- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

METRO, MFH,-- Wali Kota Metro Bambang Iman
Santoso menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan,
simbol, maupun seremoni tahunan. Nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam
setiap kebijakan pemerintah, menjadi pedoman dalam memperkuat persatuan, serta
tercermin melalui pembangunan yang adil dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Metro
Bambang Iman Santoso saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari
Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Wisma Haji Al-Khairiyah, Kamis
(1/10/2026).
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini
mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil,
dan Makmur”. Tema tersebut, menurut Bambang, menegaskan bahwa persatuan tidak
hanya menjadi tujuan, tetapi juga kekuatan dan jalan bersama dalam mewujudkan
kehidupan berbangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.
Baca Lainnya :
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna0
- Kota Metro Perkuat Strategi 4K Hadapi Tekanan Harga Pangan Saat Nataru0
- Pemkot Metro dan DPRD Sepakati Raperda Perubahan APBD 20260
- Pemprov Perkuat Pertanian Modern untuk Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani0
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif 0
“Persatuan bukan hanya tujuan akhir, tetapi
menjadi jalan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Bambang.
Ia mengatakan, tantangan dalam menjaga
persatuan bangsa saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan
teknologi dan ruang digital. Penyebaran informasi yang cepat perlu diimbangi
dengan sikap bijak dan bertanggung jawab, terutama dalam menyikapi hoaks,
ujaran kebencian, serta berbagai informasi yang berpotensi memicu perpecahan.
“Ancaman terhadap persatuan kita kini datang
lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah.
Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam
sikap sehari-hari,” tegasnya.
Bambang menekankan, nilai-nilai Pancasila harus
menjadi fondasi dalam setiap langkah pembangunan di Kota Metro. Nilai
ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial perlu
tercermin dalam penyelenggaraan pemerintahan, perumusan kebijakan, hingga
pelayanan kepada masyarakat.
“Artinya, pembangunan tidak hanya mengejar
pertumbuhan, tetapi juga harus menghadirkan pemerataan dan kesejahteraan.
Pembangunan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun
manusia,” katanya.
Menurutnya, kemajuan Kota Metro tidak cukup
diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Pembangunan harus
berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan
kehidupan sosial, serta terciptanya keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, momentum Hari Kesaktian Pancasila
diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat
untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kerja nyata. Setiap
kebijakan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, sementara semangat gotong
royong, kebersamaan, dan persatuan terus diperkuat di tengah perubahan zaman.
“Pembangunan harus mampu mendorong kemajuan
ekonomi sekaligus memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas kehidupan
masyarakat,” pungkasnya.
Melalui peringatan Hari
Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus
menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pembangunan. Dengan demikian, kemajuan Kota Metro tidak hanya
tercermin melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas
kehidupan masyarakat yang adil, sejahtera, dan harmonis. [MFH/Diskominfo]











