ubah Wajah Perkebunan Kopi Lampung, Gubernur Mirza Dorong Produktivitas Meningkat0
“Sekolah Kopi ini merupakan kebanggaan
Kabupaten Lampung Barat. Tempat ini bukan hanya menjadi sarana belajar tentang
kopi, tetapi juga menjadi wajah daerah dalam memperkenalkan kualitas kopi
robusta kita,” ujar Parosil.
“Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga
dan dikembangkan agar semakin banyak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan,”
imbuhnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Parosil
didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Ia melihat langsung berbagai fasilitas yang
tersedia di kawasan Sekolah Kopi, mulai dari laboratorium kopi dan ruang kelas
sebagai tempat pembelajaran teori budidaya, green grading hingga praktik
penyeduhan (brewing).
Selain itu, kedai kopi dan gazebo untuk
menikmati sajian kopi robusta khas Lampung Barat, fasilitas penginapan berupa
cottage dan area camping ground, hingga aula pertemuan, taman bermain anak,
mushola, toilet, sampai area parki juga mendapat perhatian dari Bupati Parosil.
Dari hasil peninjauan, Parosil meminta seluruh
fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik serta dimanfaatkan
secara optimal untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung.
Ia juga menginstruksikan Dinas Perkebunan
beserta perangkat daerah terkait agar terus menghadirkan inovasi dalam
pengelolaan Sekolah Kopi sehingga memiliki daya tarik yang semakin kuat.
“Saya meminta Dinas Perkebunan bersama OPD
terkait terus berinovasi. Ciptakan program-program yang menarik, kegiatan
edukasi yang kreatif, maupun event yang mampu menarik minat masyarakat untuk
datang ke Sekolah Kopi,” pintanya.
Menurutnya, jangan sampai fasilitas yang sudah
terjaga baik selama ini hanya berjalan biasa-biasa saja, namun mesti ada
pembaruan sehingga jumlah pengunjung terus meningkat dan memberikan dampak
positif bagi perekonomian masyarakat.
Selain itu, Parosil juga berpesan kepada
seluruh karyawan Sekolah Kopi agar menjaga kualitas pelayanan kepada setiap
pengunjung.
Menurutnya, pelayanan yang ramah, kebersihan
lingkungan, serta kondisi fasilitas yang terawat menjadi faktor penting dalam
menciptakan kesan positif bagi setiap orang yang datang.
“Saya berpesan kepada seluruh karyawan Sekolah
Kopi, jagalah fasilitas yang sudah dibangun ini seperti milik sendiri. Pastikan
kebersihan lingkungan selalu terjaga, rawat setiap fasilitas dengan baik, dan
berikan pelayanan yang ramah, cepat, serta profesional kepada seluruh
pengunjung. Kalau pengunjung merasa nyaman dan puas, mereka akan kembali lagi
bahkan mengajak orang lain untuk datang ke Lampung Barat,” pesan Parosil.
Sebab kata Parosil, keberhasilan Sekolah Kopi
tidak hanya diukur dari megahnya bangunan dan lengkapnya fasilitas, tetapi juga
dari kualitas pelayanan serta kemampuan menghadirkan pengalaman yang berkesan
bagi setiap pengunjung.
Melalui pembenahan pelayanan, peningkatan
kebersihan, perawatan fasilitas, serta inovasi yang berkelanjutan, Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat berharap Sekolah Kopi semakin berkembang sebagai
destinasi edukasi, wisata, sekaligus pusat promosi kopi robusta unggulan yang
mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
[MFH/Diskominfo Lampung Barat]











