- Komitmen Ciptakan Generasi Sehat, Pemkab Pesawaran Hadirkan Edukasi Bersama Kemenkes RI
- Bupati Pringsewu Resmikan UPT SDN 1 Gunungraya sebagai Sekola Definitif
- Pemkab Lamtim Mulai Salurkan Bantuan Pangan Februari–Maret 2026
- Bupati Ela Hadiri Rakor Nasional RTRW Tegaskan Arah Pembangunan Lamtim
- Rapat Paripurna DPRD Lamteng Bahas Pengelolaan Aset hingga Aspirasi Masyarakat
- Terima Kunjungan PT Indo Farm, Pemkab Lampura Dorong Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Perusahaan
- Bantuan Mobil Ambulance PTPN III Perkuat Program Unggulan Puskesmas Mider
- Wabup Mad Hasnurin Ikuti Sosialisasi Obligasi dan Sukuk Daerah se-Sumbagsel
- Perkuat Perencanaan Pembangunan, Bapperida Pesisir Barat Gelar Ekspos Kinerja
- Pemprov Lampung Dorong Dapur MBG Serap Produk Petani, Peternak, dan UMKM Lokal
Wakil Bupati: Pemkab Tanggamus akan Bangun 13 Ruas Jalan dan 2 Jembatan

TANGGAMUS, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyambut
kedatangan tim dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI dalam
rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat utama Kantor Bupati Tanggamus,
Senin sore, 18 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal verifikasi
teknis pengajuan pinjaman daerah senilai Rp65 miliar untuk pembangunan
infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Tanggamus.
Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Tanggamus,
Agus Suranto, didampingi jajaran asisten dan kepala OPD. Dalam sambutannya,
Agus memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Tanggamus, mulai dari
sektor perkebunan kopi, pertanian hingga kawasan pesisir.
Ia menyebut Tanggamus memiliki garis pantai
sekitar 202 kilometer yang membentang di wilayah Teluk Semaka hingga Kelumbayan
dan menjadi salah satu kekuatan sektor perikanan maupun pariwisata daerah.
Selain itu, Tanggamus juga dikenal sebagai salah satu sentra kopi robusta
terbesar di Provinsi Lampung dengan luas perkebunan kopi lebih dari 41 ribu
hektare.
Baca Lainnya :
- Polres Tanggamus Terima Hibah Sumur Bor PT PGE untuk Polsubsektor Ulu Belu0
- JULEHA Tanggamus Cetak Penyembelih Halal Profesional0
- Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Satu Tersangka Diamankan0
- Patroli Malam, Anggota Polsubsektor Ulu Belu Amankan Motor dan Dua Karung Kopi Diduga Hasil Curian0
- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus0
“Produk unggulan berupa kopi, persawahan dan
perkebunan kita Alhamdulillah luas dan potensinya baik. Bahkan pada masanya
dulu, beras dari Tanggamus pernah masuk ke Istana Presiden,” ujar Agus Suranto
di hadapan tim PT SMI.
Suasana rapat berlangsung formal namun hangat.
Tim PT SMI yang dipimpin Joan Juliandi Tampubolon bersama Pebriana tampak
berdiskusi dengan jajaran Pemkab Tanggamus mengenai kesiapan administrasi,
teknis hingga manfaat ekonomi dari proyek yang diajukan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan
Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut
merupakan tahapan penting sebelum PT SMI mengambil keputusan final terhadap
pinjaman daerah yang diajukan Pemkab Tanggamus.
“Hari ini dipimpin Pak Wakil Bupati menerima
dan menyambut kedatangan tim PT SMI. Besok akan dilakukan titik kumpul di
Bappeda sebelum penilaian lapangan. Ada tiga aspek penilaian utama dari PT SMI,
yakni kelengkapan dokumen, kesiapan penganggaran, dan kemanfaatan terhadap
peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Hendra.
Ia menyebut, total pinjaman yang diajukan
sebesar Rp65 miliar untuk pembangunan 15 titik infrastruktur yang tersebar di
sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanggamus.
“Dari 15 titik itu terdiri dari 13 ruas jalan
dan 2 jembatan. Lokasinya tersebar mulai dari Kelumbayan, Waynipah, Kotaagung,
Talang Padang dan kecamatan lainnya. Infrastruktur ini memang sangat dibutuhkan
masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hendra, verifikasi lapangan akan
melibatkan seluruh camat dari 15 kecamatan lokasi pembangunan. Ia berharap
hasil penilaian PT SMI dapat selesai dalam satu bulan ke depan sehingga proses
pembangunan bisa segera berjalan.
“Insya Allah akhir Juni sudah ada keputusan
final berkaitan dengan pinjaman PT SMI ini. Kalau sudah disetujui, Juli proses
lelang selesai dan Agustus paket pekerjaan sudah terkontrak,” tambahnya.
Sementara itu, Joan Juliandi Tampubolon selaku
Tim Leader Pembiayaan Publik PT SMI menegaskan bahwa pihaknya datang untuk
memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam melaksanakan proyek
yang dibiayai melalui skema pinjaman daerah.
“Kami ingin memastikan kesiapan dokumentasi
penganggaran, kesiapan teknis seperti desain dan RAB, serta kesiapan aspek
sosial dan manfaat ekonominya. Yang paling penting bagi kami, manfaat proyek
harus lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan,” ujar Joan.
Ia menjelaskan, PT SMI akan melakukan
pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen teknis hingga kondisi lapangan untuk
memastikan proyek benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Dua hari ke depan kami akan banyak berdiskusi
dengan OPD terkait. Kami ingin memastikan antara perencanaan, dokumen teknis
dan kondisi lapangan benar-benar sinkron,” katanya.
Joan juga menekankan bahwa proyek infrastruktur
yang diajukan harus mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara
langsung maupun tidak langsung.
“Jalan dan jembatan yang diusulkan ini
diharapkan menjadi pengungkit ekonomi daerah sehingga nantinya berdampak pada
peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut para asisten
Setdakab Tanggamus, Kepala BKAD Afrida Susanti, Kadis PUPR Belly Palupi, Kepala
Bapperida Doni Sangaji Barisang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Keimas Yusfi,
Kepala Dinas Kominfo Sohartono, Kabag Adbang, Seketaris Inspektorat, Plt Kabag
Umum, Kabid Bina Marga PUPR, serta sejumlah OPD lainnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)