- Wagub Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Benar
- Wabup Tanggamus Minta Program MBG Tepat Sasaran
- Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026
- ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Bupati: Legal dan Logis
- HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga dengan Adat Sai Batin
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Rakor TKPKD Provinsi Lampung Tahun 2026
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara HARGANAS ke-33
- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Wabup Antonius Resmikan Koperasi Desa Merah Putih Trimulyo

PESAWARAN, MFH,-- Wakil Bupati Pesawaran
Antonius Muhammad Ali meresmikan Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Trimulyo yang berlokasi di Jalan Sutan Sakti, Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo,
Kecamatan Tegineneng pada Selasa (4/11/2025). Koperasi ini sekaligus menjadi
koperasi Merah Putih pertama yang berdiri di Kabupaten Pesawaran dan diharapkan
mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.
Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat
daerah, antara lain Inspektur Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas Koperasi, UKM
dan Naker, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, anggota DPRD, Camat
Tegineneng, para kepala desa, serta BPD se-Kecamatan Tegineneng.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan
tumpeng, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan gerai
koperasi di atas lahan seluas 10x33 meter yang akan difungsikan sebagai pusat
ekonomi desa.
Baca Lainnya :
- Wabup Antonius Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Trimulyo0
- Gelorakan Minggu Militer, Yonif 7 Marinir Gelar Kesiapan Operasi 0
- Pemkab Dorong Sinergi Pokdarwis dan UMKM untuk Pengembangan Sektor Wisata0
- Gelar Silaturahmi Bersama TKSK dan Pendamping PKH0
- Bupati Nanda Kunjungi Sejumlah Sentra UMKM di Way Lima0
Ketua KDMP Trimulyo Hartono, dalam sambutannya
menyampaikan rasa syukur dan semangat kebersamaan seluruh anggota koperasi yang
kini telah mencapai 215 anggota. Ia menuturkan, berdirinya koperasi ini
merupakan hasil kerja keras bersama warga yang ingin mendorong perekonomian
desa melalui sektor pertanian, khususnya komoditas jagung dan singkong.
“Kami ingin koperasi ini menjadi wadah sinergi
antarwarga untuk memajukan Desa Trimulyo. Ke depan, kami berencana membuka
gerai serba ada, pangkalan LPG, serta kios pupuk dan obat-obatan agar Trimulyo
memiliki ikon ekonomi baru,” ujar Hartono.
Sementara itu, Wabup Antonius dalam sambutannya
yang mewakili Bupati Pesawaran menyampaikan apresiasi atas semangat warga
Trimulyo dalam membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo
Subianto, pemerintah tengah mendorong tumbuhnya koperasi di setiap desa. Atas
dasar itu, Wabup menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi saksi lahirnya
Koperasi Merah Putih di Pesawaran ini.
"Semoga koperasi ini berkembang, menjadi
sehat secara usaha, dan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat,” ujar Antonius.
Lebih lanjut, Wabup berpesan agar seluruh
pengurus dan anggota koperasi dapat mengelola dengan profesional dan
transparan, serta menjadikan koperasi sebagai tempat pemenuhan kebutuhan
sehari-hari masyarakat desa. Rasa memiliki dan keaktifan anggota dinilai sangat
penting agar koperasi bisa bertumbuh.
“Koperasi akan maju jika warganya aktif
bertransaksi di dalamnya. Jadikan koperasi sebagai sumber pemenuhan kebutuhan
harian, sehingga pangsa pasarnya adalah warga desa sendiri. Dengan pengelolaan
yang baik dan citra yang menarik, koperasi ini bisa menjadi pusat belanja yang
nyaman dan kompetitif,” tambahnya.
Ke depan, KDMP Trimulyo
direncanakan akan mengembangkan lima ruko usaha di kawasan tersebut yang akan
menjadi tempat aktivitas jual beli produk masyarakat desa. Wabup berharap
koperasi ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi angka
kemiskinan, serta menjadi contoh bagi desa lain di Pesawaran untuk
mengembangkan potensi ekonomi lokal. [MFH/Diskominfo Pesawaran]











3.jpg)