- Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Ditemukan Selamat
- Wabup jadi Irup Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Tanggamus
- DiLaporkan Warga Lewat 110 Polri, Jaringan Peredaran Sabu di Palas Dibongkar Polisi
- ASDP Bakauheni Implementasikan Sterilisasi Pelabuhan dan Digitalisasi Sistem Parkir
- Anggaran 389 Juta Pakaian Dinas Harian dan Sipil Sekretariat DPRD Lamsel Tuai Sorotan
- Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
- Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran
- Bupati Pringsewu Hadiri Sosialisasi Pembangunan SPAM IKK Way Sepagasan
- Bupati Ela Rotasi Pejabat Eselon II, Tekankan Kolaborasi dan Pelayanan Terbaik
- Pemkab Lambar Kembali Raih Opini WTP 16 Kali Berturut-turut
ASDP Bakauheni Implementasikan Sterilisasi Pelabuhan dan Digitalisasi Sistem Parkir

BAKAUHENI, MFH,-- PT ASDP Indonesia Ferry
(Persero) Cabang Utama Bakauheni terus memperkuat transformasi layanan
penyeberangan melalui implementasi program sterilisasi kawasan pelabuhan yang
dibarengi dengan penerapan sistem parkir digital (Digital Parking System) di
Pelabuhan Bakauheni. Kebijakan ini mulai diberlakukan efektif pada 1 Juni
sebelum diberlakukan secara penuh pada 15 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya
mewujudkan tata kelola pelabuhan yang lebih aman, tertib, modern, dan berbasis
teknologi.
Langkah strategis tersebut merupakan bagian
dari transformasi operasional yang tengah dijalankan ASDP untuk meningkatkan
kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, memperkuat sistem keamanan kawasan
pelabuhan, serta mendukung digitalisasi layanan transportasi nasional yang
lebih efisien dan terintegrasi.
Implementasi sterilisasi kawasan pelabuhan
dilaksanakan melalui penguatan pengawasan dan pengendalian akses di seluruh
area operasional, penertiban aktivitas sesuai fungsi dan kewenangan
masing-masing pihak, serta optimalisasi sistem keamanan guna memastikan seluruh
aktivitas kepelabuhanan berjalan secara tertib, aman, dan terkendali.
Baca Lainnya :
- Anggaran 389 Juta Pakaian Dinas Harian dan Sipil Sekretariat DPRD Lamsel Tuai Sorotan 0
- Sejumlah Kebijakan dan Agenda Dihasilkan dalam Rapat Syuriah PCNU bersama Syuriah MWC se-Lamsel 0
- Ingin Jual Mobil Warga Palas Ketipu Teman Sendiri Mobil dan Surat di Bawa Kabur 0
- Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti Serahkan Bibit Padi MSP ke Petani Palas0
- Panen Raya Ikan dan Jagung DPP dan DPD PDI Perjuangan Lampung Komitmen Perkuat Pangan 0
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry
(Persero) Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan bahwa sterilisasi
pelabuhan merupakan bagian dari transformasi layanan yang berorientasi pada
peningkatan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.
“Sterilisasi pelabuhan bukan semata-mata
pembatasan aktivitas di kawasan pelabuhan, melainkan upaya menghadirkan tata
kelola yang lebih baik melalui penguatan aspek keamanan, keselamatan, dan
ketertiban operasional. Dengan pengelolaan akses yang lebih terkontrol, kami
dapat memastikan setiap aktivitas di dalam kawasan pelabuhan berjalan secara
efektif sehingga pelayanan kepada pengguna jasa menjadi semakin optimal,”
ujarnya.
Dalam mendukung implementasi kebijakan
tersebut, Pelabuhan Bakauheni mengedepankan pendekatan berbasis teknologi
melalui pengembangan sistem Face Recognition, Radio Frequency Identification
(RFID), CCTV, monitoring kendaraan, serta digitalisasi pengawasan yang
terintegrasi guna memperkuat sistem keamanan dan pengendalian operasional
pelabuhan.
Melalui pemanfaatan teknologi tersebut,
pengawasan terhadap pergerakan orang dan kendaraan dapat dilakukan secara lebih
akurat, cepat, dan real time. Integrasi berbagai sistem digital ini
memungkinkan ASDP meningkatkan efektivitas pengendalian akses, memperkuat
mitigasi risiko keamanan, serta mendukung pengambilan keputusan operasional
berbasis data secara lebih responsif.
“Transformasi yang kami lakukan tidak hanya
berfokus pada aspek fisik dan operasional, tetapi juga pada pemanfaatan
teknologi sebagai fondasi pengelolaan pelabuhan modern. Pengembangan sistem
Face Recognition, RFID, CCTV terintegrasi, serta monitoring kendaraan secara
real time merupakan bagian dari upaya ASDP menghadirkan pelabuhan yang lebih
aman, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tambahnya.
Sebagai bagian dari implementasi sterilisasi
kawasan pelabuhan, ASDP Bakauheni juga resmi mengoperasikan sistem parkir
digital melalui mekanisme pembayaran non-tunai menggunakan metode Tap In dan
Tap Out pada seluruh akses masuk dan keluar area parkir pelabuhan.
Melalui sistem ini, pengguna jasa dapat
melakukan transaksi parkir secara elektronik menggunakan berbagai kartu uang
elektronik yang telah terintegrasi, antara lain e-Money, Flazz, BRIZZI,
TapCash, dan JakCard. Selain itu, pengguna jasa juga dapat memanfaatkan QRIS
maupun dompet digital (e-wallet) pada saat melakukan transaksi keluar area
parkir.
Penerapan Digital Parking System bertujuan
meningkatkan kecepatan pelayanan transaksi, mengurangi antrean kendaraan di
area parkir, meminimalkan penggunaan uang tunai, serta mendukung transparansi
dan akuntabilitas pengelolaan parkir di lingkungan pelabuhan. [MFH/Jun]











3.jpg)